Pada 19-21 Oktober 2010 yang lalu, Ubaya mengadakan orientasi kelembagaan. Apa itu Orientasi Kelembagaan? “Orientasi Kelembagaan merupakan masa orientasi bagi pegawai baru di Ubaya. Tujuannya agar para pegawai baru mendapat wawasan tentang Ubaya dan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan,” terang kepala Adpesdam, Audia Ratnasari SPsi MM. Selama masa Orientasi Kelembagaan, pegawai baru mendapat pengetahuan tentang peraturan kekaryawanan, pelatihan dan tentang gaji pegawai.

Dalam Orientasi Kelembagaan, di jelaskan pula visi dan misi Ubaya. Visi ubaya adalah to be the first university in heart and mind, melalui pengembangan kegiatan tridharma perguruan tinggi secara berkesinambungan. Sedangkan untuk misi Ubaya sendiri ialah untuk memajukan masyarakat bisnis dan industri demi kesejahteraan umat manusia. Tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ubaya juga memiliki konsep pendidikan yang meliputi 2 hal, yakni pembebasan dan pemanusiaan. Pembebasan merupakan kebebasan relasi, ruang, persahabatan guru-murid dan kebersamaan dengan orang lain. Sedangkan pemanusiaan adalah menyiapkan generasi berikut menghadapi tantangan zamannya. Untuk mewujudkan konsep pendidikan, ada 10 hal yang harus di berantas yaitu kemiskinan, otoritatif, penindasan, pengkhianatan, pembodohan, keterbelakangan, belenggu, kekerasan, kejahatan di sekolah dan perilaku korup.

Dalam suatu kelembagaan pasti terdapat budaya organisasi. Budaya organisasi merupakan pola perilaku yang di kembangkan oleh organisasi dalam menghadapi masalah internal dan eksternal. Budaya organisasi mempunyai 6 tata nilai yaitu: kesanggupan, lis volat propiis, pacta sunt servanda, co-opetition, caring community dan learning organization.

Tentu dalam kinerja suatu lembaga, masalah tak pernah luput menghampiri. Beberapa masalah yang dialami oleh pegawai baru di Ubaya adalah kurangnya pelatihan saat bekerja, kurangnya kekompakan, kurang di pantau saat kerja dan belum bisa menyesuaikan dengan lingkungan baru. Melalui Orientasi Kelembagaan, Ubaya bermaksud untuk mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada agar kelembagaan dapat terbentuk dengan solid. (re6,ms2)