SURABAYA – Bertambahnya dua perguruan tinggi swasta (PTS) di lingkungan Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah VII Jawa Timur yang mendapatkan akreditasi A menjadi pencapaian baik pada 2016. Namun, prestasi tidak berhenti sampai di situ saja. Untuk 2017, Kopertis VII menargetkan, jumlah PTS yang mendapatkan akreditasi A semakin banyak.

Status akreditasi adalah indikator paling mudah untuk menentukan mutu perguruan tinggi. Baik untuk institusi maupun program studi (prodi). Ada tiga tingkatan akreditasi. Yakni, A berarti unggul, B artinya baik sekali, dan C berarti baik.

Tahun lalu Universitas Widya Mandala dan STIE Perbanas menyusul tiga PTS lain di Jatim yang telah mendapatkan akreditasi A. Yakni, Universitas Surabaya, UK Petra, dan Unmuh Malang. "Tahun 2015 ada tiga PTS kita yang terakreditasi A. Itu jumlah tertinggi di antara kopertis lain yang rata-rata hanya dua PTS," ujar Koordinator Kopertis Wilayah VII Jatim Prof Soeprapto.

Sementara itu, 88 di antara 1.784 prodi pada 2016 telah terakreditasi A. Kemudian, yang mendapatkan akreditasi B sebanyak 749 prodi dan C 825 prodi. Sisanya mendapatkan akreditasi anugerah dari Ditjen Dikti berupa akreditasi minimal, yakni C.

Meski tahun lalu ada penambahan dua PTS yang mendapatkan akreditasi A, Kopertis VII tidak lagi berada di urutan pertama. Sebab, Kopertis III DKI Jakarta memiliki enam PTS yang terakreditasi A tahun lalu.

Karena itu, hal tersebut menjadi cambuk bagi Kopertis VII untuk meningkatkan prestasi. Selama 2016, sebenarnya banyak PTS yang terakreditasi B gemuk. Artinya, sudah mampu jika ditingkatkan menjadi A. Karena itu pula, kopertis mendorong seluruh PTS tersebut agar mengajukan reakreditasi lagi tahun ini.

Targetnya, tahun ini PTS yang masih terakreditasi C bisa meningkat menjadi B. Harapannya, pada 2019 seluruh PTS yang masih berstatus akreditasi C anugerah dari Ditjen Dikti sudah tidak ada lagi. (ant/c7/jan)

Jawa Pos, 9 Jan 2017