Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) menggandeng narasumber dari Akita University of Art, Jepang dan beberapa universitas di Indonesia dalam kegiatan International Class yang dilaksanakan pada Rabu (08/04/2026). Diselenggarakan di Auditorium Pascasarjana FBE Ubaya, kegiatan ini mengangkat tema “Understanding ‘Good Design’: A Cross-Cultural Perspective”.
Kegiatan ini menyajikan 5 materi yang disajikan oleh 5 narasumber, yaitu Prof. Kenta Kishi dari Akita University of Art, Winta T. Satwikasanti, Ph.D. dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Ghia Tri Jayanti, S.Ds., M.Ds. dari Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Sigit Firdaus Prayogi, S.T., M.Ds. dari Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS), dan Florentina Tiffany, S.Ds., M.Des. dari Ubaya.
Wakil Dekan FIK Ubaya, Dr. Wyna Herdiana menyampaikan apresiasi bagi para narasumber yang hadir dalam membagikan pengetahuan, pandangan, dan pengalaman dalam dunia desain bagi para mahasiswa dan dosen yang hadir.
“Kontribusi anda sekalian benar-benar sangat berharga dalam memperkaya proses perspektif kami (FIK Ubaya) terhadap dunia desain. Semoga para mahasiswa bisa mengumpulkan ilmu dan menikmati kegiatan hari ini,” tutur Wyna.
Salah satu narasumber, Prof. Kenta yang membawakan materi berjudul “Rethinking ‘Good Design’: Beyond the Market, For Whom” memulai pemaparannya dengan pertanyaan “Apa yang dimaksud dengan good design?”. Menurut Prof. Kenta, desain yang baik kerap diasosiasikan dengan karakteristik fungsional, estetika, dan penerimaan pasar. Namun, ia menegaskan bahwa desain yang baik tidak selalu berdampingan dengan hal-hal yang nyaman, melainkan dapat menjadi sarana untuk mendeteksi disfungsi sistem yang terjadi di masyarakat.
“Dengan demikian, good design tidak dapat dimaknai hanya dengan satu definisi. Sehingga, bukan pertanyaan “apa itu desain yang baik?” yang harus diajukan, melainkan “Ini (desain) baik untuk siapa?””, jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen FIK Ubaya dalam menghadirkan wawasan global bagi mahasiswa desain, khususnya dalam memaknai desain yang baik dari berbagai sudut pandang, meliputi budaya, inklusivitas, keberlanjutan, hingga transformasi sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, FIK Ubaya berkolaborasi dengan Forum Program Studi Desain Produk dan Operations for Habitat Studies (OHS). (tsy)