Bekal Khusus sebelum Sparing fadjar October 30, 2015

Bekal Khusus sebelum Sparing

Hari Ini Menjajal Tim Basket Ubaya

SURABAYA ndash; Berbeda dengan latihan sebelumnya, kemarin (28/10) para pelatih skuad DBL All-Star 2015 memfokuskan menu latihan pada speed dan teknik. Salah satunya adalah memantapkan early offense. Latihan itu menjadi bekal sparing melawan tim basket Universitas Surabaya (Ubaya) hari ini (29/10).

Menurut Muhammad Hendra, assistant coach tim putri, intensitas latihan sengaja ditingkatkan. ”Dengan begitu, jadwal latihan jadi lebih padat. Sehingga waktu istirahat jadi lebih banyak, supaya anak-anak lebih rileks sebelum pertandingan,” terangnya.

Selain memantapkan early offense, tim putri menajamkan kembali beberapa pola offense lainnya. Salah satunya adalah menembus defense lawan dari sayap dengan menggunakan pick and roll. Selain itu, Hendra melatih timnya untuk memanfaatkan weak side lawan saat melakukan offense.

Indah Helmadi, salah seorang skuad tim putri asal SMAN 1 Bukittinggi, mengatakan bahwa latihan tersebut juga meningkatkan rasa percaya diri. Sebab, kemarin mereka mendapat motivasi dari pelatih. ”Kemarin kami dimotivasi untuk berani melawan mahasiswa. Kami bersyukur rasa percaya diri untuk bertanding dengan orang-orang tua sudah yang usianya lebih kami dapatkan,” ujar Indah.

Sama halnya dengan tim putri, tim putra menitikberatkan latihan di speed dan pola-pola offense. Namun, tim putra juga menambah porsi latihan dengan mempertajam formasi defense. ”Sebab, itulah yang jadi evaluasi utama ketika melawan UK Petra sebelumnya. Makanya, defense perlu ditingkatkan lagi,” ujar Agung Christyanto, pelatih kepala tim putra.

Agung juga mengatakan, timnya masih belum cekatan untuk segera melakukan defense saat terjadi turnover. Ditambah pula kesadaran mereka untuk segera meng-cover weak side saat defense pun masih kurang. ”Mereka memang sudah oke di offense, tapi kan offense juga berawal dari defense. Kalau defense kurang bagus, kesempatan untuk offense pun bakal berkurang,” jelas Agung.

Dia menambahkan, kreativitas timnya di ranah offense bisa dibilang cukup tinggi. Buktinya, mereka mampu mengubah pola offense dengan cepat ketika gagal melakukan early offense saat melakoni game melawan UK Petra pada 26 Oktober. (mat/c10/tom)

Sumber: Jawa Pos, 29 Okt 2015