Menghimpun Kembali Para Purna Tugas, Center for Aging Wellness Ubaya Gelar Temu Kangen dan Ngobrol Santai humasubaya June 19, 2026

Menghimpun Kembali Para Purna Tugas, Center for Aging Wellness Ubaya Gelar Temu Kangen dan Ngobrol Santai

Center for Aging Wellness (CAW) Ubaya menghadirkan para purna tugas dalam kegiatan Temu Kangen dan Ngobrol Santai Purna Tugas Ubaya yang dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis. Dengan tema “Dari Hati untuk Masa Depan yang Berarti”, kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (12/06/2026) ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berbagi semangat dan cerita pasca menyelesaikan masa kerja di Ubaya. 

 

Ketua CAW Ubaya, dr. Astrid Pratidina Susilo, Sp.An-TI., Ph.D. mengapresiasi kesediaan para purna tugas untuk hadir kembali ke Ubaya. 

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menunjukkan bahwa masih ada hati yang terpanggil untuk Ubaya. Melihat interaksi Bapak dan Ibu sekalian, saya yakin bahwa ini merupakan awal yang baik bagi kita untuk merancang berbagai hal baik kedepannya,” jelas Astrid. 

 

Sementara itu, inisiator sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Dr. apt. Farida Suhud menyebut bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata CAW Ubaya sebagai sebuah unit yang berfokus pada kesejahteraan usia lanjut. 

“Disamping melakukan penelitian dan publikasi ilmiah, CAW harus mengambil peran langsung dalam membenahi kesejahteraan lahir dan batin komunitas terdekat kita, yaitu para pensiunan yang sudah mengabdikan hidupnya bagi Ubaya,” tegasnya. 

 

Ia melanjutkan, kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan terhadap kesejahteraan mental dan sosial para purna tugas di usia senja. 

“Di usia yang tidak lagi muda, para purna tugas seringkali merasa terisolasi, tidak diperhatikan, bahkan terabaikan. Belum lagi, lingkungan keluarga dan sekitar yang penuh kesibukan membuat mereka tidak nyaman. Jadi, saya ingin memberikan ruang yang menyenangkan bagi mereka untuk bertemu sesama purna tugas,” ucap Farida. 

 

Tidak hanya berbagi semangat, Farida berharap forum ini dapat menciptakan relasi yang hangat dan erat, sehingga dapat menjadi wadah bagi para purna tugas untuk senantiasa berkarya melalui hobi, keterampilan, dan bakat yang dimiliki. 

“Kita akan mendiskusikan kegiatan apa yang memungkinkan untuk dilakukan bersama-sama, entah dalam bidang olahraga yang ramah lansia, usaha rumahan, musik, dan lainnya. Ini menjadi bukti bahwa usia lanjut tidak menjadi pembatas untuk terus mengeksplor banyak hal dan memberikan manfaat bagi sekitar kita,” ujarnya. (tsy)