Tekankan Orientasi Pemberdayaan Masyarakat


  • 10-08-2020
  • Hayuning Purnama Dewi

Universitas Surabaya (Ubaya) berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi yang berdampak kepada masyarakat sekitar. Tepatnya Selasa, 21 Juli 2020, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya mengadakan sesi pertama dari Workshop Strategi Menembus Hibah Pengabdian. Sesi pertama ini membahas tentang Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT) dan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM).

Workshop dengan narasumber Prof. Dr. Ir. Ketut Widnyana, M.Si., ini diadakan untuk meningkatkan kualitas proposal pengabdian dosen Ubaya. Workshop yang diadakan via daring ini dihadiri oleh sedikitnya 40 dosen muda dari berbagai fakultas di Ubaya. “Di tahun 2020 Ubaya berada di peringkat 5 nasional dalam hal perolehan dana pengabdian kepada masyarakat,” tutur Ir. Benny Lianto, MMBAT, selaku Rektor Ubaya dalam sambutannya.

Dalam kesempatan ini Benny berharap bahwa pencapaian ini mampu meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Terlebih lagi ketika masa pandemi ini berlangsung, dosen-dosen diharapkan untuk menjadikan pandemi sebagai masa-masa belajar. “Setelah belajar, barulah kita berinovasi. Semoga workshop ini menghasilkan lebih banyak penggerak pengabdian masyarakat di Ubaya,” terang Benny.

Dalam kesempatan ini, Prof Widnyana menjelaskan filosofi dari kedua skema pengabdian kepada masyarakat yakni PPMUPT dan PPDM. “Ubaya sudah bagus,” jelasnya. Ia pun mengapresiasi perjuangan yang dilakukan oleh dosen-dosen Ubaya hingga saat ini. Kepada dosen muda yang hadir, Prof Widnyana menekankan unsur pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. “Selain dalam bentuk skill, bisa juga dalam bentuk investasi alat,” jelasnya lagi. Melalui dua skema ini, diharapkan tenaga pendidik mampu membantu masyarakat mengoptimalkan SDM dan SDA yang ada. (sml)

Update: 10-08-2020 | Dibaca 193 kali | Download versi pdf: Tekankan-Orientasi-Pemberdayaan-Masyarakat.pdf