EXPO & BIS 2018: REALISASIKAN KEPEDULIAN TERHADAP LANSIA MELALUI PRODUK


  • 27-04-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

Teknik Industri Ubaya baru saja mengadakan Expo & BIS (Business Industrial Simulation) 2018, sebuah pameran produk yang diikuti oleh mahasiswa yang sedang menjalani Kerja Praktik I sebagai salah satu proses perkuliahan. Tema yang diangkat tahun ini adalah “Alat Bantu Untuk Lansia”. Pameran yang terhelat Rabu, 25 April 2018 ini melibatkan 10 tim yang masing-masing timnya terdiri dari lima orang peserta.

Indri Hapsari S.T., M.T., Dosen Teknik Industri Ubaya sekaligus tim scenario Kerja Praktik I, menyatakan pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. “Tiap tahunnya, kami selalu berganti tema. Satu yang selalu sama, yakni bahwa tema yang kami angkat selalu mengharuskan mahasiswa menciptakan sebuah produk yang berguna bagi masyarakat. Bukan hanya berguna, tapi juga nyaman karena disini, mahasiswa juga dibekali dengan mata kuliah ergonomi”, jelas Indri.

Kerja Praktik I merupakan pengaplikasian semua ilmu yang didapat di semester-semester sebelumnya. Disebut kerja praktik karena mahasiswa bukan hanya diminta untuk merancang semua produk, tapi juga memasarkan produk tersebut sekaligus mempertimbangkan permintaan pasar dan pengelolaan modal. Setelah Kerja Praktik I berakhir, akan dilanjutkan Kerja Praktik II di semester berikutnya, yang dilakukan di luar kampus.

Pameran Produk memberikan kesempatan kepada seluruh civitas akademika Ubaya untuk datang dan memberikan vote-nya bagi produk yang mereka rasa bagus. Peserta berperan layaknya tim marketing sebuah perusahaan dan memberikan penjelasan pada pengunjung mengenai produk mereka. Bahkan, mereka juga membuat rancangan perusahaan simulasi dan mendesain phamplet untuk sosialisasi produk mereka. Kemudian, di hari Sabtu, 28 April 2018 dilakukan BIS. Mahasiswa diminta untuk melakukan simulasi bisnis bersama buyer, yang diperankan oleh para dosen. Selain itu, nantinya mereka juga akan membuat laporan akhir.

Di hari yang sama dengan pameran produk, Teknik Industri Ubaya juga mengundang para lansia untuk hadir. “Para lansia yang hadir sebagian besar dari Rusun Penjaringan Sari III. Pagi harinya, para lansia mendapatkan workshop mengenai penanganan keterbatasan lansia bersama dr. Valentinus Besin, Sp.S. dari Fakultas Kedokteran Ubaya. Kemudian, mereka kami ajak melihat pameran untuk mencoba langsung produk dan memberikan feedback bagi karya mahasiswa”, terang Indri. Indri pun berharap agar Kerja Praktik I dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menerapkan ilmu yang sudah diperoleh, lebih-lebih untuk menerapkan ilmu mereka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. (liv)

Update: 27-04-2018 | Dibaca 362 kali | Download versi pdf: EXPO---BIS-2018--REALISASIKAN-KEPEDULIAN-TERHADAP-LANSIA-MELALUI-PRODUK.pdf