BEM Ubaya Ciptakan Mozaik Kartini dari Sticky Notes, Suarakan Keberanian Wanita Masa Kini humasubaya April 21, 2026

BEM Ubaya Ciptakan Mozaik Kartini dari Sticky Notes, Suarakan Keberanian Wanita Masa Kini

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Surabaya (BEM Ubaya) menciptakan mozaik Kartini menggunakan ribuan sticky notes dalam rangka memperingati Hari Kartini. Karya berukuran persegi dengan sisi sepanjang 2,4 meter ini dipamerkan pada Selasa (21/04/2026) di Selasar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya. Selain mozaik, BEM Ubaya turut melakukan kampanye “Rise with Kartini” yang memberi kesempatan kepada seluruh civitas academica Ubaya untuk meninggalkan pesan tertulis tentang inspirasi dan harapan yang meneladani semangat Kartini. 

 

Presiden BEM Ubaya, Richie Devalino Hari Wibawa menyebut tema ini diangkat untuk mengajak generasi sekarang, khususnya civitas academica Ubaya dalam melanjutkan semangat perjuangan Kartini dalam bidang akademik.

“Kita harus meneladani Kartini yang berani bersuara, berkembang, dan berkarya. “Rise” melambangkan keberanian untuk bangkit dan menjadi versi terbaik diri, sejalan dengan nilai emansipasi wanita dalam bidang pendidikan yang diperjuangkan Kartini,” tutur Richie. 

 

Proses pengerjaan mozaik membutuhkan waktu satu minggu yang dimulai dengan kurasi gambar Kartini yang akan dijadikan acuan. Gambar yang terpilih kemudian didesain menjadi kotak-kotak berukuran 3cm x 5cm menggunakan software Adobe Illustrator. Proses digitalisasi yang membutuhkan waktu 2 hari ini diteruskan dengan pencetakan dalam skala nyata menggunakan kanvas untuk pelekatan sticky notes. Desain yang telah dicetak dan dilekatkan pada media instalasi akhirnya siap untuk ditempel dengan sticky notes yang terdiri dari warna hijau, kuning, merah muda, dan biru. 

“Untuk mengerjakan mozaik ini, sebanyak 10 orang anggota BEM bekerja selama 2 hari. Ini menjadi bentuk kontribusi BEM Ubaya untuk memperingati Hari Kartini secara umum dan memberi dukungan bagi kartini-kartini lainnya di lingkungan Ubaya,” pungkas mahasiswa Fakultas Teknobiologi ini. 

 

Ia berharap, gerakan yang dilakukan BEM Ubaya dalam peringatan Hari Kartini ini dapat menjadi wadah ekspresi dan inspirasi untuk saling menguatkan antar mahasiswa. Selain pembuatan mozaik, perayaan Hari Kartini juga dirayakan dengan penggunaan kebaya oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen perempuan Ubaya. (tsy)