Mahasiswa Jepang Buat Batik Motif Sakura Dan Keluwih


  • 04-03-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Tokai Jepang terus belajar membatik di gazebo Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya). Mereka terlihat berhati-hati saat mencanting kain yang telah diberi motif sakura dan keluwih. Meski baru kali pertama membatik, mereka mampu menyelesaikannya dengan baik.

Penasihat Pusat Pendidikan Internasional Kantor Pusat Urusan Internasional di Universitas Tokai Hiroshi Nakagawa mengatakan, kegiatan itu sangat menakjubkan. Apalagi, selama ini dia belum pernah belajar membatik, menggoreskan lilin panas ke atas kain. Dalam membuat batik, dia bisa bereksplorasi tentang apa yang dipikirkan. ’’Saya bebas menggoreskan canting dengan bentuk yang saya mau.

Saya spontan saja membuat motif seperti ini. Yang terpenting berkreasi,” katanya. Menurut dia, banyak hal yang dipelajari dalam program kunjungan belajar di Ubaya. Banyak informasi dan ide yang diperoleh terkait dengan produk inovasi dari dua kampus. ’’Program ini sangat bagus,’’ ujarnya.

Koordinator International Program Fakultas of Business and Economics (FBE) Ubaya Christina Rahardja Honantha SE MM CPM mengatakan, 20 mahasiswa dan pengajar Universitas Tokai Jepang melakukan kunjungan belajar singkat di Ubaya. Mereka mengikuti program internasional business networking.

Sebelumnya, telah diselenggarakan workshop kerja sama dengan Universitas Tokai dan Ubaya. ’’Dua hari mereka (mahasiswa Universitas Tokai) ke Ubaya. Mereka belajar marketing plan produk di Jepang. Ada pemaparan mengenai mobil listrik serta produk kecantikan dan herbal untuk mengurangi obesitas,’’ katanya. (ayu/c20/dio)

Jawa Pos, 3 Maret 2019

Update: 04-03-2019 | Dibaca 496 kali | Download versi pdf: Mahasiswa-Jepang-Buat-Batik-Motif-Sakura-Dan-Keluwih.pdf