30 Dokter Baru Ubaya Siap Berkontribusi Bagi Negeri humasubaya February 11, 2026

30 Dokter Baru Ubaya Siap Berkontribusi Bagi Negeri

Sebanyak 30 mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dokter periode ke-XI. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (04/02/2026) di Auditorium Perpustakaan Lantai 5 Kampus Ubaya Tenggilis.

Mahasiswa peraih IPK tertinggi sekaligus penghargaan cumlaude, dr. Avista Diapermata menyampaikan pidato mewakili para dokter baru. Ia mengucap terima kasih kepada berbagai pihak yang berkontribusi selama perjalanan studi yang mereka tempuh.
“Kami berdiri di sini bukan karena kami paling hebat, melainkan karena kami tidak pernah benar-benar berjalan sendiri. Semoga apapun yang kita pilih dalam perjalanan ke depan, Tuhan menuntun kita agar senantiasa memilih jalan yang terang dan setia berpihak kepada kebaikan. Semoga setiap pilihan tidak hanya membawa kesuksesan, tapi lebih-lebih kedamaian untuk diri dan banyak orang,” ucapnya.

Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni, Sp.PD., Sp.JP(K). selaku Dekan FK Ubaya menekankan pentingnya kualitas, integritas, dan karakter yang harus dipegang teguh oleh para dokter baru dalam pengabdian yang akan mereka lakukan di masyarakat.
“Pelantikan ini merupakan awal dari tugas mulia yang sesungguhnya. Kalian telah melalui masa pendidikan dan pelatihan yang panjang dan penuh tantangan. Pegang teguh nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam setiap langkah,” tegas Prof. Romdoni. Ia juga mengapresiasi para dokter baru yang seluruhnya lulus Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) dalam percobaan pertama sekaligus jumlah dokter terbanyak yang dilantik sepanjang sejarah FK Ubaya.

Sementara itu, Rektor Universitas Surabaya, Dr. Benny Lianto menyampaikan pengambilan sumpah bukanlah seremoni akademis semata, melainkan sebuah transformasi besar dari status mahasiswa menjadi dokter yang profesional.
“Kita sangat berharap dokter lulusan baru bisa memberi warna baru bagi dunia medis di Indonesia. Sumpah terucap bukan sekadar kata, namun janji luhur menjaga nyawa sesama. Ubaya bangga melepas putera/puteri yang disumpah hari ini menjadi dokter penjaga bangsa dan negara,” pungkasnya.

Ketua Umum Yayasan Universitas Surabaya, Anton Prijatno, S.H. turut mendorong para dokter baru agar memberikan pelayanan yang terbaik dalam pengabdian di masyarakat Indonesia. Menurutnya, etika dan ketulusan hati merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap dokter.
“Jadilah dokter yang ramah dan sepenuh hati dalam menangangi pasien. Anda sekalian pasti bisa menjadi dokter-dokter yang hebat. Selamat bekerja dan sukses buat anda,” tutup Anton.

Prosesi pemanggilan dokter baru dipimpin oleh Wakil Dekan I FK Ubaya, dr. Risma Ikawaty, Ph.D.. Kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan dan pelafalan sumpah dokter yang dipimpin oleh Dekan FK Ubaya, Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni, Sp.PD., Sp.JP(K).. Setelah resmi menyandang gelar dokter (dr.), parada dokter baru melakukan penandatanganan sumpah dokter yang disaksikan oleh Wakil Dekan I FK Ubaya, penyerahan lafal sumpah oleh Dekan FK Ubaya, penyematan medali oleh Rektor Ubaya, serta penyerahan plakat oleh Wakil Dekan II FK Ubaya. Selanjutnya, dilakukan pemakaian jas dokter, pin bunga, dan tanda nama baru oleh orang tua para dokter baru.

Pengambilan sumpah dan pelantikan dokter periode ke-XI menandai bertambahnya jumlah dokter yang berhasil menyelesaikan studi di Ubaya. Dengan bertambahnya 30 dokter baru, maka jumlah dokter yang dihasilkan Ubaya genap berjumlah 140 dokter. (tsy)