Reportase Warta Ubaya
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya) angkatan 2022, Dovinia Kelly V. Ia meraih juara 1 dalam ajang Java Bowling League Champion yang diselenggarakan di Bengawan Sport Center, Solo, pada 29 November 2025 hingga 6 Maret 2026.
Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi. Dalam pertandingan ini, setiap peserta berusaha mengumpulkan victory point. Poin tertinggi akan melaju ke babak playoff untuk menentukan posisi juara. Kelly berhasil menjadi juara 1 dengan total skor 1064, mengungguli juara kedua dari Jawa Tengah dan juara ketiga dari Yogyakarta.
Dalam perjalanan menuju kemenangan, Kelly sempat mengalami kondisi yang cukup kritis. “Di awal pertandingan, saya sempat merasa pesimis karena skor saya tidak terlalu baik. Namun, seiring berjalannya waktu, saya mulai bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lintasan yang berbeda dari biasanya. Perlahan, performa saya meningkat dan akhirnya saya berhasil lolos ke babak playoff,” jelasnya. Di babak playoff, Kelly berhasil mempertahankan performanya hingga akhirnya meraih posisi Juara 1.
Bagi Kelly, pengalaman sebelumnya sebagai atlet Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) SEA Games 2020-2021 sangat membantunya untuk tetap tenang dan fokus. “Pengalaman Pelatnas saya memang cukup membantu, terutama dalam mengelola tekanan dan fokus saat bertanding,” tambahnya.
Motivasi utama Kelly dalam mengikuti kompetisi ini berasal dari keluarga, terutama ibunya yang merupakan mantan atlet voli nasional. “Mama saya dulu adalah seorang atlet voli nasional dan saya selalu ingin mengikuti jejaknya. Meskipun beliau sudah berpulang, saya berusaha untuk mewujudkan keinginan beliau dengan terus berprestasi di bidang olahraga,” ujar Kelly.
Kelly menuturkan keterbatasan fasilitas latihan menjadi tantangan tersendiri dalam persiapannya. Ia harus pergi ke Jakarta agar dapat berlatih di lintasan bertaraf internasional.
“Meskipun di Solo sendiri ada lintasan, namun fasilitasnya cukup sederhana, dan saya harus menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Saya juga harus beradaptasi dengan lintasan yang berbeda, karena suhu ruangan dan oil pattern pada lintasan bisa memengaruhi permainan,” jelasnya. Tidak hanya itu, perjalanan Surabaya-Solo turut menguras energinya selama mengikuti pertandingan.
Di tengah kompetisi yang berlangsung, Kelly tetap berusaha untuk memenuhi kewajibannya sebagai mahasiswa dengan mengatur waktu untuk belajar di sela latihan dan meminta catatan dari teman-teman yang hadir di kelas. Ke depannya, Kelly berharap bisa terus berprestasi di tingkat internasional dan meraih medali di SEA Games 2027 di Malaysia.
“Saya juga berharap bisa segera menyelesaikan skripsi saya dan menyelesaikan studi dengan baik,” tambahnya. Ia juga sangat bersyukur atas dukungan penuh dari Ubaya yang memberikan beasiswa penuh, sehingga ia bisa fokus pada perkuliahan sambil terus menekuni olahraga bowling.
Kelly menitipkan pesan bagi mahasiswa Ubaya lainnya. “Jangan takut untuk mencoba dan jangan cepat menyerah. Kalau sudah punya passion di bidang olahraga, jalani dengan serius dan konsisten. Meskipun fasilitas terbatas, kita bisa terus belajar dan berkembang, siapa tahu itu bisa membawa kita ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Dengan pencapaiannya ini, Kelly menunjukkan bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga, kita bisa meraih impian meski menghadapi berbagai tantangan. (av)