Departemen Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) serta Teknik Mesin dan Manufaktur Universitas Surabaya (Ubaya) kembali berkolaborasi mengadakan Pelatihan Siswa pada 15 Januari 2022 lalu. Pelatihan kali ini bertujuan untuk memperkenalkan Calculus Plot 3D (CALCPLOT3D), sebuah aplikasi atau software kalkulus. Maka dari itu, Dr. Hazrul Iswadi, S.Si., M.Si., selaku Dosen Matematika Ubaya sekaligus merekap sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya diundang untuk menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut. Puluhan peserta dari berbagai instansi ikut berpartisipasi meramaikan acara kali ini.
Hazrul membuka diskusi dengan menjelaskan kalkulus. Menurutnya, kalkulus merupakan cabang dari matematika yang berkaitan dengan menghitung fungsi. Dari berbagai macam teknik kalkulus, alternatif termudah menurut Hazrul adalah dengan memvisualkan atau menggambarkan permasalahan matematika yang diberikan. Akan tetapi, cara ini tentunya tidak mudah apabila permasalahannya telah mencapai tingkat tiga dimensi. “Oleh karena itu, software sangat diperlukan untuk mengatasi hal ini, salah satunya CALCPLOT3D,” tukas Hazrul. Ia juga menjelaskan kelebihan CALCPLOT3D dari software lainnya. “Keunggulan utama yang sesuai dengan pelajar adalah tampilannya yang sangat interaktif dan simpel,” ujarnya. Tak hanya itu, software ini juga sangat mudah untuk digunakandisertai dengan fitur yang cukup lengkap. “Artinya fasilitas di web dan internet sudah sangat membantu pelajar untuk mempelajari kalkulus,” simpulnya.
Berbicara lebih lanjut tentang fasilitas, Hazrul juga menjelaskan fitur-fitur yang dimiliki CALCPLOT3D. “Software ini sederhananya terbagi menjadi empat bagian, yaitu: menu, toolbar, input object, dan setting,” tuturnya. Salah satu fitur andalan Hazrul adalah scripts. Menurutnya dengan fitur ini, pengguna dapat menggabungkan segala fungsi yang ada menjadi satu cerita. Selain itu, juga ada fitur example yang telah menjadi salah satu ciri khas software matematika. “Dengan fitur ini kita dapat melihat contoh penyelesaian atau fungsi dari permasalahan yang diberikan” tambahnya.
Penjelasan terinci dari Hazrul menarik banyak pertanyaan dari peserta, salah satunya Tiffany Hermawan. “Bagaimana penerapan langsung dari penggunaan kalkulus 3D ini dan mengapa penting untuk dipelajari?” tanya Tiffany. Menjawab pertanyaan ini, Hazrul memaparkan berbagai aplikasi kalkulus di kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapan yang disoroti oleh Hazrul adalah antena parabola. “Mereka memiliki sifat tersendiri yakni memantulkan setiap garis lurus yang datang akan dipantulkan ke satu titik,” jelasnya. Singkatnya, signal dari satelit luar angkasa akan dipantulkan dan diperkuat dengan antena parabola. Selain itu, juga terdapat pada reaktor menara pendingin pabrik yang berbentuk hiperboloid. Hal ini supaya radiasi panas menjadi lebih lemah. “Oleh karena itu, ilmu ini sebenarnya sangat mendasari berbagai kemajuan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Hazrul. (RE1, ET)