Universitas Surabaya (UBAYA) https://www.ubaya.ac.id/ Wed, 16 Sep 2026 09:37:27 +0000 en-US hourly 1 FH Ubaya dan Kemlu RI Kolaborasi Bidang Hukum Internasional https://www.ubaya.ac.id/2026/09/16/fh-ubaya-dan-kemlu-ri-kolaborasi-bidang-hukum-internasional/ Wed, 16 Sep 2026 09:29:29 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98697 Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya) menjalin kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang hukum internasional. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan FH Ubaya Dr. Hwian Christianto dan Sekretaris Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional (HPI) Kemlu […]

The post FH Ubaya dan Kemlu RI Kolaborasi Bidang Hukum Internasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya) menjalin kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang hukum internasional.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan FH Ubaya Dr. Hwian Christianto dan Sekretaris Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional (HPI) Kemlu RI Widya Rahmanto di Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya, Selasa.

Ketua Laboratorium Hukum Internasional Ubaya Dr. Wisnu Aryo Dewanto mengatakan kerja sama tersebut diharapkan menjadi awal berbagai kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa FH Ubaya.

“Kegiatan ini turut menjadi kesempatan yang baik bagi para mahasiswa untuk melihat bagaimana hukum internasional diimplementasikan di dunia nyata, lebih dari pemahaman teoretis dari buku yang diajarkan oleh kami para dosen,” tuturnya.

Dekan FH Ubaya Dr. Hwian Christianto mengatakan hubungan antarnegara yang semakin kompleks perlu diimbangi dengan pemahaman hukum internasional yang baik, terutama bagi mahasiswa sebagai generasi bangsa.

“Hukum internasional tidak hanya berbicara tentang aturan, namun juga instrumen negara untuk membangun, membela, memperjuangkan, dan melindungi kepentingan nasional. Oleh sebab itu, kita harus menyadari pentingnya hukum internasional dalam kehidupan sehari-hari untuk menghadapi tatanan dan tantangan global yang terjadi dewasa ini,” kata Hwian.

Selain penandatanganan MoU, Sekretaris Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional (HPI) Kemlu RI Widya Rahmanto memberikan kuliah tamu kepada ratusan mahasiswa dengan tema “Indonesia dalam Dinamika Tatanan Global: Hukum Internasional, Diplomasi, dan Kepentingan Nasional”.

Widya memaparkan peran hukum internasional sebagai produk hukum yang dapat mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan negara secara adil di panggung global.

Menurut dia, bagi negara berkembang, hukum internasional juga menjadi pelindung kepentingan domestik dan hak-hak yang seharusnya dihormati.

“Namun, saat ini kita mulai menghadapi berbagai tantangan yang menimbulkan pelemahan hukum internasional. Penyebabnya dapat berupa kesenjangan antara norma dan pelaksanaan, standar ganda dalam penerapan hukum, dan kembalinya politik kekuatan. Konsensus internasional menjadi sangat sulit tercapai dan membutuhkan waktu dan proses yang jauh lebih lama,” kata Widya.

Ia menekankan pentingnya adaptasi, diplomasi, dan reformasi institusi yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Indonesia perlu menjaga hukum internasional agar tetap relevan dengan memanfaatkan setiap forum internasional yang ada dan berperan sebagai bridge builder di kancah global,” katanya.

Sumber: Antara News

The post FH Ubaya dan Kemlu RI Kolaborasi Bidang Hukum Internasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Sistem Informasi Ubaya Gelar UBAYA Cup 2026, Diikuti 1200 Pelajar dari Seluruh Indonesia https://www.ubaya.ac.id/2026/09/15/sistem-informasi-ubaya-gelar-ubaya-cup-2026-diikuti-1200-pelajar-dari-seluruh-indonesia/ Tue, 15 Sep 2026 10:24:21 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98694 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar UBAYA Cup 2026, kompetisi E-sports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang diikuti oleh pelajar dari Jawa Timur. Sebanyak 200 tim dengan total 1.200 pemain dari tingkat SMA/SMK/MA sederajat berkompetisi memperebutkan gelar juara pada 12–13 September 2026 di Maspion Square, Surabaya. Ketua Pelaksana UBAYA Cup 2026, […]

The post Sistem Informasi Ubaya Gelar UBAYA Cup 2026, Diikuti 1200 Pelajar dari Seluruh Indonesia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar UBAYA Cup 2026, kompetisi E-sports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang diikuti oleh pelajar dari Jawa Timur. Sebanyak 200 tim dengan total 1.200 pemain dari tingkat SMA/SMK/MA sederajat berkompetisi memperebutkan gelar juara pada 12–13 September 2026 di Maspion Square, Surabaya.

Ketua Pelaksana UBAYA Cup 2026, Muhammad Pramadita Wirawan, menyebut penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk kontribusi Ubaya dalam memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi digitalnya. “Melalui kompetisi ini, kami ingin menghadirkan kompetisi E-sports yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membangun karakter peserta melalui sportivitas, kerja sama tim, kemampuan strategi, serta pemanfaatan teknologi digital. Besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa E-sports telah menjadi bagian penting dari perkembangan talenta digital generasi muda Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dr. Dhiani Tresna Absari, menerangkan penyelenggaraan UBAYA Cup 2026 menjadi bagian dari implementasi visi Program Studi Sistem Informasi Ubaya dalam mencetak profesional digital yang mampu mengintegrasikan kebutuhan bisnis dengan perkembangan teknologi informasi.

“Sebagai program studi yang telah memperoleh predikat akreditasi Unggul, kami terus berupaya memberikan kontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana teknologi, kreativitas, dan kolaborasi dapat dikembangkan secara positif oleh generasi muda,” jelasnya. Ia berharap, turnamen ini dapat memberikan kobtribusi nyata dalam memperkuat ekosistem E-sports Indonesia sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta inovasi digital di masa depan.

Pertandingan UBAYA CUP 2026 menggunakan sistem pertandingan single elimination (gugur). Pada hari pertama, seluruh 200 tim bertanding untuk menentukan 32 tim terbaik yang berhak melaju ke babak berikutnya. Memasuki hari kedua, pertandingan berlangsung mulai dari babak 32 besar, 16 besar, perempat final, semifinal, hingga pertandingan final. Juara 1 diraih oleh SMA Kristen Petra 1 Surabaya, Juara 2 diraih oleh SMKN 1 Surabaya, serta juara 3 diraih oleh SMA Muhammadiyah 1 Taman.

Sebagai informasi, penyelenggaraan UBAYA Cup 2026 bekerja sama dengan Maspion IT sebagai mitra industri. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung perkembangan teknologi digital. Pimpinan Maspion IT, Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi.

“Industri digital membutuhkan talenta yang memiliki kemampuan teknologi sekaligus kemampuan berpikir strategis, kreatif, dan mampu bekerja dalam tim. Melalui kegiatan seperti UBAYA Cup ini, kami melihat adanya peluang untuk mendukung generasi muda agar semakin siap menghadapi perkembangan dunia digital,” ungkap Okky.

Sumber: Radar Surabaya

The post Sistem Informasi Ubaya Gelar UBAYA Cup 2026, Diikuti 1200 Pelajar dari Seluruh Indonesia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Gelar Wisuda 2026, Lulusan Siap Memberi Dampak Nyata https://www.ubaya.ac.id/2026/09/14/ubaya-gelar-wisuda-2026-lulusan-siap-memberi-dampak-nyata/ Mon, 14 Sep 2026 10:00:22 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98675 Universitas Surabaya (Ubaya) menyelenggarakan Wisuda Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor periode September 2026. Sebanyak 941 wisudawan resmi menjadi alumni pada Sabtu (12/09/2026) di Grand Ballroom The Westin, Surabaya.  Dr. Benny Lianto menyebut para wisudawan sudah ditempa untuk berkontribusi di masyarakat melalui berbagai upaya selama mereka berproses di Ubaya. Mulai dari perancangan kurikulum yang dipersiapkan […]

The post Ubaya Gelar Wisuda 2026, Lulusan Siap Memberi Dampak Nyata appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) menyelenggarakan Wisuda Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor periode September 2026. Sebanyak 941 wisudawan resmi menjadi alumni pada Sabtu (12/09/2026) di Grand Ballroom The Westin, Surabaya. 

Dr. Benny Lianto menyebut para wisudawan sudah ditempa untuk berkontribusi di masyarakat melalui berbagai upaya selama mereka berproses di Ubaya. Mulai dari perancangan kurikulum yang dipersiapkan secara khusus, penjaminan perlindungan dan kesejahteraan melalui berbagai fasilitas, serta pembentukan karakter melalui fase inisiasi, pertumbuhan, dan pendewasaan. 

“Kiranya para wisudawan selalu menjaga integritas dan karakternya ketika bekerja karena ilmu tanpa moralitas sangat berbahaya dan kepintaran tanpa kerendahan hati adalah sebuah kesombongan. Jadilah pribadi yang jujur, beretika, dan dapat dipercaya. Teruslah memberi manfaat kepada masyarakat dan melayani sesama karena sebaik-baiknya ilmu adalah yang memberikan dampak nyata,” ungkapnya. 

Pada kesempatan ini, Benny turut memaparkan data tracer study yang menunjukkan 97% lulusan mendapatkan pekerjaan kurang dari enam bulan pasca kelulusan sebagai bukti kualitas pendidikan dan pendampingan Ubaya. Tidak hanya itu, Ia menegaskan komitmen Ubaya dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui akreditasi program studi dan berbagai pembangunan fasilitas yang sedang berlangsung, seperti Ubaya West Campus tahap dua serta Ubaya Tower.

Wisuda kali ini menjadi momen Ubaya memberikan apresiasi kepada empat lembaga pemberi beasiswa, antara lain SPS Corporate, Djarum Foundation, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dan Yayasan Pelayanan Kasih A&A Rachmat. (tsy)

The post Ubaya Gelar Wisuda 2026, Lulusan Siap Memberi Dampak Nyata appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Ubaya Raih 5 Penghargaan dalam IYEN Batch 27 di Malaysia https://www.ubaya.ac.id/2026/09/11/mahasiswa-ubaya-raih-5-penghargaan-dalam-iyen-batch-27-di-malaysia/ Fri, 11 Sep 2026 11:07:44 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98672 Richie Devalino Hari Wibawa, mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (FTb Ubaya) menorehkan capaian gemilang dalam kegiatan International Youth Excursion Network (IYEN) Batch 27. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 31 Agustus hingga 3 September 2026 tersebut, ia meraih lima penghargaan dari SDGs Pitch Competition bertema “Youth Digital Solutions for Sustainable Development […]

The post Mahasiswa Ubaya Raih 5 Penghargaan dalam IYEN Batch 27 di Malaysia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Richie Devalino Hari Wibawa, mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (FTb Ubaya) menorehkan capaian gemilang dalam kegiatan International Youth Excursion Network (IYEN) Batch 27. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 31 Agustus hingga 3 September 2026 tersebut, ia meraih lima penghargaan dari SDGs Pitch Competition bertema “Youth Digital Solutions for Sustainable Development Goals”. Penghargaan yang diraih meliputi The Most Favorite Delegate, Best Team, 1st Best Presentation Project, 3rd Best Video Innovation, dan 3rd Best Innovation Project melalui inovasi bernama SmartNutri. 

Richie, sapaan akrabnya menuturkan platform digital bernama SmartNutri yang ia dan tim ciptakan merupakan inovasi teknologi di bidang pangan dan kesehatan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya poin kedua (tanpa kelaparan) dan poin ketiga (kehidupan sehat dan sejahtera).
“Melalui SmartNutri, pengguna dapat melacak pemenuhan kebutuhan gizi harian dengan memfoto produk yang dikonsumsi atau informasi nilai gizi pada kemasannya. Dengan intervensi kecerdasan buatan, platform akan mengakumulasi dan mencatat status gizi pengguna yang disesuaikan dengan data tubuh yang telah dimasukkan sebelum menggunakan aplikasi,” jelasnya. 

Richie melanjutkan, dashboard SmartNutri dapat menunjukkan apakah kebutuhan gizi harian pengguna sudah terpenuhi dan memberikan pengingat apabila masih terdapat komponen yang belum terpenuhi beserta rekomendasi produk yang dapat dikonsumsi. Selain itu, platform juga dilengkapi dengan pusat informasi dan layanan konsultasi daring dengan ahli gizi atau dokter gizi. 

Untuk mempersiapkan inovasi ini, Richie dan timnya yang berasal dari berbagai universitas membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Persiapan dimulai dengan diskusi ide,  penentuan topik dan visi inovasi, serta bimbingan daring bersama mentor untuk mempersiapkan materi video dan presentasi. 

“Tantangan terbesar menurut saya adalah menyatukan ide dan cara berpikir setiap anggota tim, terutama karena waktu persiapan terbatas. Selain itu, kami juga harus mampu menyampaikan inovasi dengan menarik dan meyakinkan di hadapan juri internasional yang memberikan solusi konkret,” tutur alumnus SMA Kristen Petra 2 itu. 

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan penyemangat bagi mahasiswa Ubaya lainnya untuk keluar dari zona nyaman guna mengembangkan diri secara maksimal. 

The only true wisdom is knowing you know nothing. Terkadang, langkah terbesar dalam belajar dimulai dari kesadaran bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui. Jadi, explore dan kembangkan potensi kalian,” pungkasnya. (tsy)

The post Mahasiswa Ubaya Raih 5 Penghargaan dalam IYEN Batch 27 di Malaysia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya Raih Juara Pertama dalam 2 Kompetisi Farmasi Klinis https://www.ubaya.ac.id/2026/09/10/mahasiswa-fakultas-farmasi-ubaya-raih-juara-pertama-dalam-2-kompetisi-farmasi-klinis/ Thu, 10 Sep 2026 09:16:48 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98664 Teuku Muhammad Andief Naufel Luthamsa, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (FF Ubaya) mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara satu dalam dua kompetisi farmasi klinis. Kompetisi pertama yang ia menangkan adalah Pharmadays X JEE 2026 cabang lomba Clinical Skill Competition yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada pada 8-30 Agustus 2026. Selain itu, ia turut […]

The post Mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya Raih Juara Pertama dalam 2 Kompetisi Farmasi Klinis appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Teuku Muhammad Andief Naufel Luthamsa, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (FF Ubaya) mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara satu dalam dua kompetisi farmasi klinis. Kompetisi pertama yang ia menangkan adalah Pharmadays X JEE 2026 cabang lomba Clinical Skill Competition yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada pada 8-30 Agustus 2026. Selain itu, ia turut meraih juara pertama dalam kegiatan 8th Pharmacie Itera 2026 cabang lomba Patient Counseling Competition yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari tanggal 6 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Pada kedua kompetisi tersebut, Naufel, sapaan akrabnya, harus bertindak sebagai apoteker yang harus menyelesaikan kasus medis, yaitu diabetes melitus dalam kompetisi 8th Pharmacie dan tuberkolosis/TBC pada Pharmadays X JEE. Ia memulai dengan menganalisis resep obat untuk mendeteksi keberadaan MTO (Masalah Terapi Obat) berdasarkan literatur World Health Organization (WHO) dan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK).

“Selanjutnya, saya merekomendasikan penyelesaian MTO ke dokter. Terakhir, saya melakukan konseling ke pasien. Konseling ini bertujuan untuk menggali informasi, menjelaskan aturan pakai obat, termasuk fungsi obat, dosis, efek samping, interaksi, pantangan, pencegahan penularan, serta teach-back pasien untuk memastikan pasien memahami penjelasan yang saya berikan,” tuturnya. 

Untuk mengikuti kedua kompetisi yang dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan tersebut, Naufel mengaku memiliki persiapan yang cukup banyak. 

“Saya memulai dengan memahami guideline internasional dan nasional yang terdiri dari sekitar 400-500 halaman. Lalu, saya latihan menyelesaikan permasalahan obat sekaligus latihan konseling selama sebulan penuh,” ucapnya. Persiapan tersebut ia lakukan sembari menjalankan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa semester lima dengan kesibukan yang cukup padat. 

Meskipun kompetisi Pharmadays X JEE menjadi kompetisi tersulit yang pernah ia ikuti, kerja kerasnya berhasil dibuktikan dengan kelancaran pengerjaan tantangan dari tahap penyisihan hingga final. Dalam tahap penyisihan, Naufel berhasil menyelesaikan 70 soal dalam 10 menit dari 60 menit waktu pengerjaan yang diberikan. 

“Di tahap final, saya langsung disuguhkan delapan masalah obat tanpa membawa resep obat, sehingga harus mengingat dan menyelesaikan masalah-masalah tersebut ke dokter. Untungnya, saya sudah menghafal guideline yang ratusan halaman itu, sehingga saya bisa menyelesaikannya dengan hampir sempurna,” terangnya. 

Kemenangan ini merupakan wujud dari ambisi sekaligus janji yang Naufel miliki terhadap Ubaya. 

“Saya sudah berjanji menempatkan Ubaya di podium tertinggi dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh universitas-universitas terbaik di negeri ini. Saya sudah berhasil meraih juara 1 di UI tahun 2024, juara 1 di UGM tahun 2026, dan menargetkan ITB pada kemenangan selanjutnya” tegasnya. 

Terakhir, Naufel berpesan bagi mahasiswa Ubaya lainnya agar tidak menyerah ketika berhadapan dengan kegagalan. 

“Kekalahan merupakan hal yang biasa. Ketika teman-teman menemui kekalahan, anggap saja sebagai proses mengalami kenaikan. Yang penting, bisa bangkit dan belajar dari kesalahan,” tutupnya. (tsy)

The post Mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya Raih Juara Pertama dalam 2 Kompetisi Farmasi Klinis appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya https://www.ubaya.ac.id/2026/09/09/peringati-hari-pelanggan-nasional-ubaya-terima-kunjungan-bpjs-ketenagakerjaan-juanda-dan-kepala-disperinaker-surabaya/ Wed, 09 Sep 2026 10:36:00 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98661 Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun 2026, Universitas Surabaya (Ubaya) menerima kehadiran Teldi Rusnal selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Agus Hebi Djuniantoro, S.T., M.T. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Para delegasi diterima oleh Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan selaku Wakil Rektor II Ubaya di Ruang Rapat Pimpinan, Kampus […]

The post Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun 2026, Universitas Surabaya (Ubaya) menerima kehadiran Teldi Rusnal selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Agus Hebi Djuniantoro, S.T., M.T. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Para delegasi diterima oleh Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan selaku Wakil Rektor II Ubaya di Ruang Rapat Pimpinan, Kampus Ubaya Ngagel pada Kamis (03/09/2026). Pertemuan ini menjadi wadah diskusi terkait Corporate Social Responsibility (CSR) Ubaya terhadap para pekerja dalam kategori rentan. 

Dalam sambutannya, Teldi memberikan penghargaan bagi Ubaya sebagai salah satu stakeholder dengan cakupan tenaga kerja yang besar di bawah layanan BPJS Ketenagakerjaan Juanda. 

“Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, kami memberikan apresiasi atas partisipasi Ubaya dalam kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain itu, kami sangat salut terhadap upaya Ubaya dalam memberikan CSR berupa perlindungan pekerja rentan,” tuturnya. 

Selaku Kepala Disnaker Surabaya, Hebi menimpali bahwa peringatan Harpelnas tahun 2026 selayaknya menjadi ajang evaluasi bagi BPJS Ketenagakerjaan melalui penyerapan masukan serta peningkatan kemitraan perlindungan pekerja di Surabaya. 

“Di Ubaya sendiri, kita masih dapat melakukan penjajakan lebih lanjut guna memperluas cakupan perlindungan yang dapat dinaungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, kita dapat melindungi lebih banyak hak-hak pekerja dan menjamin keamanan serta kesejahteraan kehidupannya,” pungkas Hebi. 

Merespons hal tersebut, Noviaty menegaskan komitmen Ubaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan internal serta pengembangan kualitas sumber daya manusia secara berkesinambungan.
“Ubaya sudah bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016. Hal tersebut karena kami memandang para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang ada di Ubaya sebagai aset utama yang akan terus kami lindungi,” tegas Noviaty.

Selain pembahasan terkait CSR bagi pekerja dalam kategori rentan, turut dilakukan diskusi terkait perluasan kerja sama akademis yang dapat dijalin antara Ubaya, Disperinaker Kota Surabaya, serta BPJS Ketenagakerjaan Juanda di masa mendatang. (tsy)

The post Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya https://www.ubaya.ac.id/2026/09/08/3-mahasiswa-maastricht-university-belanda-dorong-kesehatan-kardiovaskular-melalui-program-elektif-fk-ubaya/ Tue, 08 Sep 2026 08:58:02 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98658 Sebanyak tiga mahasiswa Faculty of Health, Medicine and Life Sciences Maastricht University Belanda menyelesaikan program Elective Course dari Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya). Program yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 4 September 2026 ini diikuti oleh Kees Aron Maria Tuerlings, Sam de Wit, dan Tim Zoon. Ketiga mahasiswa tersebut membuat program manajemen risiko kardiovaskular […]

The post 3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Sebanyak tiga mahasiswa Faculty of Health, Medicine and Life Sciences Maastricht University Belanda menyelesaikan program Elective Course dari Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya). Program yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 4 September 2026 ini diikuti oleh Kees Aron Maria Tuerlings, Sam de Wit, dan Tim Zoon. Ketiga mahasiswa tersebut membuat program manajemen risiko kardiovaskular dengan beberapa subtema, yaitu kebiasaan merokok, olahraga fisik, dan pola serta perilaku makan. 

Salah satu peserta, yaitu Sam, menuturkan program mereka di Indonesia dimulai dengan pengumpulan data melalui survei dan memutuskan intervensi apa yang dapat dilakukan. 

“Akhirnya, kami membuat poster edukatif agar masyarakat lebih sadar akan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengungkap alasan ilmiah di balik bahaya rokok, pola makan buruk, dan kurang olahraga. Dengan populasi Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa, kami sadar bahwa jangkauan kami memang terbatas. Namun, memulai langkah kecil adalah hal terpenting,” terang Sam. 

Program elektif yang Sam dan rekan ikuti di Ubaya bertujuan untuk memenuhi mata kuliah terkait kesehatan, pencegahan, dan keselamatan yang dapat ditempuh di luar negeri. Setelah melewati berbagai pertimbangan, mereka memutuskan Indonesia sebagai negara tujuan. 

“Karena program kami berfokus di fasilitas layanan primer, kami menghabiskan empat minggu pertama di salah satu Puskesmas di Gresik bersama beberapa mahasiswa dari FK Ubaya. Di sana, kami berhubungan langsung dengan masyarakat, berkesempatan untuk melakukan beberapa pengecekan kesehatan, dan memahami kondisi kesehatan masyarakat secara nyata,” tuturnya. 

Dari kegiatan tersebut, para peserta mengapresiasi program pemeriksaan kesehatan gratis berbasis komunitas, seperti posyandu dan puskesmas yang menarik untuk diimplementasikan di Belanda. Menurut Sam, program tersebut mampu menciptakan akses fasilitas kesehatan yang merata bagi masyarakat. 

“Terakhir, kami akan terus mengingat keceriaan para anak-anak, keramahan para lansia, antusiasme para orangtua, dan pendampingan dari Ubaya yang begitu maksimal sebagai kenangan yang tidak akan terlupakan dari program ini,” tutupnya. (tsy)

The post 3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H https://www.ubaya.ac.id/2026/09/07/ubaya-rayakan-maulid-nabi-muhammad-s-a-w-1448-h/ Mon, 07 Sep 2026 08:36:38 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98655 Universitas Surabaya (Ubaya) merayakan momen Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H dengan berbagai kegiatan meriah pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan yang dihelat di Masjid Kampus Ubaya Ngagel ini diikuti oleh civitas academica Ubaya dan masyarakat umum. Tahun ini, Takmir Masjid Ubaya Ngagel sebagai penyelenggara utama turut menggandeng Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Karya Gellis guna menyukseskan kegiatan.  […]

The post Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) merayakan momen Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H dengan berbagai kegiatan meriah pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan yang dihelat di Masjid Kampus Ubaya Ngagel ini diikuti oleh civitas academica Ubaya dan masyarakat umum. Tahun ini, Takmir Masjid Ubaya Ngagel sebagai penyelenggara utama turut menggandeng Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Karya Gellis guna menyukseskan kegiatan. 

Kegiatan dilaksanakan setelah salat Jumat dengan makan bersama guna mempererat tali silaturahmi antar jamaah. Selanjutnya, digelar ceramah dengan tema “Jadikan Peringatan Maulid Nabi sebagai Momen Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT” yang juga diisi dengan penampilan Keluwih Rebana Ubaya. Kegiatan ditutup dengan pembagian 180 paket hadiah yang terdiri dari bahan pangan, kebutuhan rumah tangga, serta 10 voucher tabungan senilai seratus ribu rupiah yang dipersembahkan oleh BSI. 

Ketua Takmir Masjid Ubaya Ngagel, Suwandi, S.E. mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati berbagai pihak, baik panitia, karyawan dan mahasiswa Ubaya, serta para donatur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. 

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para jamaah secara umum dan mempererat ikatan dari civitas academica Ubaya secara khusus. Semoga penyelenggaraannya lebih baik di tahun depan”, tuturnya. (tsy)

The post Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion https://www.ubaya.ac.id/2026/09/04/tren-berpakaian-lawas-kembali-populer-dosen-ubaya-jelaskan-dengan-teori-siklus-fashion/ Fri, 04 Sep 2026 10:26:13 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98650 Beberapa tren fashion dari masa lalu, seperti motif polkadot, mode Y2K, sepatu balet, atasan dengan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis kembali populer beberapa waktu terakhir. Terkait fenomena tersebut, Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya), Hany Mustikasari, M.Ds. memberikan penjelasan mendalam menggunakan teori siklus fashion (fashion […]

The post Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Beberapa tren fashion dari masa lalu, seperti motif polkadot, mode Y2K, sepatu balet, atasan dengan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis kembali populer beberapa waktu terakhir. Terkait fenomena tersebut, Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya), Hany Mustikasari, M.Ds. memberikan penjelasan mendalam menggunakan teori siklus fashion (fashion cycle theory) yang membentuk kurva. 

“Di dalam dunia fashion, kami mengenal teori siklus fashion yang menjelaskan bagaimana setiap tren memiliki fase tersendiri. Tahapannya dimulai dari kemunculan, dikenalkan kepada masyarakat, populer di puncak, mulai surut, hingga tren tersebut dilupakan oleh masyarakat,” jelas Hany. Ia menyebut rentang waktu yang dibutuhkan setiap tren dari awal kemunculan hingga terlupakan cenderung beragam dan tidak semua tren akan mengulang siklusnya menjadi populer kembali. 

Hany memaparkan, pada siklus normal, tren biasanya kembali populer dalam rentang waktu 15 hingga 30 tahun selanjutnya. 

“Kembalinya sebuah tren biasanya dipicu oleh rasa rindu atau nostalgia dari orang-orang yang sempat merasakan titik populernya sebuah tren fashion tertentu di masa lalu. Di waktu yang bersamaan, generasi yang lebih muda memiliki rasa penasaran karena tidak sempat mengalami tren tersebut,” ungkapnya. Hany melanjutkan, ketika industri mampu membaca situasi tersebut, mereka mulai memproduksi produk fashion yang sesuai dengan tren terkait.

Lebih lanjut, Ia menuturkan kembali populernya sebuah tren dapat menjadi peluang yang baik untuk menggaungkan nilai keberlanjutan yang sedang menjadi sorotan global. 

“Terdapat istilah yang disebut refashioned yang terjadi ketika sebuah produk fashion dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat diterima oleh masyarakat. Salah satu praktiknya adalah penggunaan kembali produk fashion dari masa lalu dengan beberapa penyesuaian atau penambahan aksesoris. Dengan demikian, kita dapat memperpanjang masa pakainya sekaligus mengurangi limbah fashion,” terangnya. 

Agar sebuah tren dapat dihidupkan kembali, terdapat beberapa kondisi yang harus dipenuhi. Pertama, tren harus memenuhi standar estetika di masa sekarang. Kedua, dapat dilakukan penyesuaian terhadap model, warna, dan bahan agar tetap sejalan dengan preferensi masyarakat. Ketiga, bahan dan cara pembuatannya dapat disubstitusi dengan teknologi yang berlaku di masa kini.

“Terakhir, karena beberapa tren masa lalu aslinya memiliki prosedur penggunaan dan perawatan yang cukup kompleks, harus dilakukan modifikasi agar dapat memenuhi gaya hidup manusia yang cenderung lebih praktis,” ujar Hany. 

Dari berbagai hal yang telah dijelaskan, Hany menekankan pentingnya pendidikan fashion bagi keberlangsungan sekaligus keberlanjutan dunia. Terdapat berbagai keterampilan yang harus dikuasai oleh para pelaku fashion, seperti kemampuan membaca tren di masa depan, menciptakan alternatif bahan dan metode yang ramah lingkungan, atau melihat kebutuhan dan selera pasar. 

“Berbagai illmu dan kemampuan tersebut dihadirkan oleh Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Ubaya bagi para mahasiswa. Tidak hanya terampil dalam mendesain, lulusan kami juga harus memiliki seperangkat keahlian lainnya sekaligus kepedulian yang tinggi terhadap keberlanjutan dunia melalui karya fashion,” tandas Hany. (tsy)

Sumber gambar: Pinterest

The post Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan https://www.ubaya.ac.id/2026/09/03/mahasiswa-ubaya-ikuti-pertukaran-pelajar-di-ming-chi-university-of-technology-taiwan/ Thu, 03 Sep 2026 08:52:55 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98640 Steven Marthelino Oentaryo, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menyelesaikan program 2026 MCUT Language & Culture Summer Camp. Program tersebut diselenggarakan oleh Ming Chi University of Technology (MCUT) pada tanggal 10 hingga 21 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai negara, seperti Perancis, Polandia, Myanmar, Jerman, […]

The post Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Steven Marthelino Oentaryo, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menyelesaikan program 2026 MCUT Language & Culture Summer Camp. Program tersebut diselenggarakan oleh Ming Chi University of Technology (MCUT) pada tanggal 10 hingga 21 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai negara, seperti Perancis, Polandia, Myanmar, Jerman, Korea, Malaysia, Indonesia, dan sebagainya untuk mendapatkan relasi internasional sekaligus pengenalan bahasa dan budaya yang ada di Taiwan.

“Sebagai mahasiswa akhir, study abroad sudah menjadi salah satu wishlist saya sejak semester awal perkuliahan di Ubaya. Oleh sebab itu, saya tidak ingin melewatkan peluang ketika DKK (Direktorat Kerjasama Kelembagaan) Ubaya membagikan informasi terkait program ini,” papar alumni SMA St. Stanislaus itu. Partisipasi Steven dalam program ini juga mendapat dukungan penuh dari Ubaya yang berperan dalam proses persiapan dokumen persyaratan, visa, hingga surat tugas mengikuti kegiatan. 

Selama mengikuti program, perbedaan budaya, karakter, dan kebiasaan dari peserta yang berasal dari berbagai negara menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru bagi Steven. Meskipun demikian, Steven mengakui bahwa nilai multikultur yang ditanamkan di Ubaya menjadi bekal yang berharga baginya. 

“Nilai multikultur sudah saya terapkan untuk menghargai semua perbedaan dan eksplorasi kultur-kultur yang belum saya ketahui untuk menambah wawasan. Di Taiwan, saya belajar untuk keep up dengan budaya baru dan menyesuaikan diri untuk mengikuti budaya yang ada. Saya juga percaya bahwa kita harus mengikuti peraturan di mana kita berpijak,” ungkapnya. Selain itu, hidup di negara lain mengajarkan Steven bahwa orang lain akan senantiasa memberi bantuan selama terdapat keinginan untuk mencoba dan berusaha.

Tidak hanya mempelajari budaya lain, Steven juga berkesempatan untuk menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dengan memperkenalkan batik secara langsung. Ia sangat bangga karena upaya tersebut mendapat respons yang sangat baik dari para siswa SMA di Taiwan.

“Kedepannya, saya berharap dapat membantu mahasiswa-mahasiswa asing yang melakukan pertukaran pelajar ke Ubaya sebagai student buddy serta memberikan bantuan agar mereka juga dapat survive di sini (Ubaya),” pungkasnya. (tsy)

The post Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>