Pameran Inovasi Warnai Puncak Dies Natalis ke-40 Fakultas Teknik Ubaya humasubaya July 20, 2026

Pameran Inovasi Warnai Puncak Dies Natalis ke-40 Fakultas Teknik Ubaya

Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menggelar perhelatan Dies Natalis ke-40 dengan tema “Leading the Future: 40 Years of Engineering Innovation”. Salah satu kegiatan berupa pameran dilaksanakan pada Selasa-Minggu, 14-19 Juli 2026 di Atrium Pakuwon Trade Center Surabaya. Pameran inovasi yang dihelat selama 6 hari tersebut menjadi panggung pertunjukan berbagai hasil karya dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa dari enam program studi yang ada di FT Ubaya.

Beberapa inovasi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini meliputi Smart Chess, karya tugas akhir mahasiswa Prodi Teknik Elektro yang mengintegrasikan sistem robot dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam memainkan catur. Selain itu, terdapat praktik penerapan proses kondensasi melalui mesin es krim dari Prodi Teknik Kimia dan teknologi 3D printing dari Prodi Teknik Mesin dan Manufaktur. Ada pula teknologi Virtual Reality (VR) dari Prodi Teknik Informatika, pengalaman imersif bermain tenis secara virtual dari Prodi Teknik Industri, pengenalan mindwave sebagai perangkat pengukur gelombang otak dari Prodi Sistem Informasi, dan beragam inovasi lainnya. 

Dekan FT Ubaya, Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU menyebut tujuan utama pelaksanaan pameran yang dibuka bagi khalayak umum tersebut adalah mengubah persepsi masyarakat terhadap ilmu teknik yang dipandang kaku dan sulit. Padahal, kehadiran teknik dalam kehidupan manusia dapat memberikan pemecahan atas masalah yang dihadapi sehari-hari. 

“Kami (FT Ubaya) berusaha agar masyarakat semakin dekat dengan ilmu teknik secara umum dan Fakultas Teknik Ubaya secara khusus melalui berbagai hasil karya inovasi yang ramah bagi masyarakat sebagai penggunanya,” tutur Eric. 

Pelaksanaan hari terakhir pameran turut diwarnai dengan perilisan dan bedah buku berjudul “Unlocking Innovation: Forty Years of Engineering Ubaya” yang mencatat sejarah, perkembangan, serta kontribusi FT Ubaya yang telah berdiri selama empat puluh tahun. Eric menyebut perilisan buku ini menandai babak baru perjuangan FT Ubaya dalam menghasilkan berbagai inovasi di masa depan. 

“Buku ini menjadi dokumentasi penting bagi generasi penerus yang ingin mengenal Fakultas Teknik Ubaya. Dirilis bertepatan dengan Dies Natalis ke-40 karena usia ini merupakan suatu masa yang istimewa dan sudah dianggap matang untuk memikirkan perjuangan dan rencana kedepan,” tegasnya. 

Acara puncak dalam rangkaian hari terakhir pameran ini dimeriahkan dengan kehadiran Benidictus Siregar, seorang aktor dan stand up comedian populer. Selanjutnya, dilaksanakan penganugerahan sebagai bentuk apresiasi FT Ubaya terhadap dosen, mahasiswa, tendik, dan alumni. 

Berbagai rangkaian kegiatan turut menyemarakkan perayaan ini, diantaranya reuni akbar pada beberapa program studi, kompetisi siswa, seminar dan lokakarya, serta penampilan ormawa dan mahasiswa. (tsy)