Listyo Yuwanto

Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Berkaitan dengan bencana kekeringan yang melanda di beberapa daerah di wilayah Jawa Timur, Statistic Assistance Center (SAC) Divisi Social Activity for Community kembali melakukan aksi kemanusiaan dalam program SAC Dropping Water Project. SAC Dropping Water Project merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan saat terjadi bencana di musim kemarau. SAC Fakultas Psikologi Universitas Surabaya bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang berfokus dalam penanganan bencana yaitu ILS+ Community Social Responsibility Surabaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto untuk terlaksananya program tersebut. Program ini didukung dosen, mahasiswa, alumni dan BAU Universitas Surabaya, baik dari segi perencanan, koordinasi dengan berbagai pihak, donasi, dan pelaksanaan kegiatan.

Program bantuan air bersih tahun 2017 ini dilakukan di beberapa desa antara lain Desa Sumberejo (Pasuruan), Desa Jeladri (Pasuruan), Dusun Tlogo (Mojokerto), dan Dusun Sumber Desa Kuncorowesi (Mojokerto). Pemilihan desa-desa tersebut dengan pertimbangan tertentu antara lain hasil analisis jarak tempuh, lokasi, tingkat keparahan kekeringan, dan koordinasi dengan lembaga-lembaga yang berwenang. “Terdapat beberapa kesulitan yang dialami saat melakukan program seperti karena musim kemarau maka harga air bersih menjadi mahal karena permintaan yang tinggi, terkadang saat membeli di sebuah depo air ternyata tidak dapat menyediakan karena armadanya sedang beroperasi semua. Selain itu jarak dan lokasi yang sulit dicapai” urai Cindy Claudia, mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2015 yang bertugas sebagai surveyor.

“Saya jadi tahu bagaimana rasanya masyarakat yang mengalami kekeringan, untuk mendapatkan air bersih harus menempuh perjalanan jauh, harus sangat menghemat air bersih, untuk minum dan mandi juga sulit karena keterbatasan air. Saat melihat kami datang berbagi air, mereka sangat senang karena harapannya akan air bersih terpenuhi untuk beberapa waktu ke depan” kata Jauhar Helmy mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2015 yang dalam project ini bertindak sebagai pelaksana lapangan.

Banyak manfaat yang dapat dipetik dari program ini antara lain melatih kepekaan sosial mahasiswa terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar termasuk bencana kekeringan. Tidak banyak mahasiswa yang peka, peduli, dan bersedia meluangkan waktu dan tenaganya di tengah himpitan tugas kuliah untuk membantu komunitas yang mengalami bencana, Selain merupakan aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang penerapan pembelajaran mahasiswa terkait dengan psikologi bencana sebagai bentuk dari psychological first aidbidang physical health yang menunjang psychologicalhealth dan behavioral health. Manfaat program ini juga dapat menjalin dan memperkuat jejaring sosial antara SAC Fakultas Psikologi Ubaya dengan masyarakat, BPBD Kabupaten Mojokerto, dan PMI Kabupaten Mojokerto.