Universitas Surabaya (Ubaya) kembali membuktikan kualitasnya melalui kelulusan tujuh mahasiswa Fakultas Teknik (FT) angkatan 2022 dalam program dual degree 3+1+i Smart Construction. Mereka adalah Callista Jaya Aurelia, Bella Nurafni Maulidina, David Serafino, Tarya Irenna Utama, Inoru Rijkaard Mardiono, Matthew Yohannes Ho, dan Tasya Fla Denalao. Gelar yang diraih yakni Sarjana Teknik (S.T.) dari Ubaya dan Bachelor of Science (B.Sc.) dari St. John’s University Taiwan.
David, salah satu mahasiswa peserta program, menguraikan bahwa keikutsertaan dalam program ini mendapatkan dukungan dan pendampingan penuh dari Ubaya, mulai dari persiapan administrasi keberangkatan, pendampingan intensif oleh dosen, serta rekognisi pembelajaran.
“Selain itu, kami mendapatkan beasiswa dan uang saku tambahan dari perusahaan sponsor tempat kami magang, yaitu di L&K Engineering Co.Ltd, salah satu perusahaan bereputasi di Taiwan. Setelah lulus, kami juga langsung bekerja di perusahaan tersebut,” tutur David.
Selama menempuh pendidikan di St. John’s University Taiwan, David dan mahasiswa lainnya berkesempatan untuk mengambil mata kuliah yang berbeda dari yang pernah ditempuh di Ubaya. Dalam proses meraih dua gelar akademik sekaligus pada progam ini, mereka turut ditunjang dengan pelayanan akademik yang maksimal dari Ubaya.
“Kami memiliki kebebasan untuk dibimbing langsung oleh dosen Ubaya dalam proses pengerjaan skripsi,” paparnya.
Kelulusan tujuh mahasiswa ini merupakan implementasi dari kerja sama yang dijalin Ubaya dengan St. John’s University Taiwan. Selain program dual degree dengan St. John’s University Taiwan, terdapat belasan program internasional lainnya yang telah dijajaki Ubaya selama tiga tahun terakhir.
Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto menyebut kolaborasi internasional ini merupakan wujud komitmen Ubaya dalam peningkatan kualitas instansi dan lulusannya.
“Tidak hanya mendapat pengalaman baru, program ini dapat membantu meningkatkan daya saing karier yang lebih tinggi. Dengan demikian, serapan kerja di lingkup nasional maupun internasional semakin meningkat,” tegas Benny. (tsy)