Universitas Surabaya (Ubaya) menerima kedatangan puluhan guru SMA yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Provinsi Jawa Timur pada Senin (29/06/2026). Rombongan disambut hangat oleh Dr. Wyna Herdiana selaku Wakil Dekan Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya di Ruang Serbaguna Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis. Lokakarya tersebut merupakan rangkaian kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Seni Budaya 2026 yang bertujuan untuk mengenalkan para guru dengan implementasi teknologi modern di industri kreatif seni rupa.
Dalam sambutannya, Wyna mengapresiasi inisiatif MGMP untuk mengenal teknologi terbaru yang diimplementasikan dalam bidang seni rupa. Menurutnya, guru masa kini harus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kemajuan teknologi.
“Tidak hanya workshop bagi Bapak/Ibu Guru, Kami (FIK Ubaya) juga siap memfasilitasi apabila siswa/i dari sekolah Anda ingin hadir dan mengikuti workshop di FIK Ubaya,” jelas Wyna.
Sementara itu, Ketua MGMP Seni Budaya Provinsi Jawa Timur Dedy Iskandar menyebut kedatangan para guru Seni Budaya tidak sebatas mengikuti lokakarya, melainkan berharap adanya kerja sama lanjutan dengan Ubaya.
“Kami melihat program di FIK dari pameran dan kerja sama sekolah sangat luar biasa. Semoga ada program bersama yang dapat terjalin dengan guru-guru Seni Budaya yang hadir di sini dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas kami sebagai guru Seni Budaya,” ungkap Dedy.
Kegiatan kemudian diteruskan dengan pengenalan teknologi 3D printing yang dilanjutkan dengan materi desain produk digital dimana para peserta akan melakukan pemodelan desain tiga dimensi menggunakan komputer. Setelah itu, para guru secara langsung mendapatkan pengalaman praktik 3D printing dengan fasilitas yang ada di Ubaya. Kegiatan kemudian diakhiri dengan presentasi hasil praktik dari para peserta. (tsy)