Pusdakota dan CAW Ubaya Adakan Cek Kesehatan Gratis Tingkatkan Kesadaran Sehat Adiyuswa humasubaya January 4, 2026

Pusdakota dan CAW Ubaya Adakan Cek Kesehatan Gratis Tingkatkan Kesadaran Sehat Adiyuswa

Reportase Warta Ubaya

 

Sehat tidak semata-mata berbicara tentang kondisi fisik, tetapi juga ketenangan batin. Berangkat dari pemahaman tersebut, Center for Aging Wellness (CAW) berkolaborasi dengan Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan (Pusdakota) Ubaya menggelar kegiatan cek kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025 ini turut didukung oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Ubaya dengan menghadirkan sekitar 20 peserta lansia.

 

Ketua CAW Ubaya, dr. Astrid Pratidina Susilo, Sp.An-TI., Ph.D., dalam sambutannya menyapa para peserta dengan istilah ‘adiyuswa’. Istilah ini berasal dari kata ‘adi’ yang berarti luhur dan ‘yuswa’ yang berarti usia. Penggunaan istilah tersebut dimaksudkan untuk mengangkat kesadaran makna bahwa lansia bukan sekadar fase bertambahnya usia, melainkan fase kehidupan yang memiliki keluhuran dan nilai.

 

“Mewujudkan usia yang sejahtera itu sebenarnya dimulai sejak dini. Karena itu, kami mengajak teman-teman mahasiswa untuk memahami perjalanan menuju adiyuswa yang sejahtera, serta menggandeng Pusdakota sebagai bagian penting Ubaya yang sangat dekat dengan masyarakat sekitar,” ujar Astrid.

 

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal terbentuknya komunitas yang guyub dan saling mendukung, sehingga masyarakat di sekitar Ubaya dapat menjalani masa adiyuswa yang sehat dan sejahtera bersama.

 

Penyuluhan kesehatan dalam kegiatan ini dibawakan oleh Dr. apt. Farida Suhud, dosen Fakultas Farmasi Ubaya sekaligus anggota CAW, melalui sesi berbagi pengalaman. Sebagai seorang adiyuswa, Farida membagikan kisah pribadinya yang tetap aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk berkegiatan seni musik dan menekuni hobi baru bermain ukulele. Pengalaman tersebut ia sampaikan untuk mendorong para peserta agar tetap aktif dan menikmati kehidupan di usia lanjut.

 

“Kalau soal sehat, jangan bandingkan diri kita dengan yang masih muda. Kita harus menyadari sehat versi adiyuswa. Jangan menuntut sehat seperti zaman dahulu. Ibu dan bapak bisa datang ke sini, menggunakan handphone, dan bernyanyi bersama, itu sudah luar biasa,” tutur Farida.

 

Melalui kegiatan ini, CAW dan Pusdakota Ubaya ingin menyampaikan pesan bahwa perjalanan menuju usia lanjut yang sejahtera membutuhkan kesadaran, penerimaan diri, serta dukungan komunitas agar lansia dapat tetap aktif, berdaya, dan bahagia (dt30).