Berita Terbaru Archives - Universitas Surabaya (UBAYA) https://www.ubaya.ac.id/category/berita-terbaru/ Wed, 09 Sep 2026 10:36:00 +0000 en-US hourly 1 Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya https://www.ubaya.ac.id/2026/09/09/peringati-hari-pelanggan-nasional-ubaya-terima-kunjungan-bpjs-ketenagakerjaan-juanda-dan-kepala-disperinaker-surabaya/ Wed, 09 Sep 2026 10:36:00 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98661 Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun 2026, Universitas Surabaya (Ubaya) menerima kehadiran Teldi Rusnal selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Agus Hebi Djuniantoro, S.T., M.T. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Para delegasi diterima oleh Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan selaku Wakil Rektor II Ubaya di Ruang Rapat Pimpinan, Kampus […]

The post Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun 2026, Universitas Surabaya (Ubaya) menerima kehadiran Teldi Rusnal selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Agus Hebi Djuniantoro, S.T., M.T. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Para delegasi diterima oleh Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan selaku Wakil Rektor II Ubaya di Ruang Rapat Pimpinan, Kampus Ubaya Ngagel pada Kamis (03/09/2026). Pertemuan ini menjadi wadah diskusi terkait Corporate Social Responsibility (CSR) Ubaya terhadap para pekerja dalam kategori rentan. 

Dalam sambutannya, Teldi memberikan penghargaan bagi Ubaya sebagai salah satu stakeholder dengan cakupan tenaga kerja yang besar di bawah layanan BPJS Ketenagakerjaan Juanda. 

“Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, kami memberikan apresiasi atas partisipasi Ubaya dalam kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain itu, kami sangat salut terhadap upaya Ubaya dalam memberikan CSR berupa perlindungan pekerja rentan,” tuturnya. 

Selaku Kepala Disnaker Surabaya, Hebi menimpali bahwa peringatan Harpelnas tahun 2026 selayaknya menjadi ajang evaluasi bagi BPJS Ketenagakerjaan melalui penyerapan masukan serta peningkatan kemitraan perlindungan pekerja di Surabaya. 

“Di Ubaya sendiri, kita masih dapat melakukan penjajakan lebih lanjut guna memperluas cakupan perlindungan yang dapat dinaungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, kita dapat melindungi lebih banyak hak-hak pekerja dan menjamin keamanan serta kesejahteraan kehidupannya,” pungkas Hebi. 

Merespons hal tersebut, Noviaty menegaskan komitmen Ubaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan internal serta pengembangan kualitas sumber daya manusia secara berkesinambungan.
“Ubaya sudah bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016. Hal tersebut karena kami memandang para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang ada di Ubaya sebagai aset utama yang akan terus kami lindungi,” tegas Noviaty.

Selain pembahasan terkait CSR bagi pekerja dalam kategori rentan, turut dilakukan diskusi terkait perluasan kerja sama akademis yang dapat dijalin antara Ubaya, Disperinaker Kota Surabaya, serta BPJS Ketenagakerjaan Juanda di masa mendatang. (tsy)

The post Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ubaya Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Juanda dan Kepala Disperinaker Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya https://www.ubaya.ac.id/2026/09/08/3-mahasiswa-maastricht-university-belanda-dorong-kesehatan-kardiovaskular-melalui-program-elektif-fk-ubaya/ Tue, 08 Sep 2026 08:58:02 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98658 Sebanyak tiga mahasiswa Faculty of Health, Medicine and Life Sciences Maastricht University Belanda menyelesaikan program Elective Course dari Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya). Program yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 4 September 2026 ini diikuti oleh Kees Aron Maria Tuerlings, Sam de Wit, dan Tim Zoon. Ketiga mahasiswa tersebut membuat program manajemen risiko kardiovaskular […]

The post 3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Sebanyak tiga mahasiswa Faculty of Health, Medicine and Life Sciences Maastricht University Belanda menyelesaikan program Elective Course dari Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya). Program yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 4 September 2026 ini diikuti oleh Kees Aron Maria Tuerlings, Sam de Wit, dan Tim Zoon. Ketiga mahasiswa tersebut membuat program manajemen risiko kardiovaskular dengan beberapa subtema, yaitu kebiasaan merokok, olahraga fisik, dan pola serta perilaku makan. 

Salah satu peserta, yaitu Sam, menuturkan program mereka di Indonesia dimulai dengan pengumpulan data melalui survei dan memutuskan intervensi apa yang dapat dilakukan. 

“Akhirnya, kami membuat poster edukatif agar masyarakat lebih sadar akan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengungkap alasan ilmiah di balik bahaya rokok, pola makan buruk, dan kurang olahraga. Dengan populasi Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa, kami sadar bahwa jangkauan kami memang terbatas. Namun, memulai langkah kecil adalah hal terpenting,” terang Sam. 

Program elektif yang Sam dan rekan ikuti di Ubaya bertujuan untuk memenuhi mata kuliah terkait kesehatan, pencegahan, dan keselamatan yang dapat ditempuh di luar negeri. Setelah melewati berbagai pertimbangan, mereka memutuskan Indonesia sebagai negara tujuan. 

“Karena program kami berfokus di fasilitas layanan primer, kami menghabiskan empat minggu pertama di salah satu Puskesmas di Gresik bersama beberapa mahasiswa dari FK Ubaya. Di sana, kami berhubungan langsung dengan masyarakat, berkesempatan untuk melakukan beberapa pengecekan kesehatan, dan memahami kondisi kesehatan masyarakat secara nyata,” tuturnya. 

Dari kegiatan tersebut, para peserta mengapresiasi program pemeriksaan kesehatan gratis berbasis komunitas, seperti posyandu dan puskesmas yang menarik untuk diimplementasikan di Belanda. Menurut Sam, program tersebut mampu menciptakan akses fasilitas kesehatan yang merata bagi masyarakat. 

“Terakhir, kami akan terus mengingat keceriaan para anak-anak, keramahan para lansia, antusiasme para orangtua, dan pendampingan dari Ubaya yang begitu maksimal sebagai kenangan yang tidak akan terlupakan dari program ini,” tutupnya. (tsy)

The post 3 Mahasiswa Maastricht University Belanda Dorong Kesehatan Kardiovaskular melalui Program Elektif FK Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H https://www.ubaya.ac.id/2026/09/07/ubaya-rayakan-maulid-nabi-muhammad-s-a-w-1448-h/ Mon, 07 Sep 2026 08:36:38 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98655 Universitas Surabaya (Ubaya) merayakan momen Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H dengan berbagai kegiatan meriah pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan yang dihelat di Masjid Kampus Ubaya Ngagel ini diikuti oleh civitas academica Ubaya dan masyarakat umum. Tahun ini, Takmir Masjid Ubaya Ngagel sebagai penyelenggara utama turut menggandeng Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Karya Gellis guna menyukseskan kegiatan.  […]

The post Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) merayakan momen Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H dengan berbagai kegiatan meriah pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan yang dihelat di Masjid Kampus Ubaya Ngagel ini diikuti oleh civitas academica Ubaya dan masyarakat umum. Tahun ini, Takmir Masjid Ubaya Ngagel sebagai penyelenggara utama turut menggandeng Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Karya Gellis guna menyukseskan kegiatan. 

Kegiatan dilaksanakan setelah salat Jumat dengan makan bersama guna mempererat tali silaturahmi antar jamaah. Selanjutnya, digelar ceramah dengan tema “Jadikan Peringatan Maulid Nabi sebagai Momen Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT” yang juga diisi dengan penampilan Keluwih Rebana Ubaya. Kegiatan ditutup dengan pembagian 180 paket hadiah yang terdiri dari bahan pangan, kebutuhan rumah tangga, serta 10 voucher tabungan senilai seratus ribu rupiah yang dipersembahkan oleh BSI. 

Ketua Takmir Masjid Ubaya Ngagel, Suwandi, S.E. mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati berbagai pihak, baik panitia, karyawan dan mahasiswa Ubaya, serta para donatur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. 

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para jamaah secara umum dan mempererat ikatan dari civitas academica Ubaya secara khusus. Semoga penyelenggaraannya lebih baik di tahun depan”, tuturnya. (tsy)

The post Ubaya Rayakan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1448 H appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion https://www.ubaya.ac.id/2026/09/04/tren-berpakaian-lawas-kembali-populer-dosen-ubaya-jelaskan-dengan-teori-siklus-fashion/ Fri, 04 Sep 2026 10:26:13 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98650 Beberapa tren fashion dari masa lalu, seperti motif polkadot, mode Y2K, sepatu balet, atasan dengan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis kembali populer beberapa waktu terakhir. Terkait fenomena tersebut, Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya), Hany Mustikasari, M.Ds. memberikan penjelasan mendalam menggunakan teori siklus fashion (fashion […]

The post Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Beberapa tren fashion dari masa lalu, seperti motif polkadot, mode Y2K, sepatu balet, atasan dengan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis kembali populer beberapa waktu terakhir. Terkait fenomena tersebut, Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya), Hany Mustikasari, M.Ds. memberikan penjelasan mendalam menggunakan teori siklus fashion (fashion cycle theory) yang membentuk kurva. 

“Di dalam dunia fashion, kami mengenal teori siklus fashion yang menjelaskan bagaimana setiap tren memiliki fase tersendiri. Tahapannya dimulai dari kemunculan, dikenalkan kepada masyarakat, populer di puncak, mulai surut, hingga tren tersebut dilupakan oleh masyarakat,” jelas Hany. Ia menyebut rentang waktu yang dibutuhkan setiap tren dari awal kemunculan hingga terlupakan cenderung beragam dan tidak semua tren akan mengulang siklusnya menjadi populer kembali. 

Hany memaparkan, pada siklus normal, tren biasanya kembali populer dalam rentang waktu 15 hingga 30 tahun selanjutnya. 

“Kembalinya sebuah tren biasanya dipicu oleh rasa rindu atau nostalgia dari orang-orang yang sempat merasakan titik populernya sebuah tren fashion tertentu di masa lalu. Di waktu yang bersamaan, generasi yang lebih muda memiliki rasa penasaran karena tidak sempat mengalami tren tersebut,” ungkapnya. Hany melanjutkan, ketika industri mampu membaca situasi tersebut, mereka mulai memproduksi produk fashion yang sesuai dengan tren terkait.

Lebih lanjut, Ia menuturkan kembali populernya sebuah tren dapat menjadi peluang yang baik untuk menggaungkan nilai keberlanjutan yang sedang menjadi sorotan global. 

“Terdapat istilah yang disebut refashioned yang terjadi ketika sebuah produk fashion dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat diterima oleh masyarakat. Salah satu praktiknya adalah penggunaan kembali produk fashion dari masa lalu dengan beberapa penyesuaian atau penambahan aksesoris. Dengan demikian, kita dapat memperpanjang masa pakainya sekaligus mengurangi limbah fashion,” terangnya. 

Agar sebuah tren dapat dihidupkan kembali, terdapat beberapa kondisi yang harus dipenuhi. Pertama, tren harus memenuhi standar estetika di masa sekarang. Kedua, dapat dilakukan penyesuaian terhadap model, warna, dan bahan agar tetap sejalan dengan preferensi masyarakat. Ketiga, bahan dan cara pembuatannya dapat disubstitusi dengan teknologi yang berlaku di masa kini.

“Terakhir, karena beberapa tren masa lalu aslinya memiliki prosedur penggunaan dan perawatan yang cukup kompleks, harus dilakukan modifikasi agar dapat memenuhi gaya hidup manusia yang cenderung lebih praktis,” ujar Hany. 

Dari berbagai hal yang telah dijelaskan, Hany menekankan pentingnya pendidikan fashion bagi keberlangsungan sekaligus keberlanjutan dunia. Terdapat berbagai keterampilan yang harus dikuasai oleh para pelaku fashion, seperti kemampuan membaca tren di masa depan, menciptakan alternatif bahan dan metode yang ramah lingkungan, atau melihat kebutuhan dan selera pasar. 

“Berbagai illmu dan kemampuan tersebut dihadirkan oleh Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Ubaya bagi para mahasiswa. Tidak hanya terampil dalam mendesain, lulusan kami juga harus memiliki seperangkat keahlian lainnya sekaligus kepedulian yang tinggi terhadap keberlanjutan dunia melalui karya fashion,” tandas Hany. (tsy)

Sumber gambar: Pinterest

The post Tren Berpakaian Lawas Kembali Populer, Dosen Ubaya Jelaskan dengan Teori Siklus Fashion appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan https://www.ubaya.ac.id/2026/09/03/mahasiswa-ubaya-ikuti-pertukaran-pelajar-di-ming-chi-university-of-technology-taiwan/ Thu, 03 Sep 2026 08:52:55 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98640 Steven Marthelino Oentaryo, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menyelesaikan program 2026 MCUT Language & Culture Summer Camp. Program tersebut diselenggarakan oleh Ming Chi University of Technology (MCUT) pada tanggal 10 hingga 21 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai negara, seperti Perancis, Polandia, Myanmar, Jerman, […]

The post Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Steven Marthelino Oentaryo, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) menyelesaikan program 2026 MCUT Language & Culture Summer Camp. Program tersebut diselenggarakan oleh Ming Chi University of Technology (MCUT) pada tanggal 10 hingga 21 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai negara, seperti Perancis, Polandia, Myanmar, Jerman, Korea, Malaysia, Indonesia, dan sebagainya untuk mendapatkan relasi internasional sekaligus pengenalan bahasa dan budaya yang ada di Taiwan.

“Sebagai mahasiswa akhir, study abroad sudah menjadi salah satu wishlist saya sejak semester awal perkuliahan di Ubaya. Oleh sebab itu, saya tidak ingin melewatkan peluang ketika DKK (Direktorat Kerjasama Kelembagaan) Ubaya membagikan informasi terkait program ini,” papar alumni SMA St. Stanislaus itu. Partisipasi Steven dalam program ini juga mendapat dukungan penuh dari Ubaya yang berperan dalam proses persiapan dokumen persyaratan, visa, hingga surat tugas mengikuti kegiatan. 

Selama mengikuti program, perbedaan budaya, karakter, dan kebiasaan dari peserta yang berasal dari berbagai negara menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru bagi Steven. Meskipun demikian, Steven mengakui bahwa nilai multikultur yang ditanamkan di Ubaya menjadi bekal yang berharga baginya. 

“Nilai multikultur sudah saya terapkan untuk menghargai semua perbedaan dan eksplorasi kultur-kultur yang belum saya ketahui untuk menambah wawasan. Di Taiwan, saya belajar untuk keep up dengan budaya baru dan menyesuaikan diri untuk mengikuti budaya yang ada. Saya juga percaya bahwa kita harus mengikuti peraturan di mana kita berpijak,” ungkapnya. Selain itu, hidup di negara lain mengajarkan Steven bahwa orang lain akan senantiasa memberi bantuan selama terdapat keinginan untuk mencoba dan berusaha.

Tidak hanya mempelajari budaya lain, Steven juga berkesempatan untuk menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dengan memperkenalkan batik secara langsung. Ia sangat bangga karena upaya tersebut mendapat respons yang sangat baik dari para siswa SMA di Taiwan.

“Kedepannya, saya berharap dapat membantu mahasiswa-mahasiswa asing yang melakukan pertukaran pelajar ke Ubaya sebagai student buddy serta memberikan bantuan agar mereka juga dapat survive di sini (Ubaya),” pungkasnya. (tsy)

The post Mahasiswa Ubaya Ikuti Pertukaran Pelajar di Ming Chi University of Technology Taiwan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Peringati Bulan Alzheimer, Center for Aging Wellness Ubaya Adakan Ragam Kegiatan https://www.ubaya.ac.id/2026/09/02/peringati-bulan-alzheimer-center-for-aging-wellness-ubaya-adakan-ragam-kegiatan/ Wed, 02 Sep 2026 10:07:31 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98637 Center for Aging Wellness Universitas Surabaya (CAW Ubaya) memulai rangkaian Alzheimer Awareness Month 2026 dalam memperingati Hari Alzheimer Sedunia pada Senin (01/09/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya, Prof. Suyanto, Ph.D. dan turut dihadiri Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Dr.rer.nat. Maria Goretti Marianti Purwanto di Ruang Center for Aging […]

The post Peringati Bulan Alzheimer, Center for Aging Wellness Ubaya Adakan Ragam Kegiatan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Center for Aging Wellness Universitas Surabaya (CAW Ubaya) memulai rangkaian Alzheimer Awareness Month 2026 dalam memperingati Hari Alzheimer Sedunia pada Senin (01/09/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya, Prof. Suyanto, Ph.D. dan turut dihadiri Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Dr.rer.nat. Maria Goretti Marianti Purwanto di Ruang Center for Aging Wellness, Kampus Ubaya Tenggilis. Mengangkat kampanye global “The Earlier You Know, The More You Can Do: A Dementia Diagnosis Matters”, kegiatan ini menekankan kesadaran atas kondisi kesehatan kognitif sejak dini bukanlah sebuah aib, melainkan bentuk hak asasi manusia. 

Dalam sambutannya, Prof. Suyanto mengapresiasi inisiasi CAW Ubaya dalam upaya peningkatan kesadaran terhadap demensia melalui berbagai rangkaian yang akan dilaksanakan selama bulan September. “CAW Ubaya juga ingin menciptakan komunitas agar para lansia hidup dalam komunitas dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi proses penuaan yang salah satunya adalah demensia. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan bebas dari stigma terhadap demensia,” pungkasnya. 

Selama satu bulan penuh, Center for Aging Wellness sudah merancang berbagai kegiatan untuk mengisi peringatan ini. Rangkaian kegiatan diawali dengan Aging Wellness Connect #6 berupa pemeriksaan daya ingat, tekanan darah, dan obesitas yang terbuka hingga 30 September di Ruang Center for Aging Wellness. Kemudian, terdapat Aging Wellness Talk #7 di RS Ubaya dalam bentuk seminar bagi caregiver, lansia, praktisi, dan masyarakat umum yang disertai dengan pameran dan konsultasi pangan fungsional dan suplemen kesehatan. Terakhir, digelar Aging Wellness Connect #7 yang merupakan upaya edukasi langsung ke salah satu desa binaan UBAYA di Trawas sebagai bentuk nyata kehadiran Ubaya di tengah masyarakat pedesaan.

Dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini, CAW Ubaya turut menggandeng Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya, Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Ubaya, Pusat Unggulan Iptek Produk Pangan & Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif (PUI-PASDEG) Ubaya, serta Fakultas Psikologi dan Fakultas Kedokteran Ubaya. (tsy)

The post Peringati Bulan Alzheimer, Center for Aging Wellness Ubaya Adakan Ragam Kegiatan appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
3 Dosen Ubaya Raih Rekor MURI atas Pengembangan Desa Atsiri https://www.ubaya.ac.id/2026/09/01/3-dosen-ubaya-raih-rekor-muri-atas-pengembangan-desa-atsiri/ Tue, 01 Sep 2026 10:00:48 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98628 Tiga dosen Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil meraih predikat “Pionir Pengembangan Desa Atsiri (Melalui Integrasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat)” dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Penghargaan diraih atas pendampingan tim pengabdian yang diketuai dosen Fakultas Farmasi (FF) Universitas Surabaya (Ubaya), yaitu Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Prestasi ini merupakan apresiasi […]

The post 3 Dosen Ubaya Raih Rekor MURI atas Pengembangan Desa Atsiri appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Tiga dosen Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil meraih predikat “Pionir Pengembangan Desa Atsiri (Melalui Integrasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat)” dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Penghargaan diraih atas pendampingan tim pengabdian yang diketuai dosen Fakultas Farmasi (FF) Universitas Surabaya (Ubaya), yaitu Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Prestasi ini merupakan apresiasi atas kontribusi pengembangan desa atsiri berbasis akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pertama kali di Indonesia.

Marisca menuturkan inisiasi program berawal dari produksi tanaman serai yang sangat tinggi sebagai komoditas pertanian utama di Desa Jatijejer, namun tidak dibarengi dengan pengolahan dan pemanfaatan terpadu, sehingga nilai ekonomis yang didapatkan belum maksimal. 

“Pada tahun 2024, tim pengabdian melakukan pendampingan budidaya pertanian yang berfokus pada peningkatan kuantitas dan kualitas produksi hasil pertanian dengan penerapan sistem smart farming kepada para petani yang menanam serai dapur dan serai wangi di Desa Jatijejer. Ada perangkat IoT (Internet of Things) yang memungkinkan penyiraman otomatis melalui ponsel,” ucapnya. 

Serai yang dipanen kemudian diolah menjadi minyak atsiri. Pada tahun 2025, minyak atsiri yang diproduksi mengalami penambahan varian, antara lain cengkeh, jeruk nipis, dan bunga melati. Pada tahun 2026, varian yang diproduksi bertambah menjadi nilam dan jahe. Dari minyak atsiri yang diproduksi, dilakukan diversifikasi luaran produk kesehatan berbasis minyak atsiri, seperti inhaler, diffuser, lilin aromaterapi, parfum, balsam, hand soap, dan hand sanitizer.

Kesuksesan program tersebut tidak terlepas dari integrasi multidisiplin yang melibatkan Dr. Azminah dari FF dan Grace Felicia Djayapranata, MBA. dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya, serta Ir. Dwie Retna Suryaningsih dari Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dalam implementasinya, program melibatkan kelompok tani sebagai pelaku budidaya dan penyedia bahan baku, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Jatijejer, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatijejer yang berperan penting dalam proses pemasaran dan legalisasi.

“Sekarang, Desa Atsiri ini sudah memiliki website dan akan mulai penjualan dari platform toko online. Produk yang dijual berupa minyak atsiri murni dan produk olahan turunannya yang dapat dibeli langsung secara eceran atau pemesanan khusus dalam jumlah yang besar,” ujar Marisca.

Setelah program selesai, Marisca berharap Desa Jatijejer dapat terus melakukan pengembangan dan pemberdayaan potensi minyak atsiri, sehingga dapat memberikan dampak nyata berupa peningkatan perekonomian masyarakat. 

“Mengingat saat ini desa sudah mampu melakukan seluruh proses produksi, semoga terdapat pengembangan potensi dalam aspek lainnya. Misalnya, menjadi destinasi eduwisata atau sejenisnya. Jadi, rantai bisnis dan tata kelolanya dapat terus berjalan secara mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto menyampaikan apresiasi atas capaian rekor MURI yang diraih oleh tim.

“Saya salut atas pengabdian desa atsiri yang berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini merupakan bentuk pengakuan terhadap karya akademik yang diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara,” tegasnya. (tsy)

The post 3 Dosen Ubaya Raih Rekor MURI atas Pengembangan Desa Atsiri appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
5 Karyawan Ubaya Memasuki Masa Purna Tugas, Ada yang Mengabdi hingga 40 Tahun https://www.ubaya.ac.id/2026/08/31/5-karyawan-ubaya-memasuki-masa-purna-tugas-ada-yang-mengabdi-hingga-40-tahun/ Mon, 31 Aug 2026 10:10:55 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98621 Universitas Surabaya (Ubaya) melepas lima karyawan purna tugas pada Kamis (27/08/2026). Kelima karyawan tersebut adalah Ir. Bambang Prijambodo, M.MT, Indarini, M.M., Sri Rahayu Yuliati, Ir. Yohanes Gunawan Yusuf, M.MT., dan Tutus Djoko Suprapto. Pelepasan purna tugas dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta pimpinan fakultas dan unit di Kampus Ubaya Ngagel.  Selaku Rektor Ubaya, Dr. Benny […]

The post 5 Karyawan Ubaya Memasuki Masa Purna Tugas, Ada yang Mengabdi hingga 40 Tahun appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) melepas lima karyawan purna tugas pada Kamis (27/08/2026). Kelima karyawan tersebut adalah Ir. Bambang Prijambodo, M.MT, Indarini, M.M., Sri Rahayu Yuliati, Ir. Yohanes Gunawan Yusuf, M.MT., dan Tutus Djoko Suprapto. Pelepasan purna tugas dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta pimpinan fakultas dan unit di Kampus Ubaya Ngagel. 

Selaku Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto mengapresiasi pengabdian dan kesetiaan yang telah ditunjukkan oleh kelima karyawan purna tugas. Ia turut mendorong para purna tugas untuk memerhatikan kesejahteraan mental dan fisik dengan menjaga produktivitas dan mengendalikan pikiran positif.  “Selain itu, Bapak/Ibu sekalian selamanya tetap menjadi keluarga besar Ubaya, sehingga hubungan baik dan komunikasi kita hendaknya tidak terputus. Kami mengharapkan kehadiran Anda sekalian dalam berbagai kegiatan dan terbuka untuk menggunakan berbagai fasilitas Ubaya,” pungkas Benny. 

Sebagai informasi, Ir. Yohanes Gunawan Yusuf, M.MT. dan Indarini, M.M. sudah mengabdi di Ubaya selama empat puluh tahun. Indarini mengisahkan perjalanannya di Ubaya yang dimulai sebagai mahasiswa pada tahun 1980 di Fakultas Ekonomi, Kampus Ubaya Ngagel. Setelah lulus, Indarini mulai bekerja sebagai asisten dosen di tahun berikutnya, sehingga Ubaya menjadi tempat kerja pertama dan terakhirnya. “Menjadi bagian dari Fakultas Bisnis dan Manajemen (FBE) Ubaya merupakan anugerah bagi saya karena bisa mendampingi, mengasah, dan membangun karakter para mahasiswa di lingkungan akademis yang sangat guyub. Ubaya sudah seperti rumah kedua bagi saya,” tutur mantan Kaprodi Manajemen FBE Ubaya itu. (tsy)

The post 5 Karyawan Ubaya Memasuki Masa Purna Tugas, Ada yang Mengabdi hingga 40 Tahun appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya dan PPIT Jatim Dorong Kolaborasi Riset Indonesia–Tiongkok https://www.ubaya.ac.id/2026/08/27/ubaya-dan-ppit-jatim-dorong-kolaborasi-riset-indonesia-tiongkok/ Thu, 27 Aug 2026 10:37:07 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98608 Universitas Surabaya (Ubaya) berkolaborasi dengan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Jawa Timur melakukan kunjungan ke Zhejiang, Tiongkok pada 17-21 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong penguatan hubungan people-to-people Indonesia–Tiongkok melalui pendidikan, penelitian, dan pertukaran keahlian.  Delegasi Ubaya pada kunjungan ini dipimpin Wakil Rektor III Ubaya sekaligus Ketua PPIT Jawa Timur, Prof. Dr. apt. […]

The post Ubaya dan PPIT Jatim Dorong Kolaborasi Riset Indonesia–Tiongkok appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) berkolaborasi dengan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Jawa Timur melakukan kunjungan ke Zhejiang, Tiongkok pada 17-21 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong penguatan hubungan people-to-people Indonesia–Tiongkok melalui pendidikan, penelitian, dan pertukaran keahlian. 

Delegasi Ubaya pada kunjungan ini dipimpin Wakil Rektor III Ubaya sekaligus Ketua PPIT Jawa Timur, Prof. Dr. apt. Christina Avanti bersama Pakar Fitofarmasi Ubaya, Prof. apt. Kartini, Ph.D., dan Associate Professor bidang Fitoterapi Ubaya, Dr. Finna Setiawan. Kunjungan ini merupakan bagian dari delegasi ahli Indonesia yang juga melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM). Para delegasi bertemu dengan akademisi dan peneliti dari Hangzhou Medical College, Zhejiang Chinese Medical University, dan Jinhua Research Institute of Zhejiang Chinese Medical University.

“Bagi Ubaya, kerja sama ini membuka peluang pengembangan joint research, joint publication, academic exchange, serta researcher dan student mobility, khususnya dalam bidang Traditional Medicine, Fitoterapi, dan Farmakologi Herbal. Sementara itu, bagi PPIT Jawa Timur, kegiatan ini merupakan bentuk nyata diplomasi people-to-people yakni membangun persahabatan Indonesia–Tiongkok melalui pertemuan akademisi, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi riset yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Prof. Christina. 

Salah satu agenda utama berlangsung di Hangzhou Medical College melalui China–Indonesia Traditional Medicine Research Seminar and Cooperation Signing Ceremony pada 19 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan hasil penelitian, sekaligus dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama strategis.

Penguatan kerja sama berlanjut di Jinhua Research Institute of Zhejiang Chinese Medical University pada 20 Agustus 2026. Tim delegasi mengunjungi Central Zhejiang Laboratory dan mengikuti forum kerja sama yang dilanjutkan dengan Strategic Cooperation Agreement antara kedua pihak.

Penandatanganan Strategic Cooperation Agreement dengan Jinhua Research Institute of ZCMU

Melalui kolaborasi ini, PPIT Jawa Timur dan Ubaya berharap hubungan Indonesia–Tiongkok semakin kuat, tidak hanya dalam hubungan antar lembaga, tetapi juga melalui jejaring akademisi, peneliti, dan generasi muda. “Persahabatan tidak berhenti pada pertemuan. Melalui riset, pendidikan, dan kolaborasi, persahabatan dapat menghasilkan karya dan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Prof. Christina. (el)

From Friendship to Collaboration. From Research to Impact.

The post Ubaya dan PPIT Jatim Dorong Kolaborasi Riset Indonesia–Tiongkok appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT https://www.ubaya.ac.id/2026/08/27/ubaya-salurkan-bantuan-bagi-korban-terdampak-bencana-gempa-bumi-di-ntt/ Thu, 27 Aug 2026 10:30:37 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=98604 Universitas Surabaya (Ubaya) mengirimkan bantuan tahap pertama bagi korban bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026). Tiga lokasi penerima bantuan meliputi Kabupaten Nagakeo sebagai titik pusat gempa, Desa Golo Dukal di Kecamatan Langke Rembong, dan Dusun Ndilek di desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda. Ratusan paket bantuan yang disalurkan terdiri […]

The post Ubaya Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) mengirimkan bantuan tahap pertama bagi korban bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026). Tiga lokasi penerima bantuan meliputi Kabupaten Nagakeo sebagai titik pusat gempa, Desa Golo Dukal di Kecamatan Langke Rembong, dan Dusun Ndilek di desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda. Ratusan paket bantuan yang disalurkan terdiri dari terpal tenda darurat, makanan dan minuman instan, peralatan mandi, peralatan tidur, sembako, kebutuhan anak dan wanita, serta obat-obatan. 

Bantuan ini merupakan hasil dari pengumpulan donasi melalui platform SatuJiwa yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Universitas Surabaya (IKA Ubaya). Pengumpulan donasi dilakukan sejak 17 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto menyebut penggalangan donasi dan penyaluran bantuan ini merupakan perwujudan salah satu nilai budaya, yaitu caring community

“Kepedulian terhadap sesama manusia merupakan nilai yang selalu ditanamkan di Ubaya. Melalui platform SatuJiwa, seluruh keluarga besar Ubaya, baik dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga alumni terpanggil untuk membantu saudara-saudari kita yang terdampak bencana gempa di NTT,” ungkapnya. 

Tidak hanya penggalangan bantuan, Tim SatuJiwa yang melibatkan seluruh civitas academica dan Ikatan Alumni Ubaya turut mengkoordinir distribusi bantuan hingga menjangkau korban terdampak bencana. Setelah penyaluran bantuan tahap pertama terlaksana, bantuan tahap kedua yang dijadwalkan menyusul, yakni penanganan kondisi psikososial dan kesehatan korban pascabencana. Kegiatan ini melibatkan tim pendampingan yang berkolaborasi dengan berbagai fakultas di Ubaya, tenaga medis dari RS Ubaya, serta alumni Ubaya. 

“Selain itu, hingga hari ini Ubaya secara aktif melakukan pemetaan kebutuhan mahasiswa Ubaya yang berasal dari Provinsi NTT yang terdampak bencana gempa bumi. Harapannya, apa yang kami lakukan bisa berguna dan membantu para korban,” pungkas Benny. (el/tsy)

The post Ubaya Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>