Universitas Surabaya (UBAYA) https://www.ubaya.ac.id/ Thu, 30 Apr 2026 10:07:22 +0000 en-US hourly 1 KB dan TPA Ubaya Rayakan Hari Kartini dengan Peragaan Busana Nusantara Bersama Orang Tua https://www.ubaya.ac.id/2026/04/30/kb-dan-tpa-ubaya-rayakan-hari-kartini-dengan-peragaan-busana-nusantara-bersama-orang-tua/ Thu, 30 Apr 2026 10:06:15 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98052 Kelompok Belajar (KB) Sanggar Kreativitas Ubaya dan Taman Penitipan Anak (TPA) Rumah Ceria Ubaya memperingati Hari Kartini pada Rabu (29/04/2026) di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Kampus Ubaya Tenggilis. Sebanyak 30 anak dari layanan pendidikan anak yang dinaungi Pusat Konsultasi dan Layanan Psikologi (PKLP) Ubaya ini merayakan Hari Kartini dengan peragaan busana adat Nusantara bersama orang […]

The post KB dan TPA Ubaya Rayakan Hari Kartini dengan Peragaan Busana Nusantara Bersama Orang Tua appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Kelompok Belajar (KB) Sanggar Kreativitas Ubaya dan Taman Penitipan Anak (TPA) Rumah Ceria Ubaya memperingati Hari Kartini pada Rabu (29/04/2026) di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Kampus Ubaya Tenggilis. Sebanyak 30 anak dari layanan pendidikan anak yang dinaungi Pusat Konsultasi dan Layanan Psikologi (PKLP) Ubaya ini merayakan Hari Kartini dengan peragaan busana adat Nusantara bersama orang tua. 

 

Kepala KB Sanggar Kreativitas, Shinta Oktaviani, S. Psi., Psikolog memberikan penghargaan bagi orang tua yang telah hadir memeriahkan acara dengan pakaian adat lengkap.
“Perayaan seperti ini akan kita selenggarakan setiap tahun secara rutin. Harapannya, bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tidak terlupakan sampai adik-adik semuanya dewasa,” harap Shinta. 

 

Sementara itu, Kepala TPA Rumah Ceria, Dwitiya Sekar Asih, S. Psi., M. Psi., Psikolog menyebut kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai multikulturalisme kepada anak-anak. 

“Sama seperti Ubaya yang multikultur, kita juga harus belajar mengenal dan menghargai perbedaan-perbedaan budaya yang ada di Indonesia. Dari penampilan dan fashion show, adik-adik juga bisa belajar berani dan percaya diri,” papar Dwitiya. 

 

Salah satu orang tua siswa yang mengikuti acara, Jennifer, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai sarana pembentukan core memory yang berkesan bagi anak-anak di usia yang masih sangat dini. 

“Bagi saya menjadi sangat berkesan karena ada kesempatan bagi orang tua dan anak untuk melakukan penampilan fashion show bersama. Kami juga bisa bertemu dengan orang tua yang lain,” ujar ibu dari Serena ini. 

 

Selain peragaan busana bersama orang tua, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan penampilan anak-anak dan berkeliling dengan kereta kelinci. (tsy)

The post KB dan TPA Ubaya Rayakan Hari Kartini dengan Peragaan Busana Nusantara Bersama Orang Tua appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Tim Putra dan Putri Ubaya Juara Campus League Basketball Regional Surabaya https://www.ubaya.ac.id/2026/04/30/tim-putra-dan-putri-ubaya-juara-campus-league-basketball-regional-surabaya/ Thu, 30 Apr 2026 10:04:42 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98049 Partai final Campus League Basketball Regional Surabaya di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4/2026), mengukuhkan Ubaya merebut gelar ganda, yakni juara tim putri dan tim putra sekaligus. Di laga final pertama, Tim Putri Ubaya menundukkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor meyakinkan 95-28. Sementara itu, Tim Putra Ubaya mengandaskan perlawanan wakil Papua, Universitas Cendrawasih (Uncen), […]

The post Tim Putra dan Putri Ubaya Juara Campus League Basketball Regional Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Partai final Campus League Basketball Regional Surabaya di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4/2026), mengukuhkan Ubaya merebut gelar ganda, yakni juara tim putri dan tim putra sekaligus.

Di laga final pertama, Tim Putri Ubaya menundukkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor meyakinkan 95-28. Sementara itu, Tim Putra Ubaya mengandaskan perlawanan wakil Papua, Universitas Cendrawasih (Uncen), dengan skor 84-48.

Tim Putri Ubaya tampil impresif dan solid di semua lini. Meski sempat mendapat perlawanan dari UCM di awal laga, skuat asuhan Wellyanto Pribadi mampu menjaga tempo permainan. Transisi cepat dan disiplin dalam bertahan membuat UCM kesulitan menembus pertahanan.

Memasuki kuarter kedua, Ubaya semakin panas dan efektif mengonversi poin lewat fastbreak maupun second chance. Mereka menutup babak pertama dengan keunggulan jauh 44-14.

Usai halftime, Ubaya tak mengendurkan intensitas. Rotasi pemain berjalan mulus tanpa mengurangi kualitas permainan. UCM hanya mampu mencetak empat poin di kuarter ketiga. Memasuki kuarter keempat, pertandingan praktis dikuasai Ubaya.

Mereka tetap bermain disiplin hingga buzzer berbunyi, memastikan medali emas dan gelar juara putri Campus League Basketball Regional Surabaya menjadi milik Ubaya.

Meski menang telak, Pelatih Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi menilai performa anak asuhnya belum sepenuhnya maksimal di partai final. Ia menegaskan evaluasi akan terus dilakukan, terutama menjelang babak The National yang akan menghadirkan lawan lebih berat.

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun. Dari berapa kali percobaan cuma berapa poin yang berhasil. Sekarang fokus kita itu ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus, pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” ujarnya.

Shooting guard Tim Putri Ubaya, Evelyn Fiyo, juga menekankan pentingnya peningkatan performa ketimbang larut dalam euforia gelar juara. Pemain timnas basket 3×3 peraih emas SEA Games 2025 Filipina itu menyebut tantangan sesungguhnya ada di babak nasional.

“Untuk babak nasional, kami persiapannya itu cari lawan tanding yang lebih susah. Juga di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional ini pun kami latihan melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” kata Fiyo.

Keberhasilan tim putri kemudian dilengkapi oleh kemenangan Tim Putra Ubaya atas Universitas Cendrawasih. Sejak tip-off, Uncen tampil berani dan sempat menekan. Namun, permainan rapi dan efektif membuat Ubaya mampu meredam agresivitas lawan.

Meski kedua tim tampil ngotot, Ubaya tetap unggul 45-27 saat turun minum.

Selepas halftime, Ubaya tampil lebih lugas. Serangan yang presisi membuat selisih poin semakin melebar. Memasuki kuarter terakhir, Ubaya semakin di atas angin.

Uncen berusaha keras mengejar ketertinggalan, tetapi margin yang sudah terlalu jauh membuat mereka tak mampu membalikkan keadaan. Ubaya pun memastikan medali emas putra Campus League Basketball Regional Surabaya.

“Kami sempat kesulitan di kuarter 1 dan 2, tapi karena pelatih terus memberikan arahan yang tepat akhirnya bisa kami eksekusi dengan baik. Itu menguntungkan kami di kuarter 3 dan 4. Kami bersyukur bisa menang di tingkat regional dan tentu menambah motivasi untuk juara di level berikutnya, yaitu The National,” ujar pemain Ubaya, Bobby Geraldo Alanda.

Wakil Rektor Ubaya, Prof. Dr., apt., Christina Avanti, sejak awal optimistis timnya mampu meraih gelar jika tampil konsisten.

“Dari awal perekrutan tim ini kami memang menargetkan Ubaya bisa terus menang. Kami tahu Uncen adalah lawan yang berat, tetapi jika bisa melewati final ini, saya yakin anak-anak kami mampu menghadapi tantangan di level nasional berikutnya,” katanya.

Dengan hasil ini, Tim Putri dan Putra Ubaya memastikan tiket ke babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026.

Mereka melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim Putra Universitas Cendrawasih sebagai runner-up untuk menghadapi tim-tim terbaik dari regional Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.

Stimulasi Ekosistem Basket di Surabaya

CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut kompetisi Regional Surabaya berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari perguruan tinggi dan student-athlete di Jawa Timur dan sekitarnya. Sejak dimulai pada Rabu (22/4), sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi turut ambil bagian.

Ryan menilai perbedaan kualitas antar tim justru menjadi tantangan untuk meningkatkan pembinaan dan kualitas kompetisi.

“Harapannya Campus League bisa memicu pergerakan baru dalam ekosistem olahraga kampus. Dulu di Jawa Timur ada Ubaya dan Unair yang dominan. Karena sempat vakum cukup lama, peta kekuatan berubah. Kami ingin ini menjadi stimulasi baru, tidak hanya untuk Surabaya tetapi juga Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unesa, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko S.Pd., M.Kes., mengapresiasi penyelenggaraan Campus League sebagai wadah kompetisi mahasiswa.

Ia mengaku bangga meski Tim Putra Unesa hanya finis di posisi ketiga, namun tetap berhasil menjadi tuan rumah yang baik sekaligus berkontribusi dalam menghidupkan kembali ekosistem basket di Surabaya.

“Kami bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah. Ini menjadi semangat bagi Unesa sebagai kampus para juara. Hasil ini juga menjadi motivasi agar ke depan kami bisa lebih bersaing di level atas. Saya juga mengajak mahasiswa untuk aktif di Campus League, karena olahraga dan kompetisi adalah sarana pembentukan karakter,” tutupnya.

Sumber: SindoNews

The post Tim Putra dan Putri Ubaya Juara Campus League Basketball Regional Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Hadirkan Ekosistem Pembinaan Karir, Ubaya Career Festival Jembatani Lulusan dengan Industri https://www.ubaya.ac.id/2026/04/29/hadirkan-ekosistem-pembinaan-karir-ubaya-career-festival-jembatani-lulusan-dengan-industri/ Wed, 29 Apr 2026 09:26:39 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98031 Reportase Warta Ubaya Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif melalui rangkaian acara Ubaya Career Festival yang diselenggarakan pada 13-28 April 2026. Acara yang diselenggarakan secara rutin dua kali dalam setahun ini hadir sebagai ekosistem pembinaan karier yang menjembatani mahasiswa dan alumni dengan dunia industri, bahkan sebelum mereka resmi diwisuda.   […]

The post Hadirkan Ekosistem Pembinaan Karir, Ubaya Career Festival Jembatani Lulusan dengan Industri appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta Ubaya

Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif melalui rangkaian acara Ubaya Career Festival yang diselenggarakan pada 13-28 April 2026. Acara yang diselenggarakan secara rutin dua kali dalam setahun ini hadir sebagai ekosistem pembinaan karier yang menjembatani mahasiswa dan alumni dengan dunia industri, bahkan sebelum mereka resmi diwisuda.

 

Wakil Rektor II Ubaya, Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan memberikan apresiasi mendalam kepada para mitra industri yang berpartisipasi. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan dunia kerja terhadap kualitas lulusan Ubaya.

 

“Kami meyakini bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari kelulusan akademik, tetapi juga kesiapan para lulusan untuk berkontribusi di dunia kerja yang dinamis. Festival ini adalah bagian dari ekosistem pembelajaran yang kami bangun agar mahasiswa tidak hanya unggul secara teori, namun siap bersaing secara nasional maupun global,” tegas Noviaty.

 

Selaras dengan visi tersebut, Ketua Acara dari unit Pendampingan dan Hubungan Alumni, Adhika Putra Wicaksono, M.M. memaparkan bahwa acara ini didesain sebagai serangkaian kegiatan terpadu, bukan sekadar acara insidental. Rangkaian dimulai dengan sesi pendampingan karier untuk mahasiswa, dilanjutkan dengan Industrial Gathering pada Senin 13 April untuk menguatkan relasi mitra. Puncak acara berupa Job Fair diselenggarakan pada 15-16 April, dan akan disusul oleh sesi Campus Hiring dari 14 perusahaan pada 17-28 April mendatang.

 

“Acara ini selalu kami selenggarakan sekitar sepuluh hari sebelum momen wisuda di bulan April dan September. Tahun ini, dari total 1.200 perusahaan yang menjadi mitra kami, hadir 42 perusahaan pilihan di lokasi job fair yang siap menyerap sekitar 900 hingga 1.000 peserta yang hadir,” jelas Adhika.

 

Ubaya Career Festival tidak hanya menawarkan lowongan pekerjaan purna waktu, tetapi juga membuka akses luas untuk program magang hingga peluang studi dan karier di luar negeri. Melalui rangkaian fasilitas ini, diharapkan lulusan dapat memahami konteks profesional secara langsung dan meraih peluang karir terbaiknya (dt30).

The post Hadirkan Ekosistem Pembinaan Karir, Ubaya Career Festival Jembatani Lulusan dengan Industri appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dari Ubaya untuk Dunia: InCITE-ICOEMIS 2026 Perkuat Peran STEM dalam Pembangunan Global https://www.ubaya.ac.id/2026/04/28/dari-ubaya-untuk-dunia-incite-icoemis-2026-perkuat-peran-stem-dalam-pembangunan-global/ Tue, 28 Apr 2026 07:16:17 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98026 Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menggelar 5th International Conference on Informatics, Technology & Engineering (InCITE) bersamaan dengan 4th International Conference on Engineering and Management in Industrial System (ICOEMIS). Kegiatan dengan tema “Strengthening Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) to Accelerate Human Capital Development and Economic Growth” ini berlangsung di Bumi Surabaya City Resort pada […]

The post Dari Ubaya untuk Dunia: InCITE-ICOEMIS 2026 Perkuat Peran STEM dalam Pembangunan Global appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menggelar 5th International Conference on Informatics, Technology & Engineering (InCITE) bersamaan dengan 4th International Conference on Engineering and Management in Industrial System (ICOEMIS). Kegiatan dengan tema “Strengthening Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) to Accelerate Human Capital Development and Economic Growth” ini berlangsung di Bumi Surabaya City Resort pada 23-24 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Thailand, Uzbekistan, dan Zimbabwe. Ketua Pelaksana InCITE 2026, Dr. Ir. Yuwono Budi Pratiknyo, IPM menyebut keberagaman peserta dalam forum ilmiah ini menjadi cerminan dari relevansi materi dan luasnya cakupan kegiatan secara global.

“Partisipasi internasional yang meningkat dalam konferensi ini menunjukkan bahwa penguatan STEM menjadi perhatian bersama lintas negara,” jelasnya.

Hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Dekan FT Ubaya, Ir. Eric Wibisono, Ph.D. IPU.
“Konferensi ini digelar secara periodik oleh Ubaya, khususnya Fakultas Teknik. Penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan yang baik secara jumlah peserta, maupun negara yang terlibat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” papar Eric. 

Sementara itu, Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Dr. rer. nat. Maria Goretti Marianti Purwanto menegaskan konferensi ini bukan sekadar ajang presentasi ilmiah, melainkan sarana menjembatani ilmu pengetahuan dengan tuntutan kehidupan manusia modern.

“Terdapat beragam isu mutakhir yang dibahas, meliputi kecerdasan buatan, manufaktur cerdas, sistem industri berkelanjutan, hingga inovasi teknologi untuk efisiensi energi. Semoga konferensi ini dapat menjadi ruang dialog antara dunia akademik dan industri,” tuturnya.

Materi dalam konferensi ini dikulik mendalam oleh lima keynote speaker yang menghadirkan perspektif global terkait perkembangan teknologi, manajemen industri, serta tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis STEM. Para keynote speaker tersebut meliputi Ir. Prof. Ts. Dr. Bernard Saw Lip Huat dari Malaysia, Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D. dari Jepang, dan tiga pembicara dari Indonesia, yaitu Prof. Jaya Suteja, Ph.D, Prof. Sugiono, S.T., M.T., Ph.D. dan Prof. Elieser Tarigan, Ph.D..

Konferensi ini memberi kesempatan bagi para peserta untuk mempresentasikan penelitiannya dalam sesi pararel, baik secara daring maupun luring. Setelah itu, terdapat sesi workshop publikasi ilmiah dari Wiley yang diikuti dengan sesi membangun jejaring professional dengan gala dinner dan penghargaan. Pada hari kedua kegiatan, para peserta diperkenalkan dengan kekayaan sejarah dan budaya tuan rumah melalui tur Kota Surabaya.

Dengan mengedepankan penguatan STEM, konferensi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (tsy)

The post Dari Ubaya untuk Dunia: InCITE-ICOEMIS 2026 Perkuat Peran STEM dalam Pembangunan Global appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Kisah Kembar Summa Cumlaude Ubaya, Sudah Direkrut Perusahaan Global Sebelum Lulus https://www.ubaya.ac.id/2026/04/27/kisah-kembar-summa-cumlaude-ubaya-sudah-direkrut-perusahaan-global-sebelum-lulus/ Mon, 27 Apr 2026 10:52:06 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98022 Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka wisuda Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor di The Westin Surabaya, Sabtu (25/4). Sebanyak 962 wisudawan resmi dikukuhkan menjadi alumni. Rinciannya terdiri dari 2 lulusan Diploma, 780 Sarjana, 119 Magister, 1 Doktor, dan 60 lulusan program profesi. Rektor Ubaya Benny Lianto menyatakan para lulusan telah dibekali […]

The post Kisah Kembar Summa Cumlaude Ubaya, Sudah Direkrut Perusahaan Global Sebelum Lulus appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka wisuda Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor di The Westin Surabaya, Sabtu (25/4).

Sebanyak 962 wisudawan resmi dikukuhkan menjadi alumni. Rinciannya terdiri dari 2 lulusan Diploma, 780 Sarjana, 119 Magister, 1 Doktor, dan 60 lulusan program profesi.

Rektor Ubaya Benny Lianto menyatakan para lulusan telah dibekali pembentukan karakter yang matang untuk menghadapi dunia kerja.

Dia menyebut mahasiswa Ubaya melewati empat tahap pembentukan, mulai dari inisiasi karakter dan kepemimpinan dasar, pertumbuhan karakter, eksplorasi potensi, hingga pendewasaan melalui pendampingan karier.

“Kami dengan bangga menyampaikan bahwa 97 persen lulusan Ubaya diterima bekerja kurang dari enam bulan setelah lulus. Selain itu, pekerjaan yang dijalani relevan dengan bidang studinya,” ujar Benny.

Capaian tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran orang tua terkait masa depan lulusan di tengah persaingan kerja yang ketat.

Salah satu kisah inspiratif datang dari wisudawan kembar, Kevin Tanli dan Patrick Tanli. Keduanya lulus dari Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya dengan predikat summa cumlaude dan IPK di atas 3,9.

Tak hanya unggul secara akademik, keduanya juga aktif meraih prestasi nasional serta menjadi asisten dosen selama kuliah.

Menariknya, Kevin dan Patrick telah diterima bekerja di perusahaan multinasional bahkan sebelum diwisuda.

Kevin kini berkarier di Ernst & Young, salah satu kantor akuntan publik terbesar di dunia. Sementara Patrick bekerja di Philip Morris International.

“Pesan kami, hadapi apa pun rintangan di depan. Orang tidak peduli apa yang kamu pikul, tetapi hasilnya. No need to shout, excellence speaks,” ujar Patrick. (mcr12/jpnn)

Sumber: jpnn.com

The post Kisah Kembar Summa Cumlaude Ubaya, Sudah Direkrut Perusahaan Global Sebelum Lulus appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Psikologi Ubaya Gelar Konferensi Internasional, Soroti Inklusivitas Kesehatan Masyarakat Perkotaan https://www.ubaya.ac.id/2026/04/24/fakultas-psikologi-ubaya-gelar-konferensi-internasional-soroti-inklusivitas-kesehatan-masyarakat-perkotaan/ Fri, 24 Apr 2026 09:34:57 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98014 Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (FP Ubaya) menggelar The 2nd International Conference on Healthy Living (INCOHELIV) secara daring pada Selasa-Rabu, 22-23 April 2026. Mengangkat tema “Inclusive Urban Health: Resilient and Sustainable Communities”, konferensi ini bertujuan menekankan pendekatan inklusif terhadap kesehatan perkotaan yang memperkuat ketahanan, kesetaraan, dan keberlanjutan.   Ketua Program Doktor Psikologi Ubaya (Dopsya), Dr. Artiawati, […]

The post Fakultas Psikologi Ubaya Gelar Konferensi Internasional, Soroti Inklusivitas Kesehatan Masyarakat Perkotaan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (FP Ubaya) menggelar The 2nd International Conference on Healthy Living (INCOHELIV) secara daring pada Selasa-Rabu, 22-23 April 2026. Mengangkat tema “Inclusive Urban Health: Resilient and Sustainable Communities”, konferensi ini bertujuan menekankan pendekatan inklusif terhadap kesehatan perkotaan yang memperkuat ketahanan, kesetaraan, dan keberlanjutan.

 

Ketua Program Doktor Psikologi Ubaya (Dopsya), Dr. Artiawati, Psikolog. menyebut INCOHELIV pada awalnya diinisiasi sebagai salah satu kontribusi Dopsya yang memiliki fokus pada pengembangan masyarakat perkotaan. 

“Itu yang membedakan INCOHELIV dengan konferensi psikologi internasional lainnya. Kami menghadirkan pembahasan lintas ilmu yang komprehensif dari berbagai segmen masyarakat perkotaan, termasuk penyandang disabilitas, pelaku kejahatan, kaum ibu pekerja, dan yang lainnya,” jelas Arti. 

 

Berbagai kondisi yang dihadapi setiap segmen tersebut dikupas melalui enam subtema, meliputi “Urban mental health, justice, and forensic psychology”, “Community empowerment, engagement, and innovation for urban mental health”, “Resilience and social capital among minorities in the workplace”, “Sustainable design and technology for healthy urban workplaces”, “Education, culture, and health literacy for sustainable communities”, serta “Inclusive mental health and well-being in urban family and educational contexts”. 

 

Keenam subtema tersebut dibawakan dibahas secara substansial oleh satu narasumber dari Ubaya dan lima narasumber internasional dari Denmark, Malaysia, China, dan Finlandia. Tidak hanya itu, Prof. Claudi Bockting, Phd. profesor psikiatri psikologi klinis sekaligus direktur Centre for Urban Mental Health University of Amsterdam turut hadir dan memberikan pidato kunci.

 

Pada hari pertama konferensi, dilaksanakan simposium dengan Prof. Dr. Yusti Probowati Rahayu, Psikolog. sebagai Lead Researcher. Sejumlah empat penelitian yang merupakan kolaborasi Prof. Yusti dengan peneliti dari berbagai lembaga menghadirkan pembahasan berbagai fenomena kehidupan manusia dari sudut pandang psikologi forensik secara mendalam. Salah satu penelitian dengan judul “Psychological Dynamics of Shoplifting Behavior: Case Studies of Unapprehended Male Perpetrators” misalnya, menganalisis perilaku pencurian barang di minimarket yang seringkali tidak diselesaikan secara hukum di Indonesia. Dari dua partisipan studi kasus yang diteliti, ditarik kesimpulan bahwa perilaku mengutil dapat disebabkan oleh perilaku impulsif atau kondisi ekonomi yang sebaiknya diselesaikan dengan pertimbangan moral. 

 

Sementara itu, pidato kunci berjudul “Human Habitat and the Mind: a Complex Systems Perspective” yang dibawakan oleh Prof. Claudi menjelaskan kerentanan penurunan kualitas kesehatan mental masyarakat perkotaan. 

“Untuk menanganinya, terdapat beberapa usaha yang dapat dilakukan dalam perencanaan perkotaan, koneksi sosial di lingkungan tempat tinggal, pembuatan kebijakan, intervensi teknologi dan digital, dan sebagainya,” urai Prof. Claudi. 

 

Dalam konferensi ini, sebanyak 60 abstrak penelitian terkumpul dari para peserta yang berasal dari berbagai negara. Rencananya, full paper dari penelitian tersebut akan dipublikasikan secara bertahap dalam proceeding ber-ISSN mulai Juli tahun ini. 

“Animo dan antusiasme kegiatan ini sangat tinggi, terlihat dari jumlah abstrak yang di-submit yang jauh melebihi target awal. Para presenter dan audiens juga berasal dari banyak negara, seperti India, China, Taiwan, Filipina, Amerika Serikat, Finlandia, Malaysia, dan Denmark,” sebut Arti. 

 

Sebelum konferensi digelar, turut dilakukan pre-conference workshop berupa pelatihan reviu jurnal oleh Dr. Ide Bagus Siaputra yang merupakan salah satu pengelola ANIMA Indonesian Psychological Journal (AIPJ) yang terindeks SINTA 2. 

 

“INCOHELIV sudah menjadi ajang networking dan kolaborasi bagi para peneliti. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar dapat mencerdaskan lebih banyak orang. Dengan demikian, ilmu psikologi dapat membantu pemecahan masalah, khususnya yang dihadapi masyarakat urban,” tutupnya. (tsy)

The post Fakultas Psikologi Ubaya Gelar Konferensi Internasional, Soroti Inklusivitas Kesehatan Masyarakat Perkotaan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa FBE Ubaya Raih Gold Medal di Bandung Essay Competition https://www.ubaya.ac.id/2026/04/23/mahasiswa-fbe-ubaya-raih-gold-medal-bidang-pertanian-di-bandung-essay-competition-3/ Thu, 23 Apr 2026 09:15:22 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98008 Reportase Warta Ubaya Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Agussalim, mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) angkatan 2024, berhasil meraih medali emas bidang pertanian dalam ajang Bandung Essay Competition 3 yang diselenggarakan di Kota Bandung pada tanggal 11–12 April 2026.   Dalam kompetisi tersebut, Agussalim mengusung inovasi berupa pembuatan insektisida alami berbahan […]

The post Mahasiswa FBE Ubaya Raih Gold Medal di Bandung Essay Competition appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta Ubaya

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Agussalim, mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) angkatan 2024, berhasil meraih medali emas bidang pertanian dalam ajang Bandung Essay Competition 3 yang diselenggarakan di Kota Bandung pada tanggal 11–12 April 2026.

 

Dalam kompetisi tersebut, Agussalim mengusung inovasi berupa pembuatan insektisida alami berbahan dasar tembakau yang diberi nama Nicopro. Ide ini berangkat dari pengalamannya saat melakukan pengabdian masyarakat di Madura, khususnya di daerah Pamekasan dan Sumenep, di mana ia melihat banyaknya petani tembakau.

“Dari situ saya berpikir, tembakau ini selain jadi rokok bisa dimanfaatkan untuk apa lagi. Setelah saya mencari tahu, ternyata nikotin dalam tembakau bisa digunakan untuk membunuh hama tanaman,” jelasnya. Inovasi tersebut kemudian dikembangkan dengan mengkombinasikan ekstrak cabai untuk memberikan efek panas serta ekstrak lerak sebagai perekat agar cairan insektisida tetap menempel pada daun meskipun terkena hujan.

 

Proses seleksi dalam kompetisi ini tergolong ketat. Tahapan dimulai dari seleksi esai, dilanjutkan dengan pembuatan poster, hingga presentasi final di Bandung. Dari seluruh peserta, hanya tujuh karya terbaik di bidang pertanian yang berhasil lolos ke tahap akhir. Agussalim mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang ia hadapi adalah tingginya persaingan antar peserta. Ia berusaha mengatasi hal tersebut dengan mengamati presentasi peserta lain sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan performanya.

“Menurut saya, penting untuk belajar dari setiap kompetisi yang diikuti. Kita harus tahu di mana kekurangan kita, lalu memperbaikinya di kesempatan berikutnya,” ujarnya.

 

Keberhasilan meraih medali emas ini tidak lepas dari persiapan yang matang, termasuk kesiapan produk yang sudah direalisasikan serta kemampuan presentasi yang terus dilatih. Ia juga menekankan pentingnya rasa percaya diri saat tampil di depan juri.

“Kalau presentasi, saya selalu berusaha percaya diri dan membayangkan bahwa saya adalah juaranya,” tambahnya.

 

Motivasi Agussalim dalam mengikuti kompetisi ini juga menjadi faktor penting dalam pencapaiannya. Ia mengaku terdorong untuk memanfaatkan kesempatan sebagai mahasiswa penerima beasiswa agar tidak hanya menjalani perkuliahan secara biasa. Sebagai pesan bagi mahasiswa lain, Agussalim mendorong untuk tidak takut mencoba dan menghadapi kegagalan.

“Hajar terus, jangan takut kalah. Habiskan dulu kuota gagalnya, supaya nanti yang tersisa adalah keberhasilannya,” pesannya.

 

Ke depannya, ia berencana untuk terus mengikuti kompetisi dengan tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga level internasional. Ia juga berharap dapat terus membawa nama Ubaya ke kancah yang lebih luas.

“Semoga kedepannya saya bisa terus berkembang dan mendapatkan dukungan untuk membawa nama Ubaya di ajang internasional,” tutupnya. 

 

Sebagai informasi, Bandung Essay Competition 3 merupakan ajang kompetisi esai tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk menuangkan ide, gagasan, serta inovasi di berbagai bidang, termasuk pertanian.(av)

The post Mahasiswa FBE Ubaya Raih Gold Medal di Bandung Essay Competition appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Gelar Kuliah Tamu di Surabaya, Tekankan Pemahaman Perlindungan Hukum Penumpang Penerbangan https://www.ubaya.ac.id/2026/04/22/ubaya-gelar-kuliah-tamu-di-surabaya-tekankan-pemahaman-perlindungan-hukum-penumpang-penerbangan/ Wed, 22 Apr 2026 09:15:45 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98004 Fakultas Hukum (FH) Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar kuliah tamu bertema Pertanggungjawaban Perdata Pengangkut dalam Peristiwa Penerbangan. Kegiatan ini menghadirkan praktisi hukum Columbanus Priaardanto dari DANTO Law Group untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa terkait perlindungan hukum di sektor penerbangan.   Columbanus menekankan pentingnya edukasi hukum bagi masyarakat, khususnya calon penumpang pesawat. Menurutnya, pemahaman hak menjadi hal […]

The post Ubaya Gelar Kuliah Tamu di Surabaya, Tekankan Pemahaman Perlindungan Hukum Penumpang Penerbangan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>

Fakultas Hukum (FH) Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar kuliah tamu bertema Pertanggungjawaban Perdata Pengangkut dalam Peristiwa Penerbangan. Kegiatan ini menghadirkan praktisi hukum Columbanus Priaardanto dari DANTO Law Group untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa terkait perlindungan hukum di sektor penerbangan.

 

Columbanus menekankan pentingnya edukasi hukum bagi masyarakat, khususnya calon penumpang pesawat. Menurutnya, pemahaman hak menjadi hal mendasar agar penumpang tidak dirugikan oleh maskapai maupun pihak asuransi.

“Calon penumpang harus mengerti haknya. Jangan sampai seolah-olah tidak punya hak di hadapan maskapai atau asuransi,” ujarnya, Senin (20/4).

 

Dalam peristiwa kecelakaan penerbangan, tambah Columbanus, terdapat perbedaan tanggung jawab antara maskapai sebagai pengangkut dan produsen pesawat. Maskapai bertanggung jawab atas kejadian yang berkaitan dengan operasional, sedangkan produsen bertanggung jawab jika kecelakaan disebabkan oleh cacat produk pesawat.

Columbanus menjelaskan bahwa peluang untuk menuntut produsen pesawat terbuka melalui Konvensi Montreal yang telah diratifikasi Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009. Aturan tersebut menjadi dasar hukum bagi korban untuk mengajukan tuntutan product liability.

 

Ia juga menegaskan bahwa setiap penumpang telah mendapatkan perlindungan melalui asuransi wajib seperti Jasa Raharja. Santunan diberikan kepada korban atau ahli waris tanpa syarat. Namun, pemahaman terkait hak tambahan di luar santunan tersebut masih perlu ditingkatkan.

“Sering kali keluarga korban tidak menuntut karena tidak tahu haknya. Padahal, itu merupakan hak yang bisa diperjuangkan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Ubaya periode 2023–2027, Hwian Christianto, menyebut kuliah tamu ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan isu hukum yang relevan dan aktual.

Menurutnya, tantangan hukum ke depan semakin kompleks karena melibatkan aspek internasional. Mahasiswa hukum dituntut memiliki perspektif global dan kemampuan kolaborasi lintas profesi.

“Dalam kasus penerbangan, mahasiswa harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akuntan publik dan pengacara luar negeri, untuk memperjuangkan hak korban,” ujarnya.
 
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait pertanggungjawaban perdata dalam penerbangan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan hak korban.
Sumber: radarsurabaya.jawapos.com

The post Ubaya Gelar Kuliah Tamu di Surabaya, Tekankan Pemahaman Perlindungan Hukum Penumpang Penerbangan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
BEM Ubaya Ciptakan Mozaik Kartini dari Sticky Notes, Suarakan Keberanian Wanita Masa Kini https://www.ubaya.ac.id/2026/04/21/bem-ubaya-ciptakan-mozaik-kartini-dari-sticky-notes-suarakan-keberanian-wanita-masa-kini/ Tue, 21 Apr 2026 10:06:40 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97998 Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Surabaya (BEM Ubaya) menciptakan mozaik Kartini menggunakan ribuan sticky notes dalam rangka memperingati Hari Kartini. Karya berukuran persegi dengan sisi sepanjang 2,4 meter ini dipamerkan pada Selasa (21/04/2026) di Selasar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya. Selain mozaik, BEM Ubaya turut melakukan kampanye “Rise with Kartini” yang memberi kesempatan kepada seluruh […]

The post BEM Ubaya Ciptakan Mozaik Kartini dari Sticky Notes, Suarakan Keberanian Wanita Masa Kini appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Surabaya (BEM Ubaya) menciptakan mozaik Kartini menggunakan ribuan sticky notes dalam rangka memperingati Hari Kartini. Karya berukuran persegi dengan sisi sepanjang 2,4 meter ini dipamerkan pada Selasa (21/04/2026) di Selasar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya. Selain mozaik, BEM Ubaya turut melakukan kampanye “Rise with Kartini” yang memberi kesempatan kepada seluruh civitas academica Ubaya untuk meninggalkan pesan tertulis tentang inspirasi dan harapan yang meneladani semangat Kartini. 

 

Presiden BEM Ubaya, Richie Devalino Hari Wibawa menyebut tema ini diangkat untuk mengajak generasi sekarang, khususnya civitas academica Ubaya dalam melanjutkan semangat perjuangan Kartini dalam bidang akademik.

“Kita harus meneladani Kartini yang berani bersuara, berkembang, dan berkarya. “Rise” melambangkan keberanian untuk bangkit dan menjadi versi terbaik diri, sejalan dengan nilai emansipasi wanita dalam bidang pendidikan yang diperjuangkan Kartini,” tutur Richie. 

 

Proses pengerjaan mozaik membutuhkan waktu satu minggu yang dimulai dengan kurasi gambar Kartini yang akan dijadikan acuan. Gambar yang terpilih kemudian didesain menjadi kotak-kotak berukuran 3cm x 5cm menggunakan software Adobe Illustrator. Proses digitalisasi yang membutuhkan waktu 2 hari ini diteruskan dengan pencetakan dalam skala nyata menggunakan kanvas untuk pelekatan sticky notes. Desain yang telah dicetak dan dilekatkan pada media instalasi akhirnya siap untuk ditempel dengan sticky notes yang terdiri dari warna hijau, kuning, merah muda, dan biru. 

“Untuk mengerjakan mozaik ini, sebanyak 10 orang anggota BEM bekerja selama 2 hari. Ini menjadi bentuk kontribusi BEM Ubaya untuk memperingati Hari Kartini secara umum dan memberi dukungan bagi kartini-kartini lainnya di lingkungan Ubaya,” pungkas mahasiswa Fakultas Teknobiologi ini. 

 

Ia berharap, gerakan yang dilakukan BEM Ubaya dalam peringatan Hari Kartini ini dapat menjadi wadah ekspresi dan inspirasi untuk saling menguatkan antar mahasiswa. Selain pembuatan mozaik, perayaan Hari Kartini juga dirayakan dengan penggunaan kebaya oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen perempuan Ubaya. (tsy)

The post BEM Ubaya Ciptakan Mozaik Kartini dari Sticky Notes, Suarakan Keberanian Wanita Masa Kini appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Rayakan Dies Natalis Kesepuluh, FK Ubaya Tandai Satu Dekade Pengabdian Sepenuh Hati https://www.ubaya.ac.id/2026/04/20/rayakan-dies-natalis-kesepuluh-fk-ubaya-tandai-satu-dekade-pengabdian-sepenuh-hati/ Mon, 20 Apr 2026 11:20:48 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97991 Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) menghelat perayaan Dies Natalis kesepuluh dengan tema “FK Ubaya Unggul: 10 Tahun Melangkah, Mengabdi Sepenuh Hati”. Kegiatan digelar pada Jumat (17/04/2026). Perayaan ini merupakan puncak dari rangkaian Dies Natalis FK Ubaya kesepuluh yang terdiri dari kuliah umum, jalan sehat, serta donor darah.    Dekan FK Ubaya, Prof. Dr. dr. […]

The post Rayakan Dies Natalis Kesepuluh, FK Ubaya Tandai Satu Dekade Pengabdian Sepenuh Hati appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) menghelat perayaan Dies Natalis kesepuluh dengan tema “FK Ubaya Unggul: 10 Tahun Melangkah, Mengabdi Sepenuh Hati”. Kegiatan digelar pada Jumat (17/04/2026). Perayaan ini merupakan puncak dari rangkaian Dies Natalis FK Ubaya kesepuluh yang terdiri dari kuliah umum, jalan sehat, serta donor darah. 

 

Dekan FK Ubaya, Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni, Sp.PD., Sp.JP(K). menyebut sepuluh tahun perjalanan merupakan tonggak penting yang menandai proses pertumbuhan, perjuangan, dan pencapaian FK Ubaya dalam mencetak tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berkarakter. 

“Momentum ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi, meningkatkan kualitas, mempertahankan integritas, dan membangun karakter unggul bagi seluruh civitas academica,” papar Prof. Romdoni. 

 

Dr. Benny Lianto selaku Rektor Ubaya, dalam sambutannya menegaskan berbagai pencapaian yang telah diraih FK Ubaya dalam sepuluh tahun kiranya tidak menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan batu loncatan bagi berbagai prestasi lainnya. 

“Usia sepuluh tahun masih relatif sangat muda. Selayaknya manusia, FK Ubaya masih ingin berlari kencang dan mencoba banyak hal. Bergandengan tangan dalam menjaga FK Ubaya agar tidak tersandung merupakan tugas yang kita semua emban bersama,” ucapnya. 

 

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Universitas Surabaya, Anton Prijatno, S.H. kembali mengingatkan pentingnya menjaga spirit dan budaya organisasi agar tercipta keharmonisan dalam mencapai tujuan. 

“Dalam usia sepuluh tahun, FK Ubaya sudah dapat terbang dengan sayap sendiri. Ini merupakan bukti dari spirit yang tidak diucapkan, namun diimplementasikan secara nyata. Skill dan kompetensi memang penting, tapi spirit menjadi akar dari budaya organisasi yang harus kita pertahankan,” tutur Anton. 

 

Hingga saat ini, FK Ubaya yang berdiri pada 30 Maret 2016 sudah meraih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan telah menghasilkan 140 dokter yang mengabdi di berbagai penjuru Indonesia. (tsy)

The post Rayakan Dies Natalis Kesepuluh, FK Ubaya Tandai Satu Dekade Pengabdian Sepenuh Hati appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>