Agussalim, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) angkatan 2024 meraih tiga penghargaan dalam ajang National Essay Competition (Nesco) 3. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Bali pada 19-20 September 2026 tersebut, Agus, sapaan akrabnya, mengusung dua esai inovasi, yaitu Nicopro dalam bidang pertanian dan The Golden Tea dalam bidang kesehatan. Masing-masing ide tersebut membuahkan satu medali perunggu dan satu prestasi tambahan, yaitu favorite poster dari esai Nicopro.
Agus menuturkan, ide The Golden Tea terinspirasi dari kebiasaan mahasiswa dalam mengonsumsi kopi dengan kandungan kafein yang seringkali disajikan berupa minuman dengan gula yang tinggi.
“Akhirnya saya cari tahu pengganti kopi yang tetap memiliki efek menenangkan dan mempertajam fokus, namun bebas kandungan kafein agar aman dikonsumsi harian. Setelah membaca jurnal, saya memutuskan menggunakan tanaman Rhodiola rosea atau akar emas dengan pemanis dari Licorice root (akar manis),” terang alumnus SMA Unggulan CT ARSA Foundation itu. Dengan kemasan celup yang praktis, Agus berharap inovasi The Golden Tea dapat menjadi solusi minuman manis dengan efek menenangkan, tetapi tetap rendah kalori.
Sementara itu, Nicopro dilatarbelakangi dari rasa ingin tahunya terhadap pemanfaatan kandungan nikotin pada tembakau.
“Biasanya tembakau dimanfaatkan untuk rokok yang notabenenya berdampak negatif terhadap kesehatan. Nah, setelah saya cari tahu, ternyata kandungan nikotinnya juga dapat membunuh hama pada tanaman,” jelasnya.
Hal terberat dalam proses riset Nicopro terletak pada pembuktian efektivitas Nicopro yang membutuhkan waktu.
“Saya harus mencari tanaman yang daunnya berlubang akibat hama terlebih dahulu. Lalu, saya semprot Nicopro dan dipantau selama beberapa hari. Untuk membuktikannya, saya perlu menunggu hingga daun baru tumbuh,” urai Agus. Untuk mengatasi sifat bahan alami yang mudah luntur apabila terkena hujan, Agus turut menambahkan ekstrak lerak yang mengandung saponin. Setelah melewati serangkaian pengujian dan pengembangan, sayuran hasil pengaplikasian Nicopro terbukti aman dari hama tanpa adanya perubahan rasa dan aroma.
Setelah mencatatkan beberapa prestasi membanggakan, Agus menambahkan satu target baru untuk meningkatkan kompetensinya, yaitu memenangkan kompetisi internasional.
“Setelah banyak pengalaman, ilmu, dan dukungan yang saya dapatkan dari Ubaya, saya ingin mengharumkan nama Ubaya di kancah internasional. Dan untuk mahasiswa Ubaya lainnya, saya berpesan agar jangan malu mencoba. Habiskan kuota gagalnya sekarang untuk menyambut keberhasilan di masa depan,” pungkasnya (tsy)