Berita Terbaru Archives - Universitas Surabaya (UBAYA) https://www.ubaya.ac.id/category/berita-terbaru/ Fri, 12 Jun 2026 10:38:38 +0000 en-US hourly 1 Mahasiswa Hukum UBAYA Raih Juara 1 Kompetisi Surat Gugatan CLC Law Fair UNEJ 2026 https://www.ubaya.ac.id/2026/06/12/mahasiswa-hukum-ubaya-raih-juara-1-kompetisi-surat-gugatan-clc-law-fair-unej-2026/ Fri, 12 Jun 2026 10:38:38 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98247 Reportase Warta Ubaya Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Hans Rayner Liauw, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum angkatan 2023 bersama timnya berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Surat Gugatan CLC Law Fair (CLF) UNEJ 2026 yang diselenggarakan oleh Civil Law Community Fakultas Hukum Universitas Jember pada 18–19 Mei 2026. CLC Law […]

The post Mahasiswa Hukum UBAYA Raih Juara 1 Kompetisi Surat Gugatan CLC Law Fair UNEJ 2026 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta Ubaya

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Hans Rayner Liauw, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum angkatan 2023 bersama timnya berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Surat Gugatan CLC Law Fair (CLF) UNEJ 2026 yang diselenggarakan oleh Civil Law Community Fakultas Hukum Universitas Jember pada 18–19 Mei 2026.

CLC Law Fair merupakan agenda tahunan yang mengangkat tema hukum perdata. Tahun ini, kompetisi mengusung tema Artificial Intelligence (AI) dan Hukum Perdata dengan rangkaian kegiatan berupa Lomba Surat Gugatan Nasional serta Seminar Hukum Nasional. Meskipun pelaksanaan final berlangsung pada pertengahan Mei, proses registrasi telah dibuka sejak awal April.

Hans mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih timnya. Baginya, kemenangan ini menjadi pengalaman yang berkesan karena merupakan kompetisi pertama yang diikutinya selama berkuliah.

“Ini pertama kalinya saya ikut lomba selama kuliah dan ternyata bisa langsung juara. Tentunya senang sekali dan menjadi pengalaman yang sangat membanggakan,” ungkap Hans.

Perlombaan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni penyisihan secara daring dan babak final secara luring di Fakultas Hukum Universitas Jember. Pada tahap penyisihan, peserta diminta menyusun surat gugatan berdasarkan kasus yang diberikan. Tim yang lolos kemudian mempresentasikan surat gugatan tersebut di hadapan dewan juri pada babak final. Penentuan juara dilakukan berdasarkan akumulasi nilai, yaitu 50 persen dari kualitas berkas gugatan dan 50 persen dari presentasi.

Dalam mempersiapkan kompetisi, tim terlebih dahulu membedah kasus yang diberikan, mempelajari berbagai peraturan perundang-undangan serta teori hukum yang relevan, kemudian menyusun argumentasi gugatan dengan memastikan seluruh syarat formil dan materiil telah terpenuhi. Menjelang babak final, fokus persiapan beralih pada penyusunan presentasi dan latihan penyampaian materi agar argumentasi dapat disampaikan secara tegas, meyakinkan, namun tetap efektif dalam waktu yang terbatas.

Hans juga mengungkapkan bahwa selama proses persiapan, tim banyak berdiskusi dan berkonsultasi dengan beberapa dosen praktisi yang membantu memperkuat argumentasi hukum yang mereka bangun.

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Selain harus membagi waktu dengan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), tim juga perlu menyatukan sudut pandang dari tiga anggota menjadi satu argumentasi yang utuh. Tantangan terbesar lainnya adalah menyampaikan isi surat gugatan yang mencapai sekitar 25 halaman ke dalam presentasi berdurasi 10 menit, sehingga membutuhkan latihan berulang selama beberapa hari agar penyampaian materi menjadi konsisten.

Meski berhasil meraih juara, Hans mengaku bahwa sejak awal dirinya dan tim tidak memiliki ekspektasi khusus untuk menang. Menurutnya, kunci terpenting adalah percaya terhadap hasil persiapan yang telah dilakukan.

“Yang penting percaya bahwa apa yang sudah kami persiapkan itu benar,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai cara membagi waktu antara persiapan lomba dan kuliah, Hans menjawab dengan santai bahwa dalam sehari terdapat cukup waktu untuk menjalankan keduanya selama mampu mengatur prioritas dengan baik.

Bagi mahasiswa Ubaya yang ingin mengikuti kompetisi akademik, Hans memberikan pesan sederhana, yaitu tidak perlu takut untuk memulai. “Dicoba saja dulu,” pesannya singkat.

Setelah meraih prestasi ini, Hans mengaku target terdekatnya bukanlah kompetisi lain, melainkan menyelesaikan studi tepat waktu. Ia berharap dapat lulus dalam tujuh semester sambil terus mengembangkan kemampuan akademik maupun kompetitif di bidang hukum. (av)

The post Mahasiswa Hukum UBAYA Raih Juara 1 Kompetisi Surat Gugatan CLC Law Fair UNEJ 2026 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dari Esai Tepung Sorgum menjadi Medali Perak Pekan Essay Nasional (PENA) 2 https://www.ubaya.ac.id/2026/06/12/dari-esai-tepung-sorgum-menjadi-medali-perak-pekan-essay-nasional-pena-2/ Fri, 12 Jun 2026 10:34:23 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98243 Reportase Warta Ubaya Ketertarikan pada bidang ketahanan pangan mengantarkan Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) bernama Natalia Cipto Mangun Kusumo meraih medali perak dalam kompetisi Pekan Essay Nasional (PENA) 2. Mahasiswi yang akrab disapa dengan Natalia itu memenuliskan esai terkait menghasilkan tepung sorgum. Alasan Natalia mengangkat topik tersebut karena […]

The post Dari Esai Tepung Sorgum menjadi Medali Perak Pekan Essay Nasional (PENA) 2 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta Ubaya

Ketertarikan pada bidang ketahanan pangan mengantarkan Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) bernama Natalia Cipto Mangun Kusumo meraih medali perak dalam kompetisi Pekan Essay Nasional (PENA) 2. Mahasiswi yang akrab disapa dengan Natalia itu memenuliskan esai terkait menghasilkan tepung sorgum. Alasan Natalia mengangkat topik tersebut karena memiliki dampak luas bagi anak-anak penyandang autisme dan gangguan autoimun penderita Celiac. Kegiatan yang ini dilaksanakan pada 2-3 Mei 2026 di Universitas Dhayana Pura Bali ini diikuti oleh mahasiswa/i dari berbagai universitas di Indonesia.

Mahasiswi angkatan 2023 ini menyebut pengalaman mengikuti perlombaan serupa untuk pertama kali membuat Natalia tidak menyerah mencoba kembali. Ia turut merasa senang dalam berinovasi merancang suatu sistem dan produk baru untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, salah satunya dengan mengimplementasikan produk untuk ketahanan pangan. 

Natalia menyebut esainya berawal dari komoditas sorgum diolah menjadi tepung bebas gluten atau gluten-free memberi manfaat kepada anak-anak autisme yang sangat reaktif terhadap makanan. Selain autisme, olahan tepung tersebut juga berguna bagi penyakit Celiac yaitu gangguan autoimun akibat konsumsi gluten, karena dapat melukai pencernaan. Oleh sebab itu, pemilihan tepung sorgum dinilai lebih efektif karena minim gagal panen. Keuntungan lainnya, tepung sorgum memiliki tingkat kerugian yang sangat rendah serta lebih praktis.

Pada individu yang tidak dapat mengkonsumsi gluten dan belum mengenal tepung sorgum, terdapat keharusan membeli tepung jagung serta singkong untuk menghasilkan kandungan gluten-free yang baik. Tepung jagung cenderung diolah untuk makanan berat dan tepung singkong untuk makanan manis. Dengan demikian, tepung sorgum dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut dengan teknik pengolahan yang lebih mudah. 

Ide inovatif mengatasi persoalan ketahanan pangan ini ditulis oleh Natalia dalam bentuk esai dengan makna tersendiri bagi dirinya. 

“Menurutku esai yang baik adalah esai yang dibuat dari hati, terstruktur, dan memiliki tujuan yang jelas sehingga menghasilkan gagasan dan inovasi yang memiliki keterbaruan untuk menjawab tantangan di global maupun negara,” ungkap Natalia.

Tantangan terbesar yang dihadapi Natalia selama proses perlombaan adalah rasa insecure dari dirinya sendiri sebagai representatif tunggal dari Ubaya diantara kampus-kampus lainnya yang kebanyakan datang sebagai tim. Namun, dukungan dari dosen pembimbing, Dr. Prita Ayu Kusumawardhany, membuat Natalia kembali percaya diri untuk mempresentasikan hasil esainya. “Ada dukungan emosional yang membuatku percaya bahwa apapun hasilnya, orang tua, dosen pembimbing, dan Universitas Surabaya tetap bangga,” ungkap Natalia. 

Selama mengikuti perlombaan ini, Natalia melewati proses panjang yang dimulai dari mempersiapkan ide, berkoordinasi dengan dosen pembimbing, mengembangkan prototipe produk bersama UMKM, hingga berhasil meraih silver medal. Ia membagikan tips and trick penulisan esai berdasarkan preferensinya, dimulai dari menulis bagian solusi dan tantangan terlebih dahulu, sebab menurutnya bagian tersebut memerlukan pemikiran matang dikarenakan kompleksitasnya. Hal ini dikarenakan dalam proses kepenulisan tedapat beragam ide baru yang dapat dikembangkan dalam esai, lalu bagian latar belakang berisikan pengumpulan data yang memperkuat argumen dan dengan kesimpulan yang menegaskan ulang keseluruhan esai, sehingga dapat ditulis setelahnya. Sebagai penutup, Natalia berpesan untuk berani dalam mengambil langkah besar.

“Ayo lawan rasa takut kita karena ketika kalah dengan rasa takut, kita tidak akan pernah bisa terus maju. Jangan pernah takut mencoba karena menang kalah biasa. Saat memulai, mungkin masih merasa kurang, tetapi disitu letak kita bertumbuh dan belajar,” tutup Natalia. (il)

The post Dari Esai Tepung Sorgum menjadi Medali Perak Pekan Essay Nasional (PENA) 2 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
UKM Paduan Suara Ubaya Gelar FESPA ke-11, Hadirkan Tiga Kategori Baru https://www.ubaya.ac.id/2026/06/11/ukm-paduan-suara-ubaya-gelar-fespa-ke-11-hadirkan-tiga-kategori-baru/ Thu, 11 Jun 2026 10:44:25 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98237 Reportase Warta UBAYA UKM Paduan Suara Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menyelenggarakan Festival Paduan Suara (FESPA) untuk yang ke-11 kalinya. Berlangsung pada 1–6 Juni 2026, FESPA tahun ini mengusung tema Echoes of Symphony sebuah gambaran tentang gaungan beragam suara dari berbagai penjuru daerah yang berpadu menjadi satu harmoni. Madeline Jane, Ketua Panitia FESPA 2026, menyebut tahun […]

The post UKM Paduan Suara Ubaya Gelar FESPA ke-11, Hadirkan Tiga Kategori Baru appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta UBAYA

UKM Paduan Suara Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menyelenggarakan Festival Paduan Suara (FESPA) untuk yang ke-11 kalinya. Berlangsung pada 1–6 Juni 2026, FESPA tahun ini mengusung tema Echoes of Symphony sebuah gambaran tentang gaungan beragam suara dari berbagai penjuru daerah yang berpadu menjadi satu harmoni.

Madeline Jane, Ketua Panitia FESPA 2026, menyebut tahun ini ada penambahan tiga kategori baru yakni religiosa, solo vokal keroncong, dan vokal grup, sehingga total kategori lomba menjadi 16 kategori. Keseluruhan kategori tersebut meliputi Kindergarten, Children, Teenager, Mixed Youth, Mixed, Folksong, Pop/Jazz, Equal, Musica Religiosa, Vokal Grup, Solo Pop Anak, Pop Remaja, Pop Dewasa, Klasik Remaja, Klasik Dewasa A, dan Klasik Dewasa B. Seluruh slot peserta terisi penuh tanpa satu pun kategori yang ditutup. “Kami kaget dan cukup amazed, karena ternyata masih banyak yang berminat dengan kategori-kategori baru ini,” ujar MJ.

Peserta FESPA ke-11 berdatangan dari berbagai kota, mulai dari Surabaya, Gresik, dan Malang, hingga Bali, Jakarta, dan luar Pulau Jawa. Keragaman asal peserta tersebut mempertegas posisi FESPA sebagai ajang kompetisi paduan suara berskala nasional. Hal ini sejalan dengan perjalanan UKM Paduan Suara Ubaya yang berawal dari komunitas latihan, kemudian berinisiatif menggelar lomba untuk tingkat SMA, dan terus berkembang hingga menjangkau peserta dari seluruh Indonesia.

Rangkaian FESPA ke-11 ditutup dengan malam penghargaan yang mempertemukan para pemenang dari seluruh kategori. Pada kategori solo, penghargaan diraih oleh I Gusti Ayu Reva Avantika (Solo Pop Anak), Muhammad Quthbie Wirayudha (Solo Pop Remaja), dan Renadya Jovita Kurniawan (Solo Pop Dewasa). Untuk kategori Solo Keroncong, Shakira Dara Callula keluar sebagai pemenang Remaja, sementara Nur Risqi Sekarsari meraih juara Dewasa. Di kategori Solo Klasik, penghargaan diberikan kepada Sinclair Justin Gohandi (Remaja), Sesilia Tria Cahyani (Dewasa A), dan Ika Rosarie (Dewasa B). Ika Rosarie turut meraih Pembawaan Terbaik kategori Aria Opera, bersama Jonathan Jedine Santoso (Lieder) dan Ni Made Raharta (Seriosa Indonesia).

Pada kategori paduan suara, Spensix Choir meraih penghargaan Most Favorite sekaligus juara kategori Teenager. Voxelle Children Choir dinobatkan sebagai Most Active Participant. Pemenang per kategori paduan suara adalah Gloria Kidz Choir (TK), Gloria 1 Children Choir (Children), Kosayu Choir (Mixed Youth), Rosa Mystica Choir (Mixed), Bella Semplice (Equal), PSM Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Religiosa), Smada Youth Singers (Pop/Jazz), Paduan Suara Universitas Airlangga (Folksong), dan Cor Jesu Youth Voice (Vokal Grup). Rosa Mystica Choir turut meraih penghargaan Best Programme dan Grand Prix, sementara Ike Maria Sinandang dinobatkan sebagai Best Conductor.

Keberlangsungan FESPA tak lepas dari dukungan institusi. Ubaya berperan aktif menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan, termasuk gedung dan ruang serbaguna yang memadai untuk ajang kompetisi berskala besar. “Ubaya sangat membantu dan mendukung kami sebagai unit kegiatan mahasiswa,” ungkap MJ.

Bagi mahasiswa Ubaya yang belum bergabung, MJ mengajak untuk tidak ragu mendaftarkan diri. Selain berlatih dan tampil dalam konser mandiri, anggota UKM Paduan Suara juga berkesempatan mengikuti kompetisi internasional sebagaimana yang telah dilakukan tahun lalu di Manila, Filipina dengan peluang serupa yang masih terbuka lebar ke depannya.

MJ menyampaikan harapannya untuk FESPA ke depan semakin diminati oleh banyak kalangan dan terus berjalan dengan lancar, serta UKM Paduan Suara “Untuk UKM Paduan Suara Ubaya, semoga semakin besar, semakin dikenal, dan bisa lomba ke luar negeri lagi,” pungkasnya. Seperti gema simfoni yang terus bergaung, semangat itu akan terus menghiasi panggung FESPA di tahun-tahun mendatang. (snk)

The post UKM Paduan Suara Ubaya Gelar FESPA ke-11, Hadirkan Tiga Kategori Baru appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
UnnoFest Ubaya Vol. 8 Digelar, Sinergikan Inovasi Mahasiswa dengan Kepedulian Sosial dan Keberlanjutan https://www.ubaya.ac.id/2026/06/10/unnofest-ubaya-vol-8-digelar-sinergikan-inovasi-mahasiswa-dengan-kepedulian-sosial-dan-keberlanjutan/ Wed, 10 Jun 2026 09:20:03 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98234 Universitas Surabaya melalui Ubaya InnovAction Hub (UIH) kembali menggelar Ubaya InnovAction Fest (UnnoFest) Vol. 8 pada tanggal 8 hingga 10 Juni 2026 di Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Kampus Ubaya Tenggilis. Bazar mahasiswa kewirausahaan terbesar di Surabaya ini menghadirkan lebih dari 100 usaha kreatif yang terdiri dari dari produk makanan dan minuman, perawatan tubuh, […]

The post UnnoFest Ubaya Vol. 8 Digelar, Sinergikan Inovasi Mahasiswa dengan Kepedulian Sosial dan Keberlanjutan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya melalui Ubaya InnovAction Hub (UIH) kembali menggelar Ubaya InnovAction Fest (UnnoFest) Vol. 8 pada tanggal 8 hingga 10 Juni 2026 di Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Kampus Ubaya Tenggilis. Bazar mahasiswa kewirausahaan terbesar di Surabaya ini menghadirkan lebih dari 100 usaha kreatif yang terdiri dari dari produk makanan dan minuman, perawatan tubuh, kerajinan tangan, hiburan, dan seni. 

Mengangkat tema “Motion”, Dr. Prita Ayu Kusumawardhany selaku Ketua UnnoFest Vol. 8 menegaskan pentingnya pergerakan sederhana yang dilakukan para mahasiswa. 

“UnnoFest memupuk keberanian para mahasiswa untuk berani mengambil langkah kecil dalam situasi apa pun karena pasti ada dampak positif yang dihasilkan terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hal itu sesuai dengan slogan kita, “One Step, One Impact”,” tuturnya.

Untuk menciptakan dampak yang lebih besar, pelaksanaan UnnoFest Vol. 8 turut diwarnai dengan Unno Virtual Eco Run, sebuah agenda lari dengan jarak tiga dan lima kilometer dengan lokasi dan waktu yang ditentukan oleh peserta secara mandiri. Tidak hanya mendorong hidup sehat, Prita menyebut keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini akan didonasikan bagi penanaman mangrove di daerah pesisir. 

“Jadi, pada UnnoFest kali ini, kita tidak hanya menggerakkan aspek bisnis dan ekonomi dengan ide-ide kreatif para mahasiswa, namun ikut menumbuhkan kepedulian mereka untuk melakukan sebuah kegiatan yang memberi manfaat bagi sosial dan lingkungan,” pungkas Prita. 

Sebelum berpartisipasi dalam Unnofest Vol. 8, berbagai produk kewirausahaan mahasiswa sudah melewati tahap kurasi yang ketat dalam aspek kebaruan inovasi, kesiapan komersialisasi, kualitas produk, dan strategi pemasaran. Lebih lanjut, Prita mengapresiasi perkembangan kesadaran mahasiswa untuk melahirkan produk komersil yang memerhatikan kesehatan konsumen dan dampak lain bagi sekitar. Selain itu, Prita menyampaikan UnnoFest Vol. 8 lebih ramai dengan kehadiran puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur sebagai wujud dukungan bagi perekonomian daerah. 

“Para mahasiswa sekaligus dapat melihat bagaimana sebuah usaha secara nyata bertahan di pasar. Ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk bersaing dengan UMKM yang sudah lebih sustain dibanding usaha mereka,” lanjutnya. 

Wakil Rektor III Ubaya, Prof. Dr. apt. Christina Avanti menyatakan UnnoFest sebagai wadah yang tepat bagi para mahasiswa untuk merealisasikan mimpi dan ide kreatif yang mereka miliki. Hal ini sejalan dengan visi Ubaya untuk membentuk lulusan yang mampu menghadirkan peluang dan menciptakan inovasi yang berdampak. 

“Teman-teman (mahasiswa) bisa merealisasikan langkah pertama menuju kesuksesan di UnnoFest. Lebih dari pada itu, anda sekalian bisa berkontribusi terhadap keberlanjutan dan peningkatan kualitas ekosistem kita,” tegas Prof. Christina. (tsy)

The post UnnoFest Ubaya Vol. 8 Digelar, Sinergikan Inovasi Mahasiswa dengan Kepedulian Sosial dan Keberlanjutan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Ditunjuk jadi Tuan Rumah Workshop Inclusive Publication Camp Nasional https://www.ubaya.ac.id/2026/06/08/ubaya-ditunjuk-jadi-tuan-rumah-workshop-inclusive-publication-camp-nasional/ Mon, 08 Jun 2026 10:51:43 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98209 Universitas Surabaya (Ubaya) bekerja sama dengan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menggelar Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch 2 Tahun 2026. Acara dilaksanakan di Ruang Serbaguna Fakultas Teknobiologi, Kampus Ubaya Tenggilis pada 2-5 Juni 2026.    Sebanyak 50 peserta yang merupakan dosen dari universitas-universitas yang ada di […]

The post Ubaya Ditunjuk jadi Tuan Rumah Workshop Inclusive Publication Camp Nasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) bekerja sama dengan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menggelar Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch 2 Tahun 2026. Acara dilaksanakan di Ruang Serbaguna Fakultas Teknobiologi, Kampus Ubaya Tenggilis pada 2-5 Juni 2026. 

 

Sebanyak 50 peserta yang merupakan dosen dari universitas-universitas yang ada di Indonesia hadir ke workshop tersebut untuk mendapat pendampingan intensif terkait publikasi jurnal bereputasi. Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto, menyebut kegiatan ini bukan sekadar workshop biasa, namun wadah inkubasi dimana para peneliti didampingi untuk menghasilkan karya penelitian dengan target jurnal reputasi nasional bahkan internasional Q1. 

 

“Workshop ini penting sebagai pembuka jalan pemerataan kualitas riset di Indonesia agar inovasi tidak tumbuh di satu daerah saja, melainkan bertumbuh di seluruh daerah di Indonesia. Semoga kampus Ubaya dapat menginspirasi lahirnya karya-karya publikasi yang hebat,” ujarnya.

 

Ketua Tim Artikel Ilmiah Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Moch Husni Thamrin, menerangkan para peserta akan didampingi oleh 10 mentor yang sudah berpengalaman di bidang publikasi jurnal bereputasi. “Animo peserta Incamp tahun ini luar biasa. Dari sekitar 2400 usulan pendaftar, hanya 549 peserta yang masuk kategori ‘Direkomendasikan’. Dari 500an peserta ini disaring lagi menjadi 50 termasuk Bapak dan Ibu yang sudah hadir di workshop. Semoga dari kegiatan ini melahirkan karya-karya penelitian yang berdampak,” jelasnya. 

 

Workshop yang diselenggarakan di Ubaya membahas mengenai Strategi Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi, Struktur Artikel Ilmiah Internasional (IMRaD), Menulis Introduction yang Kuat (Research Gap), Metode Penelitian yang Meyakinkan Reviewer, Menulis Results dan Discussion yang Kuat, Menulis Abstract yang Powerful, Teknik Sitasi dan Manajemen Referensi, serta Proses Submission dan Menghadapi Reviewer. 

 

Sebagai informasi, sebanyak lima dosen dari Universitas Surabaya menjadi peserta pada workshop ini. Mereka adalah : 

  • Baharuddin, M.Si. dari Fakultas Kedokteran
  • Dr. Elly Yuliandari Gunatirin, Psikolog. Dari Fakultas Psikologi
  • Jefri Setyawan, M.A. dari Fakultas Psikologi
  • Johanna Natalia, Ph.D., Psikolog dari Fakultas Psikologi
  • Siti Zahro, Ph.D. dari Fakultas Industri Kreatif

 

(el)

The post Ubaya Ditunjuk jadi Tuan Rumah Workshop Inclusive Publication Camp Nasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Cegah Kanker Serviks, Ubaya Adakan Edukasi dan Pemeriksaan Pap Smear Gratis https://www.ubaya.ac.id/2026/06/05/cegah-kanker-serviks-ubaya-adakan-edukasi-dan-pemeriksaan-pap-smear-gratis/ Fri, 05 Jun 2026 09:11:08 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98205 Departemen Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) bekerja sama dengan Center for Aging Wellness Ubaya mengadakan kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan pap smear gratis. Pemeriksaan yang diikuti dosen, tendik, dan purna tugas Ubaya itu dilaksanakan di Gedung MA FK Ubaya, Kampus Ubaya Tenggilis pada Selasa (02/06/2026)   Ketua pelaksana kegiatan, dr. Winnie Nirmala Santosa, […]

The post Cegah Kanker Serviks, Ubaya Adakan Edukasi dan Pemeriksaan Pap Smear Gratis appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Departemen Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) bekerja sama dengan Center for Aging Wellness Ubaya mengadakan kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan pap smear gratis. Pemeriksaan yang diikuti dosen, tendik, dan purna tugas Ubaya itu dilaksanakan di Gedung MA FK Ubaya, Kampus Ubaya Tenggilis pada Selasa (02/06/2026)

 

Ketua pelaksana kegiatan, dr. Winnie Nirmala Santosa, M.Si., AHK menyebut kegiatan ini merupakan perwujudan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara khusus, edukasi dan pemeriksaan kanker serviks dilandasi oleh keprihatinan terhadap tingginya penderita kanker serviks di Indonesia. 

“Kanker serviks adalah kanker dengan penderita tertinggi kedua oleh perempuan di Indonesia. Satu perempuan meninggal setiap dua jam. Ini dikarenakan deteksi dini yang tidak dilakukan, sehingga penanganannya baru dilakukan setelah muncul gejala,” tutur Winnie. 

 

Lebih lanjut, Kepala Laboratorium Biomedik FK Ubaya itu berharap kegiatan ini memberikan pengetahuan yang cukup bagi para peserta agar dapat mengenal dan berpartisipasi dalam upaya penurunan kanker serviks di Indonesia. 

“Semoga masyarakat, khususnya perempuan lebih menjaga dan mencintai dirinya sendiri dengan melakukan pencegahan dan pemeriksaan kanker serviks sejak dini. Kiranya, di masa depan, kegiatan ini dapat menjangkau dan menolong lebih banyak orang di masa depan, khususnya kaum perempuan,” pungkasnya. 

 

Salah satu peserta kegiatan, Sukma Putri Ayuni yang berprofesi sebagai laboran di FK Ubaya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat ini.

“Sebagai perempuan, saya menjadi paham kanker serviks dan mendapat pencerahan untuk melakukan deteksi sejak dini seperti ikut vaksin dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Jadi, sebelum kanker serviksnya terjadi, kita sudah melakukan upaya pencegahan,” jelasnya. 

 

Sebelum dilaksanakan pemeriksaan, terlebih dahulu digelar edukasi yang disampaikan oleh dr. Amilah Anis, Sp.OG, dokter spesialis obgyn dari RS Ubaya. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan akan kanker serviks, faktor risiko, gejala, pencegahan, tahap dan jenis pemeriksaan, serta penanganannya. (tsy)

The post Cegah Kanker Serviks, Ubaya Adakan Edukasi dan Pemeriksaan Pap Smear Gratis appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Kolaborasi Lintas Jurusan Ciptakan Inovasi Limbah, Tim Mahasiswa Ubaya Borong Prestasi di Mandalika Essay Competition 8 https://www.ubaya.ac.id/2026/06/04/kolaborasi-lintas-jurusan-ciptakan-inovasi-limbah-tim-mahasiswa-ubaya-borong-prestasi-di-mandalika-essay-competition-8/ Thu, 04 Jun 2026 09:44:39 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98202 Reportase Warta Ubaya   Kolaborasi lintas disiplin ilmu terbukti menjadi kekuatan untuk melahirkan inovasi yang komprehensif. Hal ini dibuktikan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari gabungan dari Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika yang berhasil memborong prestasi gemilang dalam ajang Mandalika Essay Competition 8 di Lombok pada 16 Mei 2026.   Tim inovasi ini […]

The post Kolaborasi Lintas Jurusan Ciptakan Inovasi Limbah, Tim Mahasiswa Ubaya Borong Prestasi di Mandalika Essay Competition 8 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Reportase Warta Ubaya

 

Kolaborasi lintas disiplin ilmu terbukti menjadi kekuatan untuk melahirkan inovasi yang komprehensif. Hal ini dibuktikan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari gabungan dari Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika yang berhasil memborong prestasi gemilang dalam ajang Mandalika Essay Competition 8 di Lombok pada 16 Mei 2026.

 

Tim inovasi ini terdiri dari Josephine Aprilia dan Edwin Tirtana (Fakultas Teknobiologi, Program Kekhususan Bionutrisi dan Inovasi Pangan), Sabina Ananda Verani Putri dan Jovianne Vevina (Fakultas Teknobiologi, Program Studi Biologi), serta Felicia Tiffany (Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Program Studi Akuntansi). Perpaduan latar belakang ilmu mereka mengantarkan tim untuk mendapatkan tiga prestasi sekaligus, yaitu Gold Medal Kategori Pangan, Favorite Poster Kategori Pangan, dan Juara Harapan 3 Keseluruhan Kategori.

 

Kemenangan tim berakar pada inovasi produk esai mereka yang bertajuk “MangoNut”, yakni sebuah healthy snack bar yang memanfaatkan limbah organik (byproduct) berupa kulit kacang tanah dan daun mangga. Ide ini berkembangmelalui riset intensif di bawah bimbingan Dr. Gabriel Tirtawijaya selaku dosen dari Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya.

“Kami berfokus mencari byproduct yang jarang dimanfaatkan, namun aman dan kaya manfaat. Kulit kacang tanah terbukti kaya antioksidan, sedangkan daun mangga memiliki khasiat antidiabetes untuk menjawab isu kesehatan saat ini,” ujar Josephine saat menceritakan proses riset.

 

Selain inovasi pada bahan baku dan khasiat kesehatan, tim berhasil menyabet Gold Medal Kategori Pangan berkat sentuhan analisis kelayakan bisnisnya jika diproduksi dalam skala industri.

“Kami juga ingin produk ini bisa dikembangkan dalam skala bisnis, sehingga kolaborasi anggota tim dari dua fakultas yang berbeda dinilai sebagai strategi yang tepat,” tambah Jovianne.

 

Meskipun berasal dari fakultas yang berbeda, proses kolaborasi daring yang disiplin tenggat waktu, dipadukan dengan pertemuan luring untuk pembuatan prototipe produk, berhasil menyatukan gagasan mereka.

“Kurang lebih proses persiapan lomba ini sekitar dua sampai tiga bulan,” jelas Edwin (dt30).

 

The post Kolaborasi Lintas Jurusan Ciptakan Inovasi Limbah, Tim Mahasiswa Ubaya Borong Prestasi di Mandalika Essay Competition 8 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Fakultas Hukum Ubaya Gelar Diskusi Bahas Isu Aktual Kebijakan Luar Negeri Indonesia https://www.ubaya.ac.id/2026/06/04/fakultas-hukum-ubaya-gelar-diskusi-bahas-isu-aktual-kebijakan-luar-negeri-indonesia/ Thu, 04 Jun 2026 09:35:11 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98199 Magister Ilmu Hukum dan Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya) menggelar diskusi dan talkshow bertajuk “Isu-isu Aktual Terkait Kebijakan Luar Negeri oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam Perspektif Hukum”. Kegiatan dihelat di Kampus Ubaya Tenggilis pada Rabu (03/06/2026). Tiga narasumber yang membahas topik tersebut adalah Prof. Dr. Hj. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. selaku Guru […]

The post Fakultas Hukum Ubaya Gelar Diskusi Bahas Isu Aktual Kebijakan Luar Negeri Indonesia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Magister Ilmu Hukum dan Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya) menggelar diskusi dan talkshow bertajuk “Isu-isu Aktual Terkait Kebijakan Luar Negeri oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam Perspektif Hukum”. Kegiatan dihelat di Kampus Ubaya Tenggilis pada Rabu (03/06/2026).

Tiga narasumber yang membahas topik tersebut adalah Prof. Dr. Hj. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. selaku Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara FH Ubaya, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. selaku Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, serta Dr. Wisnu Aryo Dewanto, S.H., LL.M., LL.M. selaku Kaprodi Magister Ilmu Hukum FH Ubaya.

Membuka paparan, Prof. Hikma menyebut bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat merupakan keputusan yang sangat berisiko. Lebih lanjut, keterlibatan Indonesia secara militer melalui ISF (International Stabilization Force) yang dibentuk untuk rekonstruksi Gaza pascakonflik membutuhkan pertimbangan yang matang dan mendalam. “Meskipun Indonesia menganut prinsip politik bebas aktif dan terdapat kriteria ketat yang dirilis oleh Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) bagi pasukan yang akan bergabung ke ISF, tantangan di lapangan tetap besar. Oleh sebab itu, Indonesia harus berhati-hati agar tidak sampai mencederai posisi politik Indonesia terhadap Palestina,” tegasnya.

Sementara itu, Wisnu mengulik risiko keterikatan Indonesia melalui komitmen politik dan instrumen soft law yang tidak mengikat secara hukum. Menurutnya, hal tersebut dapat mempertaruhkan reputasi Indonesia di mata internasional apabila tercipta inkonsistensi dikemudian hari. “Secara yuridis formal, instrumen ini tidak bersifat mengikat. Namun, dalam praktik internasional modern, komitmen politik dan soft law ini melahirkan ekspektasi hukum dan interpretasi tindakan tertentu dari negara lain,” ujar Wisnu.

Merangkum pembahasan tersebut, Prof. Hesti menghadirkan perspektif Hukum Tata Negara yang ditarik kembali dari UUD 1945.  “Mari kita lihat kembali tujuan awal dari pendirian RI sebagai negara yang berdaulat. Pemerintah harus melindungi warga negara, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia,” jelasnya. Prof. Hesti berharap sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia juga harus menerapkan check and balances untuk memenuhi fungsi pengawasan atas pemerintahan Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Ubaya Dr. Hwian Christianto memandang kegiatan ini sebagai sarana yang tepat untuk menciptakan generasi muda yang sadar dan peduli terhadap kondisi Indonesia. “Ketika generasi kita mulai abai akan kondisi yang ada, bahkan tergagap terhadap hukum dalam konteks kehidupan manusia, akan jadi apa masa depan kita? Oleh sebab itu, mari kita berdiskusi dan hadirkan solusi sebagai ciri khas Fakultas Hukum Ubaya. Kita hadirkan hukum dengan amanah sebagai wujud tanggung jawab kita,” pungkas Hwian. (tsy)

The post Fakultas Hukum Ubaya Gelar Diskusi Bahas Isu Aktual Kebijakan Luar Negeri Indonesia appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Sumbang Tujuh dari Sepuluh Pemenang, Ubaya Jadi Tuan Rumah Penghargaan Inpack Award 2025-2026 https://www.ubaya.ac.id/2026/06/03/sumbang-tujuh-dari-sepuluh-pemenang-ubaya-jadi-tuan-rumah-penghargaan-inpack-award-2025-2026/ Wed, 03 Jun 2026 09:00:23 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98196 Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi tuan rumah dalam perhelatan penghargaan Inpack Award 2025-2026, ajang kompetisi desain kemasan UMKM Indonesia yang inovatif dan ramah lingkungan. Kegiatan yang diinisiasi oleh First Packaging Asia dan Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) ini dilaksanakan di Auditorium Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya pada Jumat (29/05/2026). Pada kompetisi ini, sebanyak tujuh […]

The post Sumbang Tujuh dari Sepuluh Pemenang, Ubaya Jadi Tuan Rumah Penghargaan Inpack Award 2025-2026 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi tuan rumah dalam perhelatan penghargaan Inpack Award 2025-2026, ajang kompetisi desain kemasan UMKM Indonesia yang inovatif dan ramah lingkungan. Kegiatan yang diinisiasi oleh First Packaging Asia dan Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) ini dilaksanakan di Auditorium Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya pada Jumat (29/05/2026). Pada kompetisi ini, sebanyak tujuh mahasiswa Ubaya berhasil mencatatkan prestasi yang gemilang. 

 

Amelia Margaretha Suprapto, alumnus Program Studi Desain dan Manajemen Produk Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya memenangkan juara 1 desain kemasan Kategori Mahasiswa dengan ide desainnya yang kreatif ketika masih aktif sebagai mahasiswa. Amel, sapaan akrabnya mendesain ulang kemasan kue kering yang lebih efisien dan ramah lingkungan sebagai jawaban atas keresahan para pelaku UMKM. 

“UMKM itu kesulitan kalau setiap hari raya harus mengubah desain dan mencetak ulang kemasan hampers. Selain tidak efisien, toples plastik yang digunakan juga tidak ramah lingkungan. Dari situ, saya punya ide untuk menciptakan satu desain kemasan universal yang dapat digunakan untuk penjualan harian, maupun hampers musiman,” jelas Amel. 

 

Konsep kemasan yang ia angkat terinspirasi dari permainan teka teki pencarian kata. Dengan menutup beberapa huruf dari nama varian kue kering, Amel berhasil menghadirkan tulisan yang merepresentasikan 3 hari raya yang menjadi target penjualan hampers musiman, yaitu Hari Raya Idul Fitri, Hari Natal, dan Tahun Baru Imlek. 

 

Dalam sambutannya, Dekan FIK Ubaya, Prof. Ir. Markus Hartono, Ph.D., IPU mengapresiasi Inpack Award sebagai wadah inovasi dan kreativitas para siswa dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Secara khusus, ia memandang kegiatan ini sebagai pintu kolaborasi yang baik di masa depan.
“Kami (FIK Ubaya) sangat senang dan membuka diri terhadap kerja sama lainnya. Kami juga sangat membutuhkan masukan, baik dari pihak industri dan pemerintahan agar FIK Ubaya dapat berprogres menjadi lebih baik,” tutur Prof. Markus. 

 

Ketua Umum DPP PPGI, Ahmad Mughira Nurhani menyebut ajang ini menjadi tempat lahirnya gagasan segar dan inovatif dalam pengembangan kemasan guna meningkatkan daya saing produk UMKM di tingkat nasional, maupun global. 

“Inpack Award menghadirkan kemasan yang tidak hanya fungsional, melainkan juga berorientasi pasar dengan melibatkan generasi muda. Ini juga menjadi bukti bahwa insan grafika dan kemasan Indonesia memiliki kreativitas, standar mutu, dan kepedulian terhadap aspek lingkungan dan konsumen,” tegasnya. 

 

Sementara itu, Founder dari First Packaging Asia, Tuti Buntaran menitipkan pesan penyemangat bagi para peserta lomba agar senantiasa berkreasi dan berusaha. 

“Tiada batas untuk berkarya. Kalau kita hanya bermimpi dan tidak diwujudkan, tidak ada artinya. Kompetisi ini menyadarkan saya bahwa mutiara-mutiara di Indonesia masih sangat banyak dalam wujud generasi muda,” sebut Ambassador dari World Packaging Organisation (WPO) itu. 

 

Sebagai informasi, dalam kompetisi yang telah berlangsung sejak 1 Oktober 2025 hingga 31 Maret 2026 ini, terdapat 164 peserta yang terdiri dari 34 siswa SMA/SMK dan 129 mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia. Ketujuh pemenang dari Ubaya dalam kompetisi ini adalah: 

  1. Amelia Margaretha Suprapto sebagai juara 1
  2. Jennyfer Bless sebagai juara 2
  3. Dharma Adhi Sutanto sebagai juara 3
  4. Jesslyn Felicia Go sebagai finalis ke-4
  5. Giovanni Handoyo sebagai finalis ke-6
  6. Anugrah Ridho Ananda sebagai finalis ke-9
  7. Joceline Nathania sebagai finalis ke-10

(tsy)

The post Sumbang Tujuh dari Sepuluh Pemenang, Ubaya Jadi Tuan Rumah Penghargaan Inpack Award 2025-2026 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa FIK Ubaya Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang Fashion Internasional https://www.ubaya.ac.id/2026/06/02/mahasiswa-fik-ubaya-torehkan-prestasi-gemilang-di-ajang-fashion-internasional/ Tue, 02 Jun 2026 10:37:17 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98193 Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) raih prestasi dalam ajang Asian Student Fashion Week 2026. Pagelaran fesyen ini dilaksanakan di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang pada 9-10 Mei 2026. Prestasi yang diraih meliputi juara 1 Fashion Styling Competition oleh Johan Febriawan Sanjaya dan Jhuneva Maydeline, juara 2 Upcycling Competition oleh Kennetha Audrey Santosa, […]

The post Mahasiswa FIK Ubaya Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang Fashion Internasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) raih prestasi dalam ajang Asian Student Fashion Week 2026. Pagelaran fesyen ini dilaksanakan di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang pada 9-10 Mei 2026. Prestasi yang diraih meliputi juara 1 Fashion Styling Competition oleh Johan Febriawan Sanjaya dan Jhuneva Maydeline, juara 2 Upcycling Competition oleh Kennetha Audrey Santosa, Luanne Evelyn, dan Novelia Alinda Putri, serta juara 3 Fashion Design Competition oleh Carlene Ivory Hinson. 

Sebagai salah satu pemenang kategori Fashion Styling Competition, Johan menghadirkan busana eksklusif yang merupakan kombinasi antara garmen modern dan wastra nusantara yang dominan berwarna hitam dengan sentuhan warna yang mencolok, seperti kuning, merah, dan hijau. Selain itu, ia mencuri perhatian juri dengan penataan gaya yang anggun, namun turut mencerminkan keberanian. “Uniknya, saya tidak hanya mengusung nilai budaya dengan penggunaan wastra, namun dikerjakan sepenuhnya secara handmade, sehingga nilai keberlanjutannya juga berhasil ditonjolkan” jelasnya. 

Johan mengaku persiapannya dalam menghadapi kompetisi ini cukup mudah karena penataan gaya pakaian merupakan hal yang ia sukai. “Saya cukup percaya diri. Setelah mengumpulkan garmen yang dibutuhkan, saya cukup latihan styling selama tiga hari untuk memastikan kecocokan gaya pakaian yang akan saya tampilkan. Selebihnya, saya memastikan tidak ada kebutuhan yang kurang,” pungkasnya. 

Viviany, M.Ds. selaku dosen pendamping Johan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang dicatatkan mahasiswa FIK Ubaya dalam kompetisi itu. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan proses belajar yang dijalani secara konsisten. “Desain yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya menarik secara visual, namun juga memperlihatkan pemahaman terhadap tren, detail, pemilihan material, serta identitas desain yang jelas. Terdapat eksplorasi ide yang berani dengan kemampuan menerjemahkan gagasan menjadi karya yang matang dan kompetitif,” tuturnya. 

Sebagai informasi, Asian Student Fashion Week 2026 merupakan kegiatan yang diinisiasi untuk memfasilitasi kreativitas dari siswa dan mahasiswa di seluruh Asia dalam dunia fesyen.Tahun ini, agenda ini turut diwarnai partisipasi berbagai negara di Asia, seperti Malaysia, Korea Selatan, dan Turki. (tsy)

The post Mahasiswa FIK Ubaya Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang Fashion Internasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>