Emas Keempat Universitas Surabaya


  • 20-11-2017
  • Fadjar Efendy Rasjid

SNI Award 2017

SURABAYA – Universitas Surabaya (Ubaya) kembali meraih peringkat emas dalam ajang SNI (Standar Nasional Indonesia) Award 2017. Dalam momen penganugerahan yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (16/11), Ubaya kembali me nerima emas ke-empat. Ya, konsistensi Ubaya untuk terus mem pertahankan pre dikat tersebut berbuah manis.

Menurut Rektor Ubaya Prof Joniarto Parung, Ubaya sudah lima kali mengikuti perhelatan tersebut. Yakni, sejak 2013. Pada awal berpartisipasi, Ubaya tidak meraih hasil. Baru pada 2014 hingga sekarang peringkat emas terus digenggam.

Joni menyatakan, Ubaya ikut kategori Organisasi Besar Pemberi Jasa. Sesuai dengan keberadaan Ubaya sebagai pencetak SDM andal. Tentu di bidang pendidikan.

Tampaknya, model pembelajaran di kampus tersebut yang unggul dalam penilaian. Kualitas pembelajaran, menurut dia, menjadi poin plus. Apalagi, Ubaya memang cukup ketat dalam hal menjaga kualitas.

Misalnya, aturan drop out. Mahasiswa dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) kurang dari 2 selama dua tahun akan dikeluarkan. Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga kualitas lulusan.

Selain itu, Ubaya secara ketat mencegah kecurangan. Joni mencontohkan kasus mahasiswa yang menyontek saat ujian. Konsekuensinya, nilai mahasiswa itu dalam semua mata kuliah akan dinolkan.

Selain itu, poin lain yang dinilai adalah hubungan Ubaya dengan banyak pihak. Mulai stakeholders, wali mahasiswa, warga sekitar kampus, sampai masyarakat luas.

Joni mengatakan, Badan Standardisasi Nasional (BSN) penyelenggara SNI Award merupakan lembaga pemerintah nondepartemen. Hal itu ibarat audit eksternal untuk evaluasi kampus. "Kami ingin dilihat dari kacamata yang lebih besar. Apalagi dari penilai yang tepercaya," ungkapnya. (kik/c15/nda)

Jawa Pos, 18 Nov 2017

Update: 20-11-2017 | Dibaca 1745 kali | Download versi pdf: Emas-Keempat-Universitas-Surabaya.pdf