Workshop SPSS "Taklukkan Statistik Dalam Sehari"


  • 13-05-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

Ubaya, (27/4/19), Leadership Clubmengadakan workshop statistik dengan menggunakan software SPSS sebagai alat bantu pengujian statistik. Acara ini merupakan salah satu program kerja yang dimiliki oleh Leadership Club dan juga ditujukkan kepada mahasiswa pascasarjana FBE Ubaya yang mengambil mata kuliah Metode Riset. Pelatihan kali ini diadakan di Lab Komputer EC 2.3. Pembicaraworkshop kali ini adalah Andhy Setyawan S.Si., M.Sc., Ph.D. (Cand.), seorang dosen Jurusan Manajemen Universitas Surabaya yang memiliki kemampuan di bidang statistik.

Beliau membuka dengan penjelasan terkait perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan harapan peserta pelatihan memiliki pemahaman yang benar terkait dengan cara kerja kedua penelitian tersebut. Dengan adanya pemahaman yang benar terkait metode penelitian, maka sebagai peneliti kita dapat memiliki metode riset yang terbaik sebagai alat pengambilan keputusan. “Memahami metode riset, kita akan memperoleh banyak manfaat, diantaranya adalah menjadi familiar dengan SPSS. Melalui data yang kita miliki, dapat mengambil keputusan dengan sampel yang terbatas, serta mencari hubungan sebab akibat,” ungkap . Andhy Setyawan.

Setelah memberikan pengertian dasar, dilanjutkan dengan praktek langsung penggunaan SPSS. Hal mendasar yang dipelajari seperti memasukan data kedalam SPSS, mencari frekuensi data di SPSS, serta mengelompokkan data di SPSS. Gaya santai, sabar, dan jelas, sehingga peserta pelatihan dapat dengan mudah mengikuti arahan ciri khas Andhy Setyawan. Terkadang beliau memberikan motivasi motivasi singkat dengan menunjukkan kasus kasus jurnal yang menarik, sehingga memacu para peserta pelatihan untuk semakin antusias dalam belajar pengolahan data statistik.

Peserta pelatihan ini juga dibericasepertama mengambil case dari Milky UHT dengan beberapa permasalahan yang ada, seperti pengelompokan data penjualan, rata – rata dan standar deviasi, varian rasa yang unggul, target penjualan perusahaan, dan uji hipotesis. Kesimpulan lainnya

dari case pertama ini adalah sebagai hasil evaluasi dari investasi yang telah dilakukan di perusahaan tersebut, sehingga bisa menghasilkan keputusan yang lebih bijak dalam meningkatkan perusahaan perusahaan.

Case kedua menggunakan kasus smiling face, peserta pelatihan diminta untuk menganalisa pola grafik ekspresi wajah dan beban pikiran pada contoh responden yang telah ditentukan oleh trainer/pembicara, setelah mengetahui pola grafik yang ada, peserta pelatihan diminta untuk menganalisa pengaruh mediasi ekspresi wajah endorser pada evaluasi produk, sehingga bisa menciptakan keputusan kebijakan untuk manajemen pemasaran yang ada pada case.

Sesi selanjutnya menggunakan case YLKI, untuk mengetahui apakah iklan pelangsing badan dapat dipertanggungjawabkan secara empiris, dilanjutkan dengan case keempat yaitu Pithik Echo dengan tujuan untuk mempelajari cara menguji hipotesis yang ada pada kasus dengan contoh objek rumah makan. Case kelima menggunakan case ETT. Pada kasus kali ini peserta untuk menguji model penelitian yang telah disediakanguna mempelajari cara untuk mengambil keputusan dengan uji model penelitian yang telah dilakukan.

Case keenam adalah case HCS, case ini memberikan kesempatan kepada para peserta pelatihan untuk menguji hipotesis berdasarkan indikator – indikator yang telah disediakan pada case tersebut, dengan mempelajari metode ini, peserta pelatihan mampu membuat keputusan bijak berdasarkan hasil uji indikator yang telah dilakukan. Case terakhir menggunakan kasus viva news yang membahas positioning portal berita tersebut di antara para pesaingnya dengan menggunakan variabel atribut berdasarkan persepsi konsumen.

Pelatihan kali ini terdapat tujuh (7) caseyang disediakan oleh Andhy Setiawan. Setiap casetelah disediakan datanya oleh pembicara, serta cara pengolahan yang disajikan juga terdapat dilembar modul yang telah disusun oleh pembicara, sehingga peserta pelatihan cukup mengikuti arahan langkah demi langkah yang telah dijelaskan oleh trainer/pembicara. Diakhir acara pembicara kembali memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan untuk terus memiliki rasa ingin tahu dalam

memahami statistik sehingga akan terbiasa dengan setiap kasus yang dijumpai dan terbiasa dalam memahami setiap permasalahan, sehingga bisa membuat keputusan bijak disetiap permasalahan. Ditambah dengan motivasi tambahan terkait kehidupan, agar para peserta pelatihan dapat mengejar mimpi mereka, tanpa perlu takut mendengarkan kata orang lain. acara pelatihan kali ini ditutup dengan acara foto bersama antara trainer/pembicara dengan peserta pelatihan.

Update: 13-05-2019 | Dibaca 570 kali | Download versi pdf: Workshop-SPSS---Taklukkan-Statistik-Dalam-Sehari-.pdf