Membangun Bisnis Traveling Saat Kuliah


  • 01-07-2020
  • Hayuning Purnama Dewi

Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Surabaya mengadakan webinar bertajuk ‘Kuliah, Traveling, dan Ide Bisnis: Sebelum dan Sesudah Pandemi. Webinar ini diadakan pada Selasa, 16 Juni 2020 pukul 19.00-20.30 WIB melalui Zoom. Argo Hadi Kusuma, S.T., MBA selaku Dosen Teknik Industri Ubaya, Fanny Herman selaku CEO The Putera Group dan Alumni Fakultas Teknik Industri Ubaya angkatan 2013, dan Patricia Monique selaku CEO PT. Mina Monique Karindo dan Alumni Fakultas Teknik Industri Ubaya angkatan 2016 hadir sebagai narasumber pada webinar kali ini. Sedangkan moderator webinar ini adalah I Made Ronyastra, S.T., M.T. selaku Kepala Laboratorium Engineering Management.

"Para narasumber kali ini sudah berhasil ‘terbang dengan sayap sendiri’ dengan membuka bisnis sendiri, dimana hal tersebut sesuai dengan keinginan dari Teknik Industri sendiri,” ujar Dr. Indri Hapsari, S.T., M.T. selaku Ketua Jurusan Teknik Industri Ubaya. Webinar kali ini terbilang cukup unik karena menggunakan konsep ngobrol santai dimana para narasumber sharing mengenai pengalamannya dalam traveling dan bisnis.

“Banyak banget barang-barang, makanan, dan peralatan yang gak ada di Indonesia dan itu merupakan peluang kita untuk berbisnis di Indonesia,” ujar Monique. Time management yang baik juga sangat diperlukan jika kita ingin berbisnis sekaligus traveling saat masa kuliah. “Kuncinya adalah kerjakan tugas saat hari biasa sehingga saat weekend travelingnya bisa santai, tinggal pinter-pinter aja ngatur waktu,” ucap Argo.

Salah satu peserta, Florentina Kristianti, mengajukan pertanyaan mengenai tantangan untuk mengembalikan pariwisata khususnya di Indonesia setelah masa pandemi ini. “Pemberian informasi mengenai prosedur selama di tempat wisata adalah hal yang paling penting, bisa diinformasikan di awal seperti saat membeli tiket,” respon Argo.

Selain itu, Vanie dan Monique berpendapat akan ada tren-tren traveling baru yang muncul seperti staycation dimana kontak antara para traveller akan lebih sedikit dibanding sebelum pandemi. Tren baru ini juga dapat menjadi ide bisnis kita. “Jangan lupa traveling karena dengan traveling kita akan semakin kaya pengalaman dan bahkan ide-ide baru bisa kita dapatkan,” tutup Vanie di akhir acara. (han)

Update: 01-07-2020 | Dibaca 552 kali | Download versi pdf: Membangun-Bisnis-Traveling-Saat-Kuliah.pdf