Dari Ubaya untuk Dunia: InCITE-ICOEMIS 2026 Perkuat Peran STEM dalam Pembangunan Global humasubaya April 28, 2026

Dari Ubaya untuk Dunia: InCITE-ICOEMIS 2026 Perkuat Peran STEM dalam Pembangunan Global

Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menggelar 5th International Conference on Informatics, Technology & Engineering (InCITE) bersamaan dengan 4th International Conference on Engineering and Management in Industrial System (ICOEMIS). Kegiatan dengan tema “Strengthening Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) to Accelerate Human Capital Development and Economic Growth” ini berlangsung di Bumi Surabaya City Resort pada 23-24 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Thailand, Uzbekistan, dan Zimbabwe. Ketua Pelaksana InCITE 2026, Dr. Ir. Yuwono Budi Pratiknyo, IPM menyebut keberagaman peserta dalam forum ilmiah ini menjadi cerminan dari relevansi materi dan luasnya cakupan kegiatan secara global.

“Partisipasi internasional yang meningkat dalam konferensi ini menunjukkan bahwa penguatan STEM menjadi perhatian bersama lintas negara,” jelasnya.

Hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Dekan FT Ubaya, Ir. Eric Wibisono, Ph.D. IPU.
“Konferensi ini digelar secara periodik oleh Ubaya, khususnya Fakultas Teknik. Penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan yang baik secara jumlah peserta, maupun negara yang terlibat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” papar Eric. 

Sementara itu, Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Dr. rer. nat. Maria Goretti Marianti Purwanto menegaskan konferensi ini bukan sekadar ajang presentasi ilmiah, melainkan sarana menjembatani ilmu pengetahuan dengan tuntutan kehidupan manusia modern.

“Terdapat beragam isu mutakhir yang dibahas, meliputi kecerdasan buatan, manufaktur cerdas, sistem industri berkelanjutan, hingga inovasi teknologi untuk efisiensi energi. Semoga konferensi ini dapat menjadi ruang dialog antara dunia akademik dan industri,” tuturnya.

Materi dalam konferensi ini dikulik mendalam oleh lima keynote speaker yang menghadirkan perspektif global terkait perkembangan teknologi, manajemen industri, serta tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis STEM. Para keynote speaker tersebut meliputi Ir. Prof. Ts. Dr. Bernard Saw Lip Huat dari Malaysia, Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D. dari Jepang, dan tiga pembicara dari Indonesia, yaitu Prof. Jaya Suteja, Ph.D, Prof. Sugiono, S.T., M.T., Ph.D. dan Prof. Elieser Tarigan, Ph.D..

Konferensi ini memberi kesempatan bagi para peserta untuk mempresentasikan penelitiannya dalam sesi pararel, baik secara daring maupun luring. Setelah itu, terdapat sesi workshop publikasi ilmiah dari Wiley yang diikuti dengan sesi membangun jejaring professional dengan gala dinner dan penghargaan. Pada hari kedua kegiatan, para peserta diperkenalkan dengan kekayaan sejarah dan budaya tuan rumah melalui tur Kota Surabaya.

Dengan mengedepankan penguatan STEM, konferensi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (tsy)