Ubaya di Media Archives - Universitas Surabaya (UBAYA) https://www.ubaya.ac.id/category/ubaya-di-media/ Fri, 27 Feb 2026 08:23:41 +0000 en-US hourly 1 Psikolog Ubaya Ungkap Alasan Pelaku Kekerasan Anak Mayoritas Orang Terdekat Korban https://www.ubaya.ac.id/2026/02/26/psikolog-ubaya-ungkap-alasan-pelaku-kekerasan-anak-mayoritas-orang-terdekat-korban/ Thu, 26 Feb 2026 09:35:14 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97761 Terungkapnya kasus kekerasan anak yang menimpa balita perempuan berinisial KR (4) di Bangkingan, Lakarsantri, pada Senin (9/2/2026) kemarin menambah panjang daftar penganiayaan yang melibatkan orang terdekat korban sebagai pelaku. Diketahui penganiayaan terhadap KR dilakukan oleh Fahrul (30) dan Sellyna (26) yang merupakan paman-bibi korban. Menurut data yang dikeluarkan Pusiknas Polri, pada tahun 2024 tercatat 12.216 […]

The post Psikolog Ubaya Ungkap Alasan Pelaku Kekerasan Anak Mayoritas Orang Terdekat Korban appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Terungkapnya kasus kekerasan anak yang menimpa balita perempuan berinisial KR (4) di Bangkingan, Lakarsantri, pada Senin (9/2/2026) kemarin menambah panjang daftar penganiayaan yang melibatkan orang terdekat korban sebagai pelaku. Diketahui penganiayaan terhadap KR dilakukan oleh Fahrul (30) dan Sellyna (26) yang merupakan paman-bibi korban.

Menurut data yang dikeluarkan Pusiknas Polri, pada tahun 2024 tercatat 12.216 anak-anak di seluruh Indonesia menjadi korban kekerasan. Di Jawa Timur, menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), ada 1.547 kasus kekerasan pada anak pada tahun 2024. Sementara pada waktu yang sama, di Kota Surabaya tercatat ada 74 kasus laporan kekerasan pada anak.

Dari keseluruhan data yang tercatat, pola kekerasan di tingkat provinsi (Jawa Timur) dan Kota Surabaya memiliki kemiripan. Mayoritas anak-anak mendapatkan kekerasan seksual (58 persen), diikuti kekerasan psikis (22 persen), kekerasan fisik (15 persen), dan penelantaran anak (5 persen). Dalam berbagai kasus kekerasan yang ada, hampir 60 persen pelaku kekerasan terhadap anak merupakan orang terdekat korban, seperti orang tua, keluarga besar, dan tetangga.

Dosen Psikologi Perkembangan Universitas Surabaya, Ni Putu Adelia Kesumaningsari, S.Psi., M.Sc., menjelaskan penyebab pelaku kekerasan anak mayoritas adalah orang terdekat karena adanya hubungan yang sifatnya kontrol dan bergantung. Artinya, orang dewasa yang ada di lingkungan anak-anak memiliki kekuatan untuk lebih mengontrol dan membuat anak-anak bergantung, sehingga posisi ini rentan terhadap penyalahgunaan.

“Kita sering menyebutnya relasi kuasa. Di samping itu, kedekatan memberikan akses dan kesempatan. Orang terdekat dari korban memiliki otoritas, kepercayaan, dan ruang privat bersama anak yang membuat terjadinya kekerasan,” kata wanita yang akrab dipanggil Adel itu.

Walaupun memiliki berbagai otoritas dan kedekatan, kondisi itu tidak serta-merta melahirkan rasa empati. Selain itu, menurut ilmu psikologi, rasa empati merupakan kemampuan yang berkembang dan tidak statis, sehingga kedekatan tidak serta-merta menjadi alasan timbulnya rasa empati.

“Apabila orang terdekat ini sering mengalami stres masalah psikologis, mereka akan gagal berempati karena kapasitas empati mereka tidak ada, sehingga tidak akan mampu merespons kebutuhan anak secara hangat dan regulatif,” jelasnya.

Adel menjelaskan dalam perilaku kekerasan anak, hampir tidak pernah muncul dari satu sebab tunggal. Perilaku kekerasan terhadap anak biasanya hasil interaksi dari berbagai faktor, seperti ketidakmampuan mengatasi emosi negatif, stres harian atau gejala depresi lebih tinggi, riwayat kekerasan saat kecil, hingga faktor ekologi.

“Ketidakmampuan mengelola emosi-emosi negatif yang dirasakan seperti marah, sedih, frustrasi berlebihan yang tidak bisa disalurkan. Juga orang yang memiliki tingkat stres harian dan gejala depresi yang tinggi lebih berisiko dalam menggunakan strategi pengasuhan yang abusif.”

“Lalu orang yang punya riwayat mengulangi pola pengasuhan yang buruk cenderung mengulangi saat dia mengasuh,” tuturnya.

Menurut Adel, pelaku kekerasan anak cenderung memiliki tingkat masalah kesehatan mental dan riwayat trauma. Namun, tidak semua pelaku memenuhi kriteria gangguan jiwa berat. Sebagian kasus kekerasan terjadi karena kombinasi tekanan hidup, kelelahan, dan konflik rumah tangga.

Pemeriksaan psikologis atau asesmen psikologis penting dilakukan kepada pelaku untuk menilai risiko pengulangan perilaku sebenarnya dan menentukan intervensi yang tepat.

“Pemeriksaan psikologis dan rujukan untuk perawatan biasanya sangat dianjurkan bila ada kekhawatiran tentang keselamatan anak, tanda-tanda masalah psikologis berat pada anak/pelaku, atau pengulangan perilaku kekerasan/abusif,” pungkasnya. (ang/kun)

Sumber: Beritajatim.com

Sumber gambar: Pinterest

The post Psikolog Ubaya Ungkap Alasan Pelaku Kekerasan Anak Mayoritas Orang Terdekat Korban appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Politeknik Ubaya Gelar Donor Darah di Tengah Krisis Stok Darah O https://www.ubaya.ac.id/2026/01/13/politeknik-ubaya-gelar-donor-darah-di-tengah-krisis-stok-darah-o/ Tue, 13 Jan 2026 10:10:14 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97507 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Universitas Surabaya (Ubaya) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya kembali menggelar aksi sosial tahunan bertajuk Social Care 2026, 12 Januari 2026 di Ruang Integrity, Politeknik Ubaya. “Social care adalah salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian kampus terhadap masyarakat. Apalagi saat ini sedang krisis golongan darah O,” Ujar […]

The post Politeknik Ubaya Gelar Donor Darah di Tengah Krisis Stok Darah O appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Universitas Surabaya (Ubaya) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya kembali menggelar aksi sosial tahunan bertajuk Social Care 2026, 12 Januari 2026 di Ruang Integrity, Politeknik Ubaya.

Social care adalah salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian kampus terhadap masyarakat. Apalagi saat ini sedang krisis golongan darah O,” Ujar Slamet Wahyudi, Wakil Direktur Politeknik Ubaya.

Kampus tersebut rutin menggelar acara serupa sejak 2016. Namun, sempat berhenti kala pandemi Covid-19.

Fithri Fifianah, dokter PMI, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik acara itu. Dia pun memaparkan bahwa PMI Kota Surabaya telah mengalami krisis golongan darah O sejak awal 2026.

​”Kebutuhan rumah sakit sedang meningkat. Terutama untuk pasien hemodialisa (cuci darah) yang membutuhkan stok darah. Golongan darah O memang paling cepat habis. Karena bisa didonorkan ke semua golongan. Maka, permintaan golongan darah tersebut cukup banyak,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa salah satu usaha PMI untuk mengatasi krisis tersebut adalah dengan menambah titik donor darah di berbagai ruang publik.

Tidak hanya itu, untuk menarik minat pendonor, PMI memberikan apresiasi berupa hadiah menarik bagi mereka.

Hingga acara berlangsung, ada 53 peserta yang mendonorkan darahnya. Sebelumnya, para calon pendonor terlebih dulu mengisi formulir donor darah.

Setelahnya, mereka dipanggil untuk melakukan serangkaian pengecekan. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta untuk bisa donor darah.

Seperti harus berusia minimal 17 tahun, minimal tensi harus 100/70, berat badan minimal 47 kg saat pertama kali donor. Pun, minimal kadar hemoglobin berada pada angka 12,5.

Kelima puluh tiga pendonor yang memenuhi semua syarat kemudian diarahkan untuk diambil darahnya. Proses pengambilan darah berlangsung sekitar 6 hingga 10 menit.

Pihak kampus berharap acara itu dapat terus berkembang. Ke depan, akan ada rencana untuk menggabungkan aksi donor darah dengan penyuluhan lain.

Seperti bahaya narkotika yang akan bekerja sama dengan BNN. Supaya mahasiswa mendapatkan edukasi tambahan.

Sumber: Harian Disway

The post Politeknik Ubaya Gelar Donor Darah di Tengah Krisis Stok Darah O appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya tercatat dengan skor SINTA dalam tiga tahun mencapai 379.665 dan skor SINTA Overall 617.199 https://www.ubaya.ac.id/2026/01/11/ubaya-tercatat-dengan-skor-sinta-dalam-tiga-tahun-mencapai-379-665-dan-skor-sinta-overall-617-199/ Sun, 11 Jan 2026 08:17:25 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97769 SURABAYA – Universitas Surabaya (Ubaya) berada di peringkat teratas perguruan tinggi swasta Jawa Timur dalam perolehan skor SINTA. Ubaya tercatat dengan skor SINTA dalam tiga tahun mencapai 379.665 dan skor SINTA Overall 617.199. Hal ini membuat Ubaya menempati posisi kedua secara nasional. Skor SINTA merupakan salah satu indikator kinerja nasional yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, […]

The post Ubaya tercatat dengan skor SINTA dalam tiga tahun mencapai 379.665 dan skor SINTA Overall 617.199 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
SURABAYA – Universitas Surabaya (Ubaya) berada di peringkat teratas perguruan tinggi swasta Jawa Timur dalam perolehan skor SINTA.

Ubaya tercatat dengan skor SINTA dalam tiga tahun mencapai 379.665 dan skor SINTA Overall 617.199. Hal ini membuat Ubaya menempati posisi kedua secara nasional.

Skor SINTA merupakan salah satu indikator kinerja nasional yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Indikator ini mencakup delapan aspek penting, diantaranya publikasi, penelitian, pengabdian, hak kekayaan intelektual (HKI), kelembagaan, dan sumber daya manusia.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM Ubaya), Prof. Suyanto, Ph.D. mengatakan capaian skor SINTA tinggi merupakan bukti rekognisi nasional maupun internasional dari hasil luaran penelitian dan pengabdian dosen di Ubaya.

“Di Ubaya, skor SINTA diperbarui oleh dosen dan LPPM secara reguler. Staf LPPM, termasuk Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Ubaya, terjun langsung ke masing-masing program studi untuk mendampingi para dosen melakukan pembaruan data SINTA dan sinkronisasi,” jelasnya, Kamis (11/1/2024).

Selain itu, capaian skor SINTA ini menjadi salah satu dasar bagi penetapan klaster perguruan tinggi. Dengan skor tinggi, Ubaya dapat mencapai klaster Mandiri pada tahun 2024.

“Tentu saja dengan klaster Mandiri akan lebih banyak akses terhadap hibah penelitian maupun pengabdian yang bisa diperoleh dari berbagai sumber,” imbuhnya.

Ia menambahkan, keuntungan lain dari skor SINTA yang tinggi adalah sebagai sumber data utama bagi akreditasi perguruan tinggi maupun program studi. Kinerja publikasi dosen untuk sebuah perguruan tinggi umumnya juga diambil dari data di laman SINTA.

Saat ini data di laman SINTA merupakan salah satu sumber utama bagi pengukuran kinerja publikasi ilmiah dan luaran penelitian dan pengabdian. Prof. Suyanto menyebut LPPM akan terus mendampingi para dosen Ubaya untuk melakukan pembaruan data SINTA. “Pendampingan secara berkelanjutan memberikan dampak besar bagi peningkatan skor. Hal ini baik untuk dapat terus mengingatkan dosen tentang pentingnya data SINTA bagi institusi maupun pribadi,” pungkasnya.(*)

Sumber: TIMES INDONESIA

 

The post Ubaya tercatat dengan skor SINTA dalam tiga tahun mencapai 379.665 dan skor SINTA Overall 617.199 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dosen Teknik Mesin Ubaya Sokong Inovasi Industri Logam Skala Kecil dan Menengah Aksesoris Motor https://www.ubaya.ac.id/2025/11/19/dosen-teknik-mesin-ubaya-sokong-inovasi-industri-logam-skala-kecil-dan-menengah-aksesoris-motor/ Wed, 19 Nov 2025 11:47:33 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97337 Dosen Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya), Dr. Ir. Susila Candra, IPM, mengusung program pengabdian pengoptimalan industri pengolahan logam. Pengolahan berupa komponen dan aksesoris sepeda motor yang diproduksi oleh 2 Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.    Candra menyebut, program ini merupakan pengabdian skema Pemberdayaan […]

The post Dosen Teknik Mesin Ubaya Sokong Inovasi Industri Logam Skala Kecil dan Menengah Aksesoris Motor appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Dosen Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya), Dr. Ir. Susila Candra, IPM, mengusung program pengabdian pengoptimalan industri pengolahan logam. Pengolahan berupa komponen dan aksesoris sepeda motor yang diproduksi oleh 2 Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. 

 

Candra menyebut, program ini merupakan pengabdian skema Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang diproyeksikan untuk dilaksanakan selama 3 tahun dengan judul “Peningkatan Kapasitas Produksi, Inovasi, dan Manajemen Produk Unggulan Komponen Logam di Desa Jogorepuh Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur”. Pendanaan pengabdian ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjend Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

 

“Produk yang dihasilkan oleh IKM di Desa Jogorepuh ini sangat unik karena aksesoris yang diproduksi berbeda dengan produk skala besar yang ada di pasaran. Belum ada produk yang serupa dari segi bentuk, warna, hingga variasi yang telah dipasarkan secara luas. Jadi, penggunaan aksesoris hasil produksi IKM ini jelas menjadi pembeda dan memberi identitas baru bagi pecinta otomotif, khususnya aksesoris sepeda motor,” jelas Candra. 

 

Dua IKM yang difokuskan dalam pengabdian ini adalah IKM Bina Logam dan IKM Dafa Motor. Saat ini, IKM Bina Logam dan IKM Dafa Motor sudah memproduksi masing-masing 6 dan 11 jenis produk olahan logam yang terdiri dari footstep (pijakan kaki), spinner, tutup karburator, kutikan gigi, kupingan lampu, dan lain sebagainya. Tidak hanya memiliki nilai fungsi, komponen dan aksesoris sepeda motor yang diproduksi menambah nilai estetika sepeda motor bagi para pegiat otomotif roda dua. Candra menambahkan, produk hasil olahan ini dapat menjadi ikon industri Kabupaten Pasuruan apabila mampu dikembangkan dengan baik, layaknya buah tangan yang identik dengan beberapa daerah di Indonesia. 

 

“Secara warna, produk-produk ini tidak hanya berwarna perak seperti yang biasa terdapat di pasaran, tetapi ada warna kuning, merah, biru, dan warna-warna lain juga. Secara bentuk juga begitu. Misalnya, ring aksesoris yang biasanya hanya bulat seperti cincin diberikan ukiran-ukiran yang menarik. Hal-hal seperti ini belum ada di daerah lain di Indonesia,” paparnya. 

 

Pemilihan industri ini didasari oleh kondisi sosio-ekonomi Kabupaten Pasuruan yang disokong oleh olahan logam sebagai industri unggulan. Setiap minggu, IKM Bina Logam menerima permintaan berkisar 50.000 unit dan IKM Dafa Motor sebesar 73.000 unit. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dalam proses manajemen dan operasional serta kurangnya mesin produksi menjadikan permintaan tersebut belum dapat dipenuhi. Hal ini turut menjadikan jangkauan pasar hasil olahan logam ini masih terbatas di Provinsi Jawa Timur, meskipun sudah terdapat permintaan dari wilayah lain, seperti Jawa Tengah dan Indonesia bagian timur. 

 

Candra menuturkan, pengoptimalan IKM akan dilakukan menyeluruh secara bertahap. Dalam aspek pengembangan dan inovasi produk misalnya, IKM Bina Logam diproyeksikan akan memproduksi 8 jenis produk dan IKM Dafa Motor dengan 18 jenis produk pada tahun ketiga pelaksanaan pengabdian. Namun, selain peningkatan kapasitas produksi, Candra turut menekankan pentingnya perbaikan kualitas sumber daya manusia dan manajemen pemasaran. 

 

“Kita sudah merencanakan penambahan mesin produksi baru dan mempersiapkan pelatihan kepada para pekerja, tidak hanya berupa kompetensi operasional, namun turut meliputi manajemen keuangan untuk mempertahankan kontinuitas usaha. Karena saat ini pemasaran produk masih menggunakan sistem konvensional, kita juga akan mendampingi usaha dalam aspek promosi dan pemasaran. Jadi, tidak hanya kapasitas produksi yang meningkat, namun jangka panjang IKM juga terjamin,” tutur Candra. 

 

Selain IKM Bina Logam dan IKM Dafa Motor, inisiatif ini juga disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat Desa Jogorepuh. Program pengabdian ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJPMDes) Desa Jogorepuh Tahun 2019-2025 berupa pemanfaatan potensi pasar produk logam. Berkembangnya kedua IKM akan menjadi peluang kerja yang baik bagi masyarakat sekaligus menjadi percontohan bagi IKM serupa di Desa Jogorepuh dan Kabupaten Pasuruan secara umum.

Sumber: Tribun News Surabaya

The post Dosen Teknik Mesin Ubaya Sokong Inovasi Industri Logam Skala Kecil dan Menengah Aksesoris Motor appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya Jadi Pusat Unggulan Inovasi Produk Pangan dan Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif https://www.ubaya.ac.id/2025/11/06/ubaya-jadi-pusat-unggulan-inovasi-produk-pangan-dan-suplemen-kesehatan-untuk-kondisi-degeneratif/ Thu, 06 Nov 2025 09:20:02 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97286 Universitas Surabaya (Ubaya) terus membuktikan diri sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Timur. Berbagai inovasi terus dilancarkan, salah satunya melalui Pusat Unggulan Iptek (PUI) Produk Pangan & Suplemen Kesehatan Untuk Kondisi Degeneratif (Pasdeg).    Ketua PUI Pasdeg Ubaya Prof apt Tjie Kok mengatakan bahwa PUI Pasdeg Ubaya menjadi satu-satunya PUI di bidang produk pangan […]

The post Ubaya Jadi Pusat Unggulan Inovasi Produk Pangan dan Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Universitas Surabaya (Ubaya) terus membuktikan diri sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Timur. Berbagai inovasi terus dilancarkan, salah satunya melalui Pusat Unggulan Iptek (PUI) Produk Pangan & Suplemen Kesehatan Untuk Kondisi Degeneratif (Pasdeg). 

 

Ketua PUI Pasdeg Ubaya Prof apt Tjie Kok mengatakan bahwa PUI Pasdeg Ubaya menjadi satu-satunya PUI di bidang produk pangan dan suplemen kesehatan untuk kondisi degeneratif yang difasilitasi pengembangannya oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tujuannya, untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di perguruan tinggi.

 

Beberapa kegiatan dilakukan di PUI Pasdeg. Di antaranya, uji pra klinis dan uji klinis terbatas, riset mahasiswa S-3, pameran tingkat nasional, industrial forum dan expo, pengembangan dan pemeliharaan website serta basis data produk, dan pengembangan manajemen pusat unggulan dan fasilitasi dari Ubaya.

 

“Kami juga bekerja sama dengan beberapa lembaga luar negeri. Salah satunya, Jiangxi Science and Technology Normal University China yang telah melakukan kontrak riset beserta implementasinya dengan kami. Publikasi jurnal nasional maupun internasional juga kami lakukan,” ungkap Prof Tjie Kok yang juga merupakan seorang peneliti senior.

 

Di tingkat internasional, beberapa kegiatan lain juga telah dilakukan PUI Pasdeg Ubaya. Di antaranya, pembicara konferensi internasional, pemakalah internasional, kunjungan lembaga internasional, dan pengelolaan seminar atau simposium internasional.

 

Fasilitas memadai dan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, menjadikan PUI Pasdeg Ubaya kerap menghadirkan produk-produk inovatif. Prof Tjie Kok mengatakan, beberapa produk berhasil dikembangkan, dipatenkan, bahkan dipasarkan. Ada cookies daun jati, teh olahan daun jati dan kombinasi dengan kelor, kopi celup daun jati dan kelor, teh miana, temulawak instan, minuman pokak, dan beberapa produk lain.

 

Terdapat tiga produk unggulan untuk dikembangkan yakni produk olahan daun jati, produk olahan miana, dan produk olahan kelor. Ketiganya kerap dibawa dalam berbagai pameran produk nasional. “Untuk cookies daun jati ini, kami bekerja sama dengan Desa Kebontunggul Mojokerto sebagai penghasil daun jati. Lantas kami yang melakukan inovasi hingga menjadi cookies dengan packaging menarik,” ujar Prof Tjie Kok.

 

Dia juga membuka kesempatan bagi pihak dari lini industri yang ingin bekerja sama. Dengan begitu, produk hasil inovasi bisa dipasarkan lebih masif. Dengan kata lain, kerja sama dengan industri tersebut bisa menciptakan hilirisasi.

 

Ke depan, Prof Tjie Kok memastikan PUI Pasdeg Ubaya akan senantiasa berinovasi. Menelurkan produk-produk unggulan lainnya yang bermanfaat kesehatan, khususnya untuk kondisi degeneratif. (el)

The post Ubaya Jadi Pusat Unggulan Inovasi Produk Pangan dan Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Ubaya-Komnas HAM RI Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Isu HAM Nasional https://www.ubaya.ac.id/2025/10/16/ubaya-komnas-ham-ri-perkuat-kerja-sama-tri-dharma-dan-isu-ham-nasional/ Thu, 16 Oct 2025 09:28:06 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97204 Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Surabaya (Ubaya) memperkuat kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan isu-isu HAM nasional usai melakukan studi banding ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM RI) pada 6-8 Oktober 2025. Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Ubaya dan Komnas HAM RI. ​Ketua […]

The post Ubaya-Komnas HAM RI Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Isu HAM Nasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Surabaya (Ubaya) memperkuat kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan isu-isu HAM nasional usai melakukan studi banding ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM RI) pada 6-8 Oktober 2025. Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Ubaya dan Komnas HAM RI.

​Ketua PUSHAM Ubaya, Dr. Sonya Claudia Siwu menyatakan kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk memajukan HAM di Indonesia, khususnya Jawa Timur. “Kegiatan tidak hanya studi banding dan pelatihan pengelolaan kepustakaan Pusat Dokumentasi HAM (Pusdokham), namun juga perencanaan kolaborasi program-program yang akan melibatkan unit internal maupun eksternal Ubaya,” jelas Dr. Sonya, Selasa (14/10/2025).

​Ia menambahkan, kolaborasi ini dirancang untuk mendorong peningkatan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Beberapa program kerja sama yang akan dijalankan antara lain program magang mahasiswa dan kerja sama penelitian dengan kajian isu-isu HAM.

Dr. Sonya Claudia Siwu menekankan, melalui kegiatan ini mahasiswa Ubaya mendapat peluang besar untuk belajar HAM secara komprehensif.

“Mahasiswa dapat belajar HAM secara baik, benar, dan lengkap serta dapat menghadapi tantangan HAM ke depan baik secara substansi maupun kelembagaan dari berbagai perspektif hingga ke konteks kebangsaan,” katanya.

Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Pusham Ubaya.

Menurutnya, kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan tinggi lain untuk melibatkan lebih banyak akademisi dan mahasiswa bersama Komnas HAM RI dalam upaya memajukan HAM di Indonesia. “Ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan tinggi lain dengan melibatkan lebih banyak lagi akademisi khususnya mahasiswa,” tuturnya.

Dalam studi banding yang turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa lintas jurusan Ubaya ini, juga dibahas isu-isu HAM yang menjadi perhatian nasional. Isu-isu tersebut seperti lingkungan hidup, kelompok rentan, kemajuan teknologi, pemberdayaan masyarakat kota, serta beberapa isu pelanggaran HAM. [ipl/kun]

Sumber: Berita Jatim

 

The post Ubaya-Komnas HAM RI Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Isu HAM Nasional appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
The Overtunes Meriahkan Penutupan MOB Ubaya https://www.ubaya.ac.id/2025/09/22/the-overtunes-meriahkan-penutupan-mob-ubaya/ Mon, 22 Sep 2025 09:29:07 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=97083 SURABAYA – Acara puncak rangkaian penutupan masa orientasi bersama (MOB) Ubaya dimeriahkan pesta musik bertajuk Malam Akrab Maharu. Acara itu dihelat di Lapangan Ubaya Tenggilis pada Sabtu (20/9) malam. The Overtunes menjadi bintang tamu dalam acara itu. “Ini yang hadir utamanya mahasiswa baru sejumlah 1.600-an orang. Lalu, ada juga dari civitas academica. Total yang hadir […]

The post The Overtunes Meriahkan Penutupan MOB Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
SURABAYA – Acara puncak rangkaian penutupan masa orientasi bersama (MOB) Ubaya dimeriahkan pesta musik bertajuk Malam Akrab Maharu. Acara itu dihelat di Lapangan Ubaya Tenggilis pada Sabtu (20/9) malam. The Overtunes menjadi bintang tamu dalam acara itu.

“Ini yang hadir utamanya mahasiswa baru sejumlah 1.600-an orang. Lalu, ada juga dari civitas academica. Total yang hadir pada malam ini diperkirakan antara 2.000-2.200 orang,” ungkap Ketua Panitia MOB Ubaya 2025 Indra Jaya Gunawan.

 

Sumber : Jawa Pos

The post The Overtunes Meriahkan Penutupan MOB Ubaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Mahasiswa Teknik Informatika Ubaya Juara 1 Kompetisi Networking E-TIME 2025 https://www.ubaya.ac.id/2025/07/29/mahasiswa-teknik-informatika-ubaya-juara-1-kompetisi-networking-e-time-2025/ Tue, 29 Jul 2025 08:16:11 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=96807 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Prestasi gemilang kembali diraih Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Kali ini mahasiswa Teknik Informatika Ubaya menunjukkan keunggulannya. Berhasil menyabet juara pertama dalam kategori Networking di kompetisi E-TIME 2025. Tim yang beranggotakan Soen Hizkia dan Eunike Obidient Djuwari ini meraih nilai tertinggi pada babak final kompetisi yang digelar di Politeknik Negeri Jakarta pertengahan Juli […]

The post Mahasiswa Teknik Informatika Ubaya Juara 1 Kompetisi Networking E-TIME 2025 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Prestasi gemilang kembali diraih Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Kali ini mahasiswa Teknik Informatika Ubaya menunjukkan keunggulannya. Berhasil menyabet juara pertama dalam kategori Networking di kompetisi E-TIME 2025.

Tim yang beranggotakan Soen Hizkia dan Eunike Obidient Djuwari ini meraih nilai tertinggi pada babak final kompetisi yang digelar di Politeknik Negeri Jakarta pertengahan Juli ini.

Kompetisi E-TIME 2025 (Electro Activities Programme) adalah lomba tingkat nasional. Merupakan agenda rutin tahunan di bidang Elektro dan Komputer.

Saat ini E-TIME menjadi salah satu kompetisi yang paling dinantikan oleh mahasiswa dan pelajar dari seluruh penjuru Indonesia.E-TIME 2025 menyajikan berbagai kategori lomba yang menarik, yaitu Programmable Logic Controller (PLC), Collaborative Robot, Networking, dan Line Follower.

Penyelenggaraan E-TIME 2025 didukung perusahaan-perusahaan ternama. Salah satunya adalah Schneider Electric. Perusahaan ini telah mendukung kompetisi ini selama tiga tahun berturut-turut. Hal ini menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia.

Pada kategori Networking, puluhan peserta mengikuti babak penyisihan secara online pada tanggal 5 Juli 2025. Dari babak penyisihan, Tim Ubaya bersama 14 tim lain lolos ke babak akhir yang diselenggarakan secara offline di Politeknik Negeri Jakarta.

Babak akhir ini terdiri dari Semi Final dan Final diselenggarakan pada tanggal 14 & 15 Juli 2025.
Akhirnya setelah melalui perjuangan berat dan kompetisi yang ketat, tim UBAYA berhasil mengungguli tim lain dan menjadi juara pertama dalam kategori Networking.

Pada babak final tim Ubaya menyisihkan 4 tim lain yang berasal dari Politeknik Negeri Jakarta, SMK Harapan Bangsa Kota depok, dan Politeknik Negeri Semarang. Susunan pemenang kategori Networking adalah sebagai berikut: Juara 1 Universitas Surabaya (UBAYA), Juara 2 SMK Harapan Bangsa Kota Depok, dan Juara 3 Politeknik Negeri Jakarta.

Maya Hilda Lestari Loek, pembimbing tim, mengatakan bahwa keberhasilan tim ini merupakan buah kerja keras mahasiswa serta dukungan dan bimbingan yang diberikan oleh Ubaya.

“Teknik Informatika UBAYA memiliki program Network & Cyber Security (NCS). Selain menyelenggarakan pembelajaran pada bidang yang sesuai, kami mendukung mahasiswa-mahasiswa yang memiliki minat penelitian. Khususnya pada keilmuan Network & Cyber Security. Salah satunya adalah menyiapkan dan mendampingi mahasiswa untuk mengikuti berbagai lomba yang terkait dengan keilmuan NCS. Tujuan utamanya adalah memperkaya pengalaman dan belajar di luar kelas & laboratorium NCS di UBAYA.”, ujar Maya dosen Program Network & Cyber Security (NCS).

Soen Hizkia salah satu anggota tim Ubaya mengatakan rasa gembira dan bangga berhasil menjadi juara. “Kami sangat senang dapat menjadi juara pertama dalam kategori Networking di E-TIME 2025. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi tim. Di semi final kami nyaris tidak lolos, dengan hanya menduduki peringkat 5. Namun, kami belajar dari hasil tersebut untuk tampil lebih baik pada final,” kata Soen Hizkia.

Soen Hizkia juga menambahkan bahwa materi yang dilombakan cukup luas, dan tim harus bisa membuat keputusan yang tepat dalam waktu yang singkat.

Eunike Obidient Djuwari, anggota tim lainnya, juga berbagi kesannya tentang kompetisi ini.

“Sebagai lomba Networking kedua yang saya ikuti tahun ini, saya menemukan ilmu pengetahuan baru yang tidak saya temukan pada lomba sebelumnya. Saya belajar mengenai konfigurasi VoIP dan bagaimana memperbarui license sebuah router. Selain itu, babak final kompetisi ini memiliki tugas yang jauh lebih banyak dan memerlukan kerjasama tim.”, ujarnya.
Sebelum ini Eunike Obidient Djuwari juga telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang Networking sebelumnya.

Pada bulan Februari 2025, Eunike berhasil menjadi Juara 1 dalam Lomba National Networking Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sumber: TribunJatim.com

The post Mahasiswa Teknik Informatika Ubaya Juara 1 Kompetisi Networking E-TIME 2025 appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Inovasi Unik Mahasiswa Ubaya, Bikin Gitar Listrik dari Kardus, Terinspirasi dari Hal ini https://www.ubaya.ac.id/2025/07/21/inovasi-unik-mahasiswa-ubaya-bikin-gitar-listrik-dari-kardus-terinspirasi-dari-hal-ini/ Mon, 21 Jul 2025 06:42:31 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=96780 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Dunia musik dihebohkan dengan inovasi kreatif dari Tristan Fawwaz Alvaro, mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk (DMP) Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya). Tristan berhasil menciptakan sebuah gitar listrik berbahan dasar kardus yang dipadatkan dengan resin, dinamakan “Duscaster”. Karya unik ini bukan sekadar tugas kuliah, melainkan bukti nyata potensi material […]

The post Inovasi Unik Mahasiswa Ubaya, Bikin Gitar Listrik dari Kardus, Terinspirasi dari Hal ini appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Dunia musik dihebohkan dengan inovasi kreatif dari Tristan Fawwaz Alvaro, mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk (DMP) Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya).
Tristan berhasil menciptakan sebuah gitar listrik berbahan dasar kardus yang dipadatkan dengan resin, dinamakan “Duscaster”.
Karya unik ini bukan sekadar tugas kuliah, melainkan bukti nyata potensi material daur ulang dalam instrumen musik. Nama “Duscaster” sendiri terinspirasi dari gabungan kata “Kardus” dan “Telecaster,” merek gitar elektrik populer dari Fender.

Yang menarik, gitar listrik buatan Tristan ini mampu menghasilkan vibrasi suara unik yang terkesan kasar dan ringan, bahkan tanpa bantuan amplifier.

“Karena suka eksperimen, saya mencoba membuat gitar listrik yang bukan dari material kayu, supaya anti-mainstream. Ternyata suaranya jadi unik karena menggunakan kardus yang memiliki banyak rongga,” tutur Tristan, alumnus SMA Muhammadiyah 2 Surabaya itu, Jumat (18/7/2025).

Gitar berukuran panjang 440 mm, lebar 290 mm, dan ketebalan 45 mm ini sukses dirampungkan dalam satu semester. Tristan mengakui tantangan terbesar adalah menemukan komposisi ideal antara kardus dan resin untuk mencapai bobot total 4,5 kilogram yang pas.

“Dimulai dari awal semester, saya sudah melakukan brainstorming mulai dari riset material dan produk, eksplorasi bentuk, observasi gitar yang sudah ada, termasuk eksperimen material menggunakan kardus dan resin sampai final desain ke bentuk ini,” ungkapnya.

Ke depan, Tristan berencana mengembangkan “Duscaster” pada dua aspek utama: eksplorasi bentuk yang lebih inovatif dan efisiensi bobot.

“Karena bentuk yang sekarang terlalu terinspirasi dari Telecaster, masih perlu eksplorasi bentuk yang lebih eksperimental. Termasuk fokus ke pengurangan berat dari produk,” pungkasnya, menunjukkan ambisi untuk terus berinovasi.

Sumber: TribunJatim.com

The post Inovasi Unik Mahasiswa Ubaya, Bikin Gitar Listrik dari Kardus, Terinspirasi dari Hal ini appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
Inovasi Desain Mahasiswa inDeur, Dari Gerbong Sapi hingga Perhiasan Budaya Bissu di De Javasche Bank Surabaya https://www.ubaya.ac.id/2025/07/18/inovasi-desain-mahasiswa-indeur-dari-gerbong-sapi-hingga-perhiasan-budaya-bissu-di-de-javasche-bank-surabaya/ Fri, 18 Jul 2025 07:41:02 +0000 https://www.ubaya.ac.id/?p=96776 RADAR SURABAYA – Mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk (DMP) Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menggelar pameran inovasi dan karya tugas akhir bertajuk Grade X Vol. 6. Pameran yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juli mendatang, menarik perhatian masyarakat di lokasi bersejarah bertajuk Grade […]

The post Inovasi Desain Mahasiswa inDeur, Dari Gerbong Sapi hingga Perhiasan Budaya Bissu di De Javasche Bank Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>
RADAR SURABAYA – Mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk (DMP) Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menggelar pameran inovasi dan karya tugas akhir bertajuk Grade X Vol. 6.

Pameran yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juli mendatang, menarik perhatian masyarakat di lokasi bersejarah bertajuk Grade X Vol. 6.

Mengusung tema inDeur, yang merupakan akronim dari Thinking In Design Under Repetition, pameran ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi bagi karya-karya individu mahasiswa, tetapi juga menjelma menjadi ruang kolaborasi yang dinamis antara institusi dan akademisi, khususnya bagi para desainer muda berbakat.

Dekan FIK Ubaya, Prof. Ir. Markus Hartono, Ph.D., IPU, menjelaskan filosofi di balik tema tersebut yakni menceritakan perjalanan melewati banyak proses, walaupun masih banyak proses lainnya.

Proses ini berjalan tidak hanya pada satu titik, tetapi juga berulang, termasuk selalu terbuka pada kritik.

“Tema tersebut menekankan pentingnya proses berulang dan keterbukaan terhadap masukan dalam dunia desain,” terangnya, Senin (14/7).

Ketua Panitia Grade X Vol. 6, Adriel Octovian Dattruli Manuputty, mengungkapkan bahwa pameran kali ini menampilkan total 21 karya inovatif dari mahasiswa DMP FIK Ubaya.

“Ditambah lagi karya-karya mahasiswa FIK Ubaya maupun eksternal yang berhasil dikurasi sehingga terpilih untuk dipamerkan sebagai display,” ujar Adriel.

Dalam pameran ini juga untuk membuka pintu bagi talenta-talenta di luar program studi. Karena beragam inovasi yang dipamerkan menunjukkan kreativitas dan kepekaan mahasiswa terhadap berbagai isu.

“Beberapa karya menarik yang berhasil mencuri perhatian antara lain inovasi sistem distribusi ternak melalui re-desain gerbong sapi, yang menawarkan solusi efisien untuk logistik peternakan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan ada pula inovasi lampu yang memanfaatkan material limbah kulit kopi dan kombucha, sebuah langkah konkret dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Tak ketinggalan, boardgame Palagan Ambarawa yang mengedukasi sejarah dengan cara yang interaktif,” imbuhnya.

Selain itu, pameran ini juga menampilkan kursi roda adaptif bagi individu dengan Cerebral Palsy, serta desain perhiasan yang terinspirasi dari Budaya Bissu, menunjukkan perpaduan antara teknologi, kearifan lokal, dan kepedulian sosial.

Lebih dari sekadar ajang pameran karya, Grade X Vol. 6 juga memperkaya pengalaman pengunjung dengan menyelenggarakan berbagai workshop dan talkshow.

“Acara ini menghadirkan narasumber desainer dan pegiat industri kreatif profesional, memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mendapatkan wawasan, inspirasi, dan membangun jejaring di dunia desain dan industri kreatif,” pungkasnya. (rmt/nur)

Sumber: Radar Surabaya

The post Inovasi Desain Mahasiswa inDeur, Dari Gerbong Sapi hingga Perhiasan Budaya Bissu di De Javasche Bank Surabaya appeared first on Universitas Surabaya (UBAYA).

]]>