Universitas Surabaya (Ubaya) wujudkan komitmen peningkatan relevansi pendidikan dan daya saing global melalui pengembangan kolaborasi dengan berbagai perusahaan multinasional. Hal ini ditandai dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Intel, salah satu produsen mikroprosesor terbesar di dunia pada Senin (29/06/2026). Tidak hanya itu, penandatanganan MoU juga dilakukan dengan Etex sebagai salah satu industri konstruksi terkemuka secara global pada Kamis (09/07/2026). Penandatanganan dilakukan oleh pimpinan Ubaya di Gedung Perpustakaan Lantai 2, Kampus Ubaya Tenggilis.
Dalam sambutannya, Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto dengan terbuka menyambut dan menerima berbagai rencana kolaborasi baru yang akan diimplementasikan dengan mitra industri multinasional yang telah hadir.
“Semoga MoU yang telah ditandatangani membuka jalan bagi banyak proyek yang memberikan manfaat dan kemajuan bagi kita semua,” papar Benny.
Sementara itu, Tommy Ferdianto mewakili Intel Corporation menyebut kesempatan ini sejalan dengan misi Intel yang sedang memiliki fokus untuk berkontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Indonesia.
“Jangan sampai kita tertinggal dari berbagai kemajuan teknologi yang ada di dunia. Oleh sebab itu, kami (Intel) suka berdiskusi dengan universitas agar memiliki pandangan yang sama, sehingga dapat menentukan kontribusi teknologi seperti apa yang bisa kami berikan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Country HR Lead Etex, Henrie Yahya, menunjukkan antusiasmenya terhadap berbagai peluang kerja sama yang akan berlangsung antara Etex dengan Ubaya.
“Kami (Etex) berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, secara khusus bagi kemajuan Ubaya. Saya juga sangat senang sekaligus merasa terhormat karena dapat kembali untuk menjalin kerja sama dengan institusi tempat saya menempuh pendidikan dahulu,” ucap alumni Fakultas Hukum Ubaya itu.
Tidak hanya penandatanganan MoU, pertemuan dengan kedua perusahaan turut disertai diskusi terkait detail dan rencana implementasi program. Beberapa program yang dicanangkan meliputi pelatihan sertifikasi terkait AI dan inovasi, kesempatan magang, peluang pengembangan kegiatan kemahasiswaan, kunjungan industri, praktisi mengajar, dan lainnya. (tsy)