Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan humasubaya September 3, 2026

Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan

Steven Marthelino Oentaryo, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menyelesaikan program 2026 MCUT Language & Culture Summer Camp. Program tersebut diselenggarakan oleh Ming Chi University of Technology (MCUT) pada tanggal 10 hingga 21 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai negara, seperti Perancis, Polandia, Myanmar, Jerman, Korea, Malaysia, Indonesia, dan sebagainya untuk mendapatkan relasi internasional sekaligus pengenalan bahasa dan budaya yang ada di Taiwan.

“Sebagai mahasiswa akhir, study abroad sudah menjadi salah satu wishlist saya sejak semester awal perkuliahan di Ubaya. Oleh sebab itu, saya tidak ingin melewatkan peluang ketika DKK (Direktorat Kerjasama Kelembagaan) Ubaya membagikan informasi terkait program ini,” papar alumni SMA St. Stanislaus itu. Partisipasi Steven dalam program ini juga mendapat dukungan penuh dari Ubaya yang berperan dalam proses persiapan dokumen persyaratan, visa, hingga surat tugas mengikuti kegiatan. 

Selama mengikuti program, perbedaan budaya, karakter, dan kebiasaan dari peserta yang berasal dari berbagai negara menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru bagi Steven. Meskipun demikian, Steven mengakui bahwa nilai multikultur yang ditanamkan di Ubaya menjadi bekal yang berharga baginya. 

“Nilai multikultur sudah saya terapkan untuk menghargai semua perbedaan dan eksplorasi kultur-kultur yang belum saya ketahui untuk menambah wawasan. Di Taiwan, saya belajar untuk keep up dengan budaya baru dan menyesuaikan diri untuk mengikuti budaya yang ada. Saya juga percaya bahwa kita harus mengikuti peraturan di mana kita berpijak,” ungkapnya. Selain itu, hidup di negara lain mengajarkan Steven bahwa orang lain akan senantiasa memberi bantuan selama terdapat keinginan untuk mencoba dan berusaha.

Tidak hanya mempelajari budaya lain, Steven juga berkesempatan untuk menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dengan memperkenalkan batik secara langsung. Ia sangat bangga karena upaya tersebut mendapat respons yang sangat baik dari para siswa SMA di Taiwan.

“Kedepannya, saya berharap dapat membantu mahasiswa-mahasiswa asing yang melakukan pertukaran pelajar ke Ubaya sebagai student buddy serta memberikan bantuan agar mereka juga dapat survive di sini (Ubaya),” pungkasnya. (tsy)