Hargailah Sebuah Proses Untuk Menghindari Stres


  • 28-03-2011

Siapa diantara kita yang tidak pernah mengalami stres? Pastinya semua orang pernah mengalami stres. Stres bukanlah suatu penyakit, tetapi jika kita tidak bisa mengatasi stres dalam waktu tertentu, kita bisa terkena banyak masalah kesehatan. Bagaimana jika stres diliat dari sudut pandang Psikologi? Berikut ini penjelasan dari Kristianto Batuadji SPsi MA.

Pada ssaat ini bukan orang tua saja yang mengalami stres. Kalangan mahasiswa pun juga bisa terjangkit stres. Stres yang dialami oleh mahasiswa bisa timbul dari akademik maupun non akademik. Mendengar mahasiswa yang stres belakangan ini, Kris, sapaan akrab Kristianto merasa prihatin, karena mahasiswa tersebut melakukan hal yang tidak benar. Maka dari itu diperlukan penangan untuk masalah stres. Banyak sekali berbagai macam alternatif untuk mengatasi stres. Paling sederhana adalah mengajak kepada siapapun baik orang yang sudah mengalami stres maupun yang belum untuk menyadari saat sekarang ini. Misalnya seseorang mengalami putus pacar, maka orang tersebut seringkali menyesali secara mendalam hal yang dialaminya. Hal inilah yang juga bisa mengakibatkan stress. Maka dari itu kita harus menjadikan yang lalu sebagai pengalaman yang berharga. “Kembalilah pada saat sekarang ini, jangan menyesali apa yang sudah terjadi,“ ujar Kris.

Stres bisa terjadi karena kadangkala seseorang mempersepsikan sesuatu sebagai stressor. Biasanya stressor bisa berupa hal yang sudah terjadi kita sesali kemudian hal yang belum terjadi, biasanya kita kuatir akan masa yang akan datang. Kris juga teringat akan pesan dari film Kungfu Panda. Pesan tersebut berbunyi, „Masa lalu adalah sejarah sedangkan masa depan adalah misteri. Sedangkan masa sekarang adalah pemberian dari Tuhan. Jika hidup manusia hanya menyesali masa lalu dan kuatir masa akan datang, maka manusia itu tidak bisa menikmati masa hidup saat ini“.

Contohnya mahasiwa yang sedang menjalani kuliah, jika tidak dinikmati maka bisa menjdi beban. Terkadang keinginan-keinginan yang diharapkan oleh seseorang bisa menjadi kendala. Jika keinginan seseorang tidak tercapai, terkadang seseorang bisa mengalami stres. Keinginan yang terlalu tinggi tersebut bisa membuat seseorang tidak menghargai sebuah proses dari mencapai keinginan tersebut. Contohnya mahasiswa yang mempunyai target IP 3,5 tetapi hanya bisa mencapai IP 3,4. Terkadang ada mahasiswa yang sangat menyesali karena tidak dapat mencapai IP tersebut.

Jika kita menemui teman kita yang sedang stress, langkah yang kita lakukan adalah pendekatan terlebih dahulu terhadap orang yang stress tersebut. Teman yang stres tersebut jangan langsung dikhotbahi, malah dia bisa memarahi kita. Buat dia sadar bahwa dia sedang bermasalah. Inti masalah itu bukan dari luar tetapi dari dalam diri sendiri yaitu bagaimana seseorang mempersepsikan suatu masalah tersebut.

Pesan kepada mahasiswa yang mengalami stres adalah seperti film Kungfu Panda. “Janganlah hidup kita diboroskan oleh hal-hal yang menyesali masa lalu dan mengkuatirkan masa depan. Yang kedua adalah jangan jadikan tujuan itu sebagi tuan. Orang bisa stres karena sesuatu tujuan tersebut tidak tercapai. Maka dari itu hendaklah kita lebih bisa menghargai dari sebuah proses,” tutup Kris. (law/wu)

Update: 28-03-2011 | Dibaca 5341 kali | Download versi pdf: Hargailah-Sebuah-Proses-Untuk-Menghindari-Stres.pdf