Ubaya Culture Festival 2021 Digelar Virtual Hadirkan Drama Musikal Rama Shinta


  • 16-04-2021
  • Hayuning Purnama Dewi
Foto: Isyana
 
Ubaya Culture Festival (UCF) 2021 menggelar konser virtual perdana menghadirkan Isyana Sarasvati dan Eclat Story, Sabtu (10/4/2021).
 
UCF adalah program annual event yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Surabaya (BEMUS) bidang Kementerian Seni dan Budaya.
 
Tema UCF 2021 di tengah situasi pandemi Covid-19 tahun ini adalah Ganur Citra.
 
Ganur Citra berarti harapan pada generasi muda agar punya wawasan luas dan pikiran terbuka atas pentingnya keberagaman seni dan budaya Indonesia.
 
Oleh sebab itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta akan keberagaman seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat terutama generasi muda.
 
Acara juga dikemas lebih menarik tanpa menghilangkan unsur seni dan budaya Indonesia.
 
“Sebenarnya kami memilih bintang tamu berdasarkan hasil survei yang dilakukan ke masyarakat. Hasilnya sebagian besar masyarakat ingin menonton 
 
Isyana Sarasvati dan Eclat Story di acara UCF. Setelah itu kami mulai survei bintang tamu, ternyata mereka cocok dengan konsep yang ingin kami 
 
bawakan yaitu generasi muda yang kreatif, bertalenta dalam industri musik Indonesia serta selalu bangga terhadap budaya dan keberagaman Indonesia,” 
 
terang Natasya Fabiola, Ketua Pelaksana UCF 2021, Sabtu (10/4/2021).
 
Selain konser virtual, BEMUS juga mempersembahkan rangkaian acara lain yang menarik untuk diikuti milenial. UCF 2021 dibagi menjadi tiga bagian: 
 
virtual exhibition, konser virtual, dan drama musikal.
 
Tahun ini, UCF berkolaborasi dengan CreatiOnline untuk menampilkan pertunjukan seni secara online yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum.
 
CreatiOnline 2021 merupakan kompetisi online dengan 10 cabang perlombaan bertema budaya adalah ajang yang digelar BEMUS sejak Februari lalu.
 
Sepuluh cabang perlombaan pada CreatiOnline 2021 tersebut yaitu face painting, cover lagu, mash-up lagu, video opini, dance, komik pendek, 
 
fotografi, poster, desain totebag, dan cerita pendek (cerpen).
 
Kompetisi ini hanya bisa diikuti mahasiswa aktif Ubaya. Hasil karya mahasiswa CreatiOnline 2021 ditampilkan saat sesi virtual exhibition atau dapat 
 
dilihat melalui channel YouTube BEM Universitas Surabaya (Ubaya).
 
“Melalui kolaborasi ini diharapkan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda dapat mengingat kembali keunikan dan beragam budaya yang dimiliki 
 
negara kita sendiri,” papar Natasya sapaan Natasya Fabiola mahasiswi semester 6 Program Studi Teknik Kimia Ubaya.
 
Dijadwalkan tampil juga drama musikal berjudul Rama dan Shinta hasil kolaborasi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Theater, UKM Tari, dan UKM Musik 
 
Ubaya. Natasya sebagai perwakilan generasi muda mengungkapkan jika kisah Rama dan Shinta sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat.
 
Namun, Natasya menyampaikan bahwa dirinya merasa cerita tersebut masih kurang mendapat perhatian di masyarakat terutama generasi muda. Akhirnya 
 
dipilihlah drama musikal yang dirasa paling cocok dan sesuai untuk menarik perhatian generasi muda saat ini.
 
“Lewat acara UCF dan CreatiOnline 2021 ini masyarakat menjadi lebih paham dan mengetahui tentang budaya yang ada di Indonesia sendiri. Kami juga 
 
terus berupaya agar menjadi wadah bagi mahasiswa Ubaya untuk terus mengembangkan potensi, bakat serta karya-karyanya dengan menyelenggarakan 
 
kegiatan positif dan bermanfaat,” pungkas Natasya yang mejabat Menteri Bidang Seni dan Budaya BEM Universitas Surabaya.(tok)
 
Sumber: suarasurabaya.net
Update: 16-04-2021 | Dibaca 308 kali | Download versi pdf: Ubaya-Culture-Festival-2021-Digelar-Virtual-Hadirkan-Drama-Musikal-Rama-Shinta.pdf