Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (FF Ubaya) menerima kedatangan delegasi Faculty of Pharmaceutical Sciences, Chulalongkorn University, Thailand. Delegasi diterima oleh Dekan Fakultas Farmasi di Kampus Ubaya Tenggilis pada Selasa (24/02/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah diskusi intensif dalam meraih Accreditation Council for Pharmacy Education (ACPE) yang berhasil didapatkan oleh FF Ubaya.
Dekan FF Ubaya, Prof. Dr. apt. Antonius Adji Prayitno Setiadi menyebut peraihan ACPE merupakan bukti kualitas sekaligus kredibilitas FF Ubaya dalam dunia kefarmasian.
“Farmasi Ubaya sudah terakreditasi ACPE sejak tahun 2019 dan masih menjadi satu-satunya Fakultas Farmasi yang berhasil meraih akreditasi ini di Asia Tenggara. Durasi akreditasi ini terdiri dari dua, empat, dan enam tahun. Pada tahun 2025, FF Ubaya lulus akreditasi dengan periode terlama, yaitu enam tahun hingga tahun 2031,” jelas Prof. Adji.
Dalam diskusi yang digelar, dilakukan pembahasan mendalam terkait strategi pengembangan kurikulum berbasis outcome, implementasi continuous quality improvement (CQI), tata kelola akademik, hingga persiapan site visit akreditasi internasional. Tidak hanya diskusi terkait ACPE, FF Ubaya dan Faculty of Pharmaceutical Sciences Chulalongkorn University turut melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA). Beberapa muatan yang disetujui meliputi kesediaan FF Ubaya dalam berbagi informasi terkait ACPE dan penjajakan kerja sama dalam berbagai bentuk.
“Penandatanganan MoA ini menjadikan FF Ubaya dan Fakultas Farmasi Chulalongkorn University menjadi lebih dekat, sehingga bisa saling belajar satu sama lain. Selain itu, FF Ubaya dapat mengirimkan dosen ke Chulalongkorn University untuk pertukaran, begitupun sebaliknya. Bisa juga melakukan riset terpadu, pertukaran pelajar mahasiswa, magang, dan berbagai program lainnya,” papar Prof. Adji.
Sebagai informasi, Accreditation Council for Pharmacy Education (ACPE) adalah lembaga independen di Amerika Serikat yang bertugas mengakreditasi program pendidikan farmasi, termasuk program profesi apoteker dan pendidikan berkelanjutan. Akreditasi dari ACPE menjadi acuan internasional dalam menjaga kualitas dan pengembangan pendidikan farmasi. (tsy)