Ubaya Resmikan Ubaya Edu Agrowisata Dan Ubaya Penanggungan Center Di Hari Ulang Tahun Ke-50


  • 02-09-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

Universitas Surabaya (Ubaya) baru saja meresmikan Gapura IOC, Pembukaan Ubaya Edu Agrowisata dan Ubaya Penanggungan Center (UPC), yang bertempat di kampus 3 Ubaya. Peresmian dihelatpada 11 Maret 2018 lalu, bertepatan dengan Dies Nataliske-50 Ubaya. Kegiatan ini merupakan Program Pengembangan Usaha Produk Intelektul Kampus (PPUPIK) dibawah tanggung jawab Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LPPM) Ubaya.

Acara inidihadiri oleh Ketua Yayasan Ubaya, Rektorat, Direktorat, dosen, karyawan, hingga mahasiswa dan alumni. Bahkan sejumlah guru dan kepala sekolah dari berbagai SMA pun hadir dalam kesempatan itu. Program ini beranggotakan Prof. Ir. Joniarto Parung M.M.B.A.T., Ph.D,Gunawan, S.Si., M.B.A., Ph.D.dan Ida Bagus Made Artadana, S.Si., M.Sc.

Prof. Ir. Joniarto Parung M.M.B.A.T., Ph.D. selaku Rektor dan Ketua Program PPUPIK secara khusus menyambut seluruh tamu yang hadir. Beliau menjelaskan bahwa Kampus 3 Ubayayang dikenal dengan nama IOC memiliki tiga unit, yaitu Ubaya Training Center (UTC), Plant Development Division (PDD), serta Ubaya Penanggungan Center (UPC). “Tempat ini dibangun semenjak Pak Anton masih menjabat sebagai Rektor, dilanjutkan oleh Pak Wibi dan sudah cukup lama dipersiapkan. Saya hanya melanjutkan apa yang sudah ada”, tuturJoni.

Dalam kesempatan itu, Anton Prijatno, S.H.selaku Ketua Yayasan Ubaya juga menyambut seluruh tamu yang hadir. “Saya mengapresiasi apa yang telah dilanjutkan Pak Joni dengan mengembangkan kebun salak, yang sekaligus mengandung unsur pendidikan. Dengan ini saya resmikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa mencurahkan berkat dan rahmatNya bagi kemajuan IOC kedepannya”. Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong serta peresmian oleh Ketua Yayasan didampingi Rektor.

Ubaya Edu Agrowisata sendiri terdiri dari tiga kebun yang akan dibuka secara umum dan dapat dikunjungi oleh semua kalangan usia. Kebun pertama adalah edu agrowisata kebun salak, terutama jenis salak pondoh yang sudah ditanam puluhan tahun sebelumnya oleh Ubaya,kebun kakao (coklat)dengan jenis bulk yang dapat diproses menjadi permen coklat dan sebagainya, serta kebun kopi yangmengedepankan jenis kopi liberika. .

Peresmian Ubaya Penanggungan Center (UPC) akan diikuti dengan pemasangan candrasengkala sertapertunjukan wayang kulit, yang dimainkan oleh dalang Aneng Kiswantoro,Ketua Sanggar Yensen Project Indonesia, Bantul, Yogyakarta. Pementasan menceritakanDewaruci dan Bima Suci, sebuah kisah yang terinspirasi dari Candi Bima,yang terdapat di Gunung Penanggungan. (liv)