Prof. Drs. Ec WIBISONO HARJOPRANOTO: SBY-BOEDIONO Diharap Prioritaskan Pertanian


  • 21-10-2009
  • Fadjar Efendy Rasjid
Pemerintahan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO-BOEDIONO Presiden dan Wakil Presiden diharapkan lebih memperhatikan sektor pertanian dalam arti luas. Mencakup hortikultura, peternakan, perkebunan dan perikanan.

Dalam 100 hari pemerintahan SBY-BOEDIONO di bidang ekonomi, menurut beberapa sumber ada beberapa prioitas yang diambil keduanya. Yakni, percepatan proyek infrastruktur, peningkatan arus investasi dalam negeri dan percepatan sistem jaminan sosial masyarakat.

Prof. Drs. Ec WIBISONO HARJOPRANOTO, MS Guru Besar Keuangan berharap bahwa selain kebijakan mikro yang diprioritaskan pemerintahan baru SBY, juga harus memperhatikan sektor pertanian. Misalnya bagaimana dengan pengadaan pupuk, irigasi dan pembibitan

“Karena 50 persen penduduk Indonesia mengambil mata pencaharian di bidang itu. Menurut saya harus mendapat perhatian lebih konkrit,” ujar WIBISONO saat dihubungi suarasurabaya.net, Selasa (20/10).

Di samping sektor manufaktur dan industri yang juga harus dikembangkan. Selama ini, menurut WIBISONO, sektor pertanian kurang digarap serius oleh SBY. Hasil konkrit belum bisa dilihat, meski sudah ada perbaikan.

Strategi pengembagan pertanian komprehensif yang berdaya saing masih belum dimunculkan. Indonesia masih menjadi bangsa yang konsumtif dengan mengimpor dan bukannya ekspor. Pada dasarnya, pemerintahan yang baru harus memikirkan untuk menggeser Indonesia dari bangsa konsumstif menjadi produktif.

“Misalnya buah-buahan, membuatnya menjadi substitusi impor dan bisa perang produk luar negeri. Tidak hanya substitusi impor, tapi juga eksportir,” ujar Rektor Ubaya ini.

Kabinet baru SBY-BOEDIONO harus memiliki road map membuat hasil-hasil pertanian menjadi komoditas yang value edit.(git)


dikutip dari suarasurabaya.net, 21 Oktober 2009
Update: 21-10-2009 | Dibaca 8182 kali | Download versi pdf: Prof--Drs--Ec-WIBISONO-HARJOPRANOTO--SBY-BOEDIONO-Diharap-Prioritaskan-Pertanian.pdf