CEO Corporate Innovation Asia Isi Talkshow dan Kuliah Tamu di Ubaya humasubaya October 5, 2026

CEO Corporate Innovation Asia Isi Talkshow dan Kuliah Tamu di Ubaya

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menghadirkan Dr. Indrawan Nugroho, CEO Corporate Innovation Asia (CIAS) dalam kegiatan Inspirational Talk dan kuliah tamu pada Jumat (02/10/2026). Inspirational Talk digelar bersamaan dengan Hari Inovasi SBIM yang mengusung tema  “Decoding Corporate Innovation: Membangun Kapabilitas Inovasi untuk Pertumbuhan Kompetitif Berkelanjutan”. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tamu Pascasarjana FBE sekaligus kuliah perdana Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (PSDIM) dengan tema “Business Innovation Strategy: Patterns of Innovation, Technology Evolution, and Industry Change” pada malam harinya. Seluruh kegiatan dilaksanakan di Auditorium Pascasarjana FBE, Kampus Ubaya Tenggilis.

Pada kuliah tamu, pemaparan materi dipandu oleh Prof. Dr. Liliana Inggrit Wijaya selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Ubaya. Membuka paparannya, Indrawan mengajak para mahasiswa untuk mengevaluasi praktik yang telah diimplementasikan melalui tiga jurnal internasional. Salah satu jurnal yang dibahas adalah “Architectural Innovation: The Reconfiguration of Existing Product Technologies and the Failure of Established Firms” yang membahas peran teknologi dan inovasi dalam keberlangsungan perusahaan. 

“Sebelum memilih strategi, tentukan dulu industri sedang berada di fase mana dalam siklus teknologi karena inovasi yang sama dapat bersifat membangun di satu perusahaan dan menghancurkan di perusahaan yang lain,” jelasnya. Pembahasan berlangsung ke dua jurnal lainnya dan ditutup dengan tanya jawab bersama mahasiswa. 

Sementara itu, Wakil Dekan FBE Ubaya, Fidelis Arastyo Andono, Ak., Ph.D. dalam sambutannya di kuliah tamu menekankan urgensi inovasi terhadap perkembangan bisnis di dunia modern. “Oleh sebab itu, pertemuan hari ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mendapatkan insight langsung dari ahlinya, sehingga para mahasiswa dapat menghasilkan karya-karya akademis yang dapat dimanfaatkan dalam praktik bisnis,” tuturnya. (tsy)