Gotong Royong Percepat Vaksinasi


  • 08-04-2021
  • Hayuning Purnama Dewi
SURABAYA - Seluruh warga Kota Pahlawan harus mendapatkan vaksin. Janji itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi. Namun, pemkot membutuhkan bantuan seluru pihak supaya imunisasi berjalan cepat.
 
Kemarin (3/4) Eri memantau pelaksanaan vaksinasi. Dua lokasi disambangi. Yakni, imunisasi drive-thru di lapangan parkir Universitas Surabaya (Ubaya) serta suntuk vaksin Tunjungan Plaza (TP).
 
Pukul 11.00, Eri tiba di parkir Ubaya. Sampai di lokasi, dia bergegas menyapa warga yang hendak mengikuti kegiatan itu. Mayoritas merupakan driver ojek online (ojol).
 
Salah seorang pengendara ojol yang diajak berdialog adalah Widyanto. Sebelum menyuntikkan vaksin, petugas memerisa tekanan darahnya. Oleh petugas, pria asli Surabaya itu diminta beristirahat sejenak karena tekanan darahnya dianggap melebihi batas toleransi sebelum divaksin. "Wah ini goro-goro akeh wong, sampeyan dadi ndredek," ucap Eri.
 
Selang lima menit, petugas kembali mengecek tensi darahnya. Tekanan darahnya turun. Widyanto langsung mendapatkan suntik vaksin. "Bismillah Pak, sehat," tutur Eri.
 
Suami Rini Indriyani itu beranjak mengamati vaksinasi pengendara motor. Eri berpesan, seluruh pengendara harus tetap menjaga kesehatan meski sudah divaksin.
 
Vaksinasi di Ubaya tersebut berbeda dengan imunisasi di tempat lain. Pengendara tidak perlu turun dari kendaraan. Suntik vaksin dilakukan secara drive-thru.
 
Dari pihak Ubaya, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan SDM Noviaty Kresna Darmasetiawan menjelaskan, antusiasme warga mengikuti imunisasi sangat tinggi. Sejak lima hari dibuka, pelayanan itu dipenuhi pengunjung. "Warga ingin segera terhindar dari virus korona," paparnya.
 
Dalam sehari, ratusan warga mendapatkan suntik vaksin. Jumlahnya mencapai 500-1000 orang. Vaksinasi itu diperuntukkan lansia. Nah, ketika akhir pekan, imunisasi diperuntukkan pengendara ojol.
 
Selepas memantau vaksinasi drive-thru, Eri beranjak menuju lokasi selanjutnya. Yaitu, melihat suntik vaksin di TP. Tepatnya lantai 6.
 
Tampak ratusan warga mengantre. Agar tidak berkerumun, panitia menata kursi. Jarak minimal 1 meter. Vaksinasi di mal berlangsung sejak minggu lalu. Setiap hari ada 500 lebih sasaran. Imunisasi itu diperuntukkan lansia, pelaku UMKM, serta pekerja di TP.
 
Dalam menggelar imunisasi, pemkot memang membutuhkan bantuan dari seluruh pihak. Di antaranya, universitas serta pihak swasta. "Ini yang saya harapkan. Semua gotong royong mempercepat vaksinasi," paparnya.'
 
Sumber: Jawa Pos, 4 April 2021
Update: 08-04-2021 | Dibaca 44 kali | Download versi pdf: Gotong-Royong-Percepat-Vaksinasi.pdf