Universitas Surabaya (Ubaya) menyambut kunjungan Kedutaan Jerman Jakarta dan DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst). Delegasi disambut oleh Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Dr.rer.nat. Maria Goretti Marianti Purwanto pada Rabu (22/07/2026) di Gedung International Village, Kampus Ubaya Tenggilis. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi yang telah berlangsung sejak tahun 2025.
Membuka kegiatan, Prof. Maria memperkenalkan fakultas beserta fasilitas penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ada di Ubaya.
“Ubaya sangat terbuka dengan berbagai kolaborasi internasional, baik pertukaran mahasiswa kami (Ubaya) ke luar negeri atau mahasiswa internasional yang datang ke Ubaya. Selain mahasiswa, kami juga akan senang sekali apabila terdapat penelitian bersama atau pertukaran dosen Ubaya ke luar negeri dan sebaliknya,” ungkapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Annisa Fitria sebagai Head of Science and Technology, Embassy of the Federal Republic of Germany in Jakarta mengapresiasi kerja sama antara Ubaya dan beberapa lembaga di Jerman yang sukses dijembatani oleh kedutaan.
“Kedepannya, kami berharap semakin banyak kerja sama yang dapat dijalin Ubaya. Kami sebagai kedutaan akan terus membantu dan memberikan dukungan yang dibutuhkan, sehingga semakin banyak bidang yang dapat kita eksplorasi bersama,” pungkas Annisa.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan dan sosialisasi DAAD sebagai salah satu lembaga pertukaran akademisi internasional terbesar di dunia. Materi disampaikan oleh Muji Rahayu Nutihastari selaku Deputy Director of DAAD Regional Office Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Muji mempresentasikan proses dan persyaratan, peluang, serta rincian program dan beasiswa yang dapat diikuti oleh civitas academica Ubaya di Jerman dengan bantuan DAAD. (tsy)