Lukisan Lonceng Natal Dari Kue Tradisional


  • 03-01-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) sibuk menempelkan kue-kue tradisional di atas papan putih raksasa di Gedung International Village kemarin (21/12). Kue-kue tersebut membentuk hiasan lonceng Natal. Mereka menghabiskan ratusan kue tradisional untuk lukisan lonceng berukuran 2,5 x 2,5 meter itu.

Kreasi tersebut dikerjakan Fabiana Giovani, Eunike Hermawan, dan Refsi Fenny Utomo. Mereka adalah mahasiswa fakultas industri kreatif. Lonceng raksasa dari kue tradisional itu dibuat sejak pukul 08.00. Butuh waktu sekitar tiga jam untuk menyusunnya. "Kami memesan kue tradisional ini dari pedagang sekitar Ubaya. Lebih dari 500 kue yang digunakan," ucap Fabiana.

Fabiana menambahkan, awalnya dirinya bersama dua temannya ingin membuat kreativitas untuk menyambut Natal. Biasanya, umat Kristiani sering menyajikan kue-kue kering. Padahal, Indonesia memiliki kue tradisional yang juga enak. Karena itu, sajian Natal juga bisa menggunakan kue tradisional. "Awalnya kami mau bikin pohon Natal, tetapi sudah mainstream. Jadi membuat lonceng," katanya.

Dosen Fakultas Industri Kreatif Florentina Tiffany menyebutkan, kegiatan itu bisa menggaungkan budaya Nusantara. Kali ini lebih mengusung kuliner tradisional Indonesia. Mulai gatot, lupis, cenil, sampai klepon. Kue tradisional itu juga mudah ditemui di lingkungan sekitar. "Ternyata kue-kue tradisional ini bisa dibuat menjadi karya seni," paparnya. (ayu/c15/dio)

Jawa Pos, 22 Des 2018

Update: 03-01-2019 | Dibaca 1207 kali | Download versi pdf: Lukisan-Lonceng-Natal-Dari-Kue-Tradisional.pdf