Reportase Warta Ubaya
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Ananda Caraka Ishvara, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2024, berhasil meraih medali dalam ajang Kejurprov Renang Jatim 2026 dan Kejurprov Renang Perairan Terbuka 2026.
Pada Kejurprov Renang Jatim 2026 yang diselenggarakan pada 10–12 April 2026 di Kolam Renang GOR Sendang Delta Sidoarjo, Ananda berhasil meraih 1 medali emas dan 2 medali perak. Selain itu, pada Kejurprov Renang Perairan Terbuka 2026 yang berlangsung pada 18–19 April 2026 di Long Storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, ia kembali meraih 1 medali perak.
Ananda mengaku merasa bangga atas hasil yang diperolehnya. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena hasil yang didapat merupakan buah dari latihan dan kerja keras yang cukup panjang,” ujarnya.
Hasil yang diperoleh tidak lepas dari kerja keras. Ananda menceritakan ia menjalani latihan rutin setiap pagi dan sore, mulai dari latihan di air, latihan darat, gym, hingga mobility training. Selain itu, ia juga menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta mempersiapkan mental agar tetap fokus saat bertanding.
Ia menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama pada nomor renang kolam karena banyak atlet muda yang memiliki kemampuan baik. Sementara pada renang perairan terbuka, ia harus memerhatikan strategi dan ketahanan fisik selama berenang sejauh 10 kilometer tanpa berhenti.
Menurut Ananda, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menjaga kondisi tubuh tetap fit selama menjalani latihan dan perkuliahan.
Motivasi utama Ananda dalam mengikuti kompetisi ini adalah keinginannya untuk terus berprestasi di bidang renang dan menjadi bagian dari tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur pada tahun 2028. Ia juga ingin membuktikan bahwa mahasiswa tetap dapat berprestasi di bidang olahraga tanpa mengabaikan akademik.
Ananda menilai bahwa disiplin dan konsistensi latihan menjadi faktor paling penting dalam meraih prestasi. Ia juga merasa dukungan dari orang tua, pelatih, dan Fakultas Hukum Universitas Surabaya sangat membantunya untuk tampil maksimal saat bertanding.
Untuk menyeimbangkan akademik dan olahraga, Ananda berusaha membuat jadwal yang teratur antara kuliah, latihan, dan waktu istirahat. Ia juga aktif menanyakan materi atau tugas kuliah ketika harus meninggalkan kelas karena pertandingan atau pemusatan latihan.
“Prestasi membutuhkan proses yang panjang dan konsistensi. Selama bisa mengatur waktu dengan baik, akademik dan olahraga dapat berjalan bersama dan saling mendukung,” pesannya.
Kedepannya, Ananda berharap dapat terus meningkatkan prestasi agar bisa menjadi bagian dari tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur pada tahun 2028 sekaligus mempertahankan hasil akademik yang baik selama perkuliahan. (av)