MARVELOUS!! Tim basket pria dan wanita Ubaya berhasil mencatat prestasi akhir tahun yang gemilang. Setelah sukses merebut gelar juara I untuk putra dan juara II untuk tim putri  LIBAMNAS beberapa waktu lalu, lagi dan lagi kedigdayaan atlit basket Ubaya terukir manis dalam LA Lights Campus League Indonesia Timur. Dihadapan 2000 penonton yang memadati GOR Kertajaya, sabtu 5 Desember 2009, tim basket putra dan putri Ubaya mampu mengawinkan gelar juara di ajang tersebut. 
   
Prestasi manis akhir tahun ini ditasbihkan setelah tim  basket Ubaya mengalahkan tim basket putra dan putri Unair. Jerih payah dan kerjasama tim yang baik, memaksa tim Unair harus rela menerima skor 68-48 untuk tim putri dan 62-48 untuk tim putra. Pertandingan perdana yang menampilkan tim putri Ubaya dan Unair cukup menarik. Saling kejar angka mewarnai pertandingan malam itu. Mulai dari kuarter pertama hingga tiga, Tim basket putri yang dikomando oleh Irene G. Senduk, acapkali membordardir pertahanan tim basket putri Unair. Alhasil 68-48 untuk kemenangan tim basket putri Ubaya. Strategi rolling pemain yang dijalankan Ubaya selama pertandingan berlangsung, mampu menyudutkan Raisa dkk  yang tampak kelelahan pada kuarter keempat.

Menurut pelatih tim basket wanita Unair, Kartika Siti Aminah, selain kalah pengalaman juga kalah stratergi, “Kami mengakui keunggulan Ubaya.  Anak-anak sudah berbuat maksimal,” paparnya. Lain Kartika, lain pula Irene G Senduk. Mahasiswi FBE jurusan Akuntansi ini merasa senang dengan gelar juara ini. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk ubaya, keluarga dan teman-teman yang mendukung,” jelasnya.

Sukses tim putri Ubaya diikuti pula dengan sukses tim putra Ubaya. Masih dengan lawan yang sama yakni Unair. Pertandingan grand final tim basket putra membuat mata penonton terbelalak kagum. Saling kejar angka pun menjadi sajian menarik kala itu. Suporter dua kubu pun dipaksa memacu adrenalinnya. Dari peluit pertama pertandingan dimulai hingga kuarter keempat, sang juara belum juga dapat ditentukan. Hal ini dikarenakan penampilan memukau kedua tim yang cukup solid. Namun, kesabaran dan kerja keras tim putra Ubaya mampu membuktikan bahwa mereka layak memegang gelar juara. Dengan skor 62-48, Ubaya berhasil menggungguli tim basket putra Unair.
   
“Pada Final kali ini kami harus kehilangan beberapa pemain karena prosedur usia. Namun kami datang di sini untuk siap menang karena itu mental juara yang membuat kami menang,” terang Fandhie Tryawarman selaku kapten tim basket cowok. Perlu diketahui, baik tim putra maupun putri basket Ubaya dalam pertandingan itu sudah kehilangan dua pemainnya dikarenakan cedera. Berbicara tips keberhasilan tim basket Ubaya, Fandhie mengatakan, “Yah, karena kita bisa saling mengetahui karakter masing-masing dan kebiasaan briefing sebelum pertandingan,”tandasnya. Disamping itu pula, Ubaya berhasil merebut gelar pemain terbaik pria yang jatuh ke tangan Heryanto Gunawan. Sedangkan untuk gelar pemain terbaik putrid direngkuh oleh Raisa, pemain Unair.(zha/wu)
Copyright
© 2014 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2014/content/news_detail/425/Prestasi-Akhir-Tahun-2009.html