Program Doktor Psikologi Universitas Surabaya (Dopsya) berkolaborasi dengan Shelter Rumah Hati menggelar “Pelatihan Analisis Grafis: Profil Pelaku Kekerasan” pada Sabtu (14/03/2026) di Ruang Serbaguna Fakultas Hukum, Kampus Ubaya Tenggilis. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Guru Besar Psikologi Forensik Ubaya, Prof. Dr. Yusti Probowati Rahayu, Psikolog dan Kaprodi Doktor Psikologi Ubaya, Dr. Artiawati, Psikolog.
Artiawati menuturkan pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi Dopsya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pengabdian kepada masyarakat dengan membangun iklim akademik yang sehat sekaligus berbagi kepada sesama di luar proses pembelajaran.
“Sesuai dengan motto Dopsya, yaitu caring and enrichment. Pelatihan ini menjadi bukti caring atau kepedulian yang kami lakukan dengan penuh ketulusan dan perhatian serta enrichment sebagai kontribusi dalam mencerdaskan bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Yusti menyebut pelaksanaan kegiatan ini secara khusus bertujuan memberikan gambaran nyata terkait kasus-kasus kekerasan dan metode pengungkapan profil pelaku dengan analisis grafis.
“Kami ingin memberikan pemahaman bahwa kekerasan dapat terjadi dalam ranah apa saja. Untuk itu, kami menyajikan kasus-kasus nyata yang dianonimkan untuk menjaga kerahasiaan data pihak yang terlibat. Harapannya, ketika nanti para peserta menghadapi kasus-kasus kekerasan, mereka dapat memahaminya dengan tepat,” ungkap Dewan Pakar Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) itu.
Sejumlah 30 peserta yang terdiri dari psikolog dan mahasiswa program profesi psikolog menerima paparan teori yang diikuti dengan contoh kasus. Kemudian, mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menganalisis kasus untuk dibahas bersama dan dipresentasikan. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, peserta pelatihan berhak menerima Satuan Kredit Profesi (SKP) yang dikeluarkan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
Seluruh hasil yang didapatkan dari pelatihan ini akan didonasikan untuk mendukung operasional Shelter Rumah Hati yang diprakarsai salah satunya oleh Prof. Yusti. Shelter ini merupakan lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan anak eks lapas ataupun Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang berlokasi di Kabupaten Jombang. (tsy)