Reportase Warta Ubaya
Dalam rangka mendorong kedekatan antara peserta dan orang tua, Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar Lomba Kreasi Bekal Anak pada Jumat, 6 Februari 2026 di Selasar FBE, Kampus Ubaya Tenggilis. Kegiatan ini diikuti oleh 21 tim memasak yang terdiri dari staf dan mahasiswa di berbagai unit.
Lomba yang berdurasi 45 menit ini dinilai oleh tiga juri dewasa serta melibatkan juri anak-anak yang bekerja sama dengan Pusat Pemberdayaan Masyarakat Kota (Pusdakota) Ubaya. Kehadiran juri anak bertujuan untuk memberikan perspektif langsung dari sudut pandang anak terhadap kreativitas dan cita rasa bekal yang disajikan.
Johanna Natalia, Ph.D., Psikolog, selaku Ketua Dies Natalis ke-58, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat kebersamaan antarwarga kampus. “Tujuan acara ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi tentang kebersamaan yang telah kita rasakan mulai dari awal perlombaan ini,” ujar Johanna.
Sementara itu, Fonny Sidik, S.E., selaku Koordinator Lomba Masak, menjelaskan bahwa tema bekal anak diangkat karena banyak peserta yang merupakan orang tua dengan kesibukan kerja. “Panitia ingin memberikan sebuah wadah dimana para peserta dapat menciptakan kedekatan dengan anak-anak melalui bekal yang mereka buat,” ungkap Fonny.
Adapun para pemenang dalam Lomba Kreasi Bekal Anak ini adalah Juara 1 Tim BTS dari Direktorat Penjaminan Mutu dan Audit, Juara 2 Tim MBG – Makan Bekal Guiss dari Direktorat Kerjasama Kelembagaan, Juara 3 Tim Dapur UM 2.0 dari Direktorat Administrasi Akademik, serta Kids Choice Award diraih oleh Tim The Youngster dari Politeknik (dt30).