Sebanyak 18 mahasiswa mengikuti kegiatan Summer Program Indigenous Project of Innovation (IPOI): “Eco-Creative & Innovation” yang diinisiasi oleh Direktorat Kerjasama Kelembagaan Universitas Surabaya (DKK Ubaya). Kegiatan tahunan ini diikuti oleh partisipan yang berasal dari India, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Filipina, Malawi, Bangladesh, Pakistan, Timor Leste, dan 2 mahasiswa Indonesia mulai dari 28 Juni hingga 5 Juli 2026 di Ubaya.
Manajer Kerjasama Kelembagaan Luar Negeri DKK Ubaya, Sandra Kirana Saraswati, S.S. menyebut kegiatan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih Ubaya terhadap berbagai universitas mitra yang telah menjalin kolaborasi selama ini.
“Acara ini tidak hanya diikuti mahasiswa yang berasal dari universitas mitra, namun Ubaya turut membuka kesempatan bagi mahasiswa asing dari perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium NUNI (Nationwide University Network in Indonesia). Oleh sebab itu, cakupan dan sebaran peserta pada tahun ini lebih luas dari pelaksanaan sebelumnya,” jelasnya.
Setelah mengikuti acara pembukaan, para peserta menerima bermacam kelas interaktif, lokakarya budaya, sesi pertukaran interkultural, tur dan kunjungan, serta aktivitas lainnya yang telah dipersiapkan oleh berbagai fakultas dan unit yang ada di Ubaya. Di akhir kegiatan, para mahasiswa mempresentasikan proyek final berupa produk inovasi yang diciptakan dengan pendekatan ekologis.
“Kami (Ubaya) tidak hanya memberikan pengetahuan, namun juga memperkenalkan multikulturalisme melalui praktik langsung. Dengan demikian, para mahasiswa akan memiliki kesan dan pengalaman baik yang dapat meningkatkan keinginan para mahasiswa internasional untuk datang dan belajar ke Ubaya,” papar Sandra.
Sandra berharap keragaman materi yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat membantu para peserta untuk mengeksplorasi aspirasi pendidikan yang mereka inginkan di masa depan.
“Setelah mereka tahu education path mana yang ingin mereka tempuh, kami berikan pemahaman bahwa Ubaya dengan terbuka dan senang hati akan memfasilitasi mereka untuk berkembang,” pungkasnya. (tsy)