Fakultas Teknobiologi

Website: http://biotek.ubaya.ac.id

  1. Visi – Misi

Visi :

Menjadi fakultas terkemuka dan diakui dalam pengembangan, aplikasi dan inovasi bidang bioteknologi berbasis sumber daya asli indonesia.

Misi :

  • Mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki karakter, kualifikasi keilmuan dan ketrampilan unggul dalam bidang bioteknologi serta memiliki kemampuan untuk mengembangkannya ke jenjang yang lebih tinggi.

  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mendorong penerapan inovasi bioteknologi dengan mendayagunakan sumber keragaman hayati lokal bagi kesejahteraan manusia.

  1. Sejarah Fakultas:

Fakultas teknobiologi Ubaya didirikan pada tahun 2005, terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan SK No. 014/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VII/2011. Pendirian fakultas ini dilatarbelakangi oleh perkembangan bioteknologi yang sedemikian pesat sehingga di butuhkan pula sumber daya-sumber daya unggul dalam bioteknologi.

Guna mencetak tenaga-tenaga yang handal di bidang bioteknologi, kelengkapan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan belajar-mengajar sangat diutamakan. Selain ruang kuliah yang nyaman dan staf pengajar yang terbaik, juga terdapat fasilitas laboratorium yang modern, yaitu : Laboratorium Biteknologi Mikroorganisme, Bioteknologi Tanaman, Bioteknologi Molekuler dan Biokimia.

Fakultas Teknobiologi Ubaya meyakini untuk menjadi yang terdepan dalam bioteknologi, keunggulan fisik semata tidaklah cukup. Perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan jalinan kerjasama yang baik dengan bebagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi keunggulan kompetitif kami di tengah tuntutan persaingan yang kian ketat dewasa ini.

Fakultas Teknobiologi Ubaya bertekad menjadi pusat pendidikan dan pengembangan bioteknologi terkemuka di Indonesia; selaras dengan spirit Ubaya; "The first university in heart and mind". 

Manusia mengembangkan berbagai teknologi dan inovasi dalam mempertahankan eksistensi dan memenuhi kebutuhan mereka. Berbagai teknologi tersebut berkembang pesat seiring dengan kemajuan pola pikir manusia. Salah satu dari teknologi tersebut adalah bioteknologi. Bioteknologi merupakan suatu aplikasi makhluk hidup ke dalam suatu proses yang diinginkan manusia. Mungkin banyak orang di negeri kita masih mengerutkan dahi begitu mendengar istilah "BIOTEKNOLOGI". Sebenarnya, teknologi ini sudah berkembang di luar negeri. Bahkan, menurut majalah bisnis teknologi, The Red Herring, bioteknologi adalah teknologi yang akan merevolusi kehidupan manusia, membentuk industri raksasa dan menciptakan gelombang ekonomi baru. Oleh sebab itu bioteknologi merupakan salah satu bidang yang memiliki prospek besar di masa mendatang.
Bioteknologi sebenarnya bukan ilmu yang benar-benar baru. Manusia sudah akrab dengan bioteknologi beribu tahun yang lalu melalui proses fermentasi. Beragam produk olahan seperti wine, tempe, roti beragi, tape dan produk fermentasi lain telah lama bersahabat dengan lidah manusia. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, manusia mengembangkan bioteknologi menjadi suatu teknologi yang jauh lebih modern daripada sekedar menumpahkan ragi ke atas adonan. Beberapa aplikasi dari bioteknologi modern menjamah pada berbagai bidang seperti kesehatan, pangan, lingkungan dan industri. Melalui teknologi ini manusia mendapatkan "Dewa Penolong" bagi penderita diabetes, insulin, tanpa mengekstasi pankreas hewan. Manusia juga mampu mendeteksi kelainan genetis pada anak sejak dini.

 

3. Pimpinan Fakultas:

Dekan : Dr. rer. nat. Maria Goretti M. Purwanto

Wakil Dekan : Tjie Kok, M.Si., Apt.

Ketua Jurusan : Dr. rer. nat. Maria Goretti M. Purwanto

Ketua Lab. Bioteknologi Tanaman : Tjie Kok, M.Si., Apt.

Ketua Lab. Bioteknologi Mikroorganisme : Dr. Dra. Tjandra Pantjajani, M.S.

Ketua Lab. Purifikasi dan Biologi Molekuler : Dr. Dra. Mariana Wahyudi, M.Si.

 

4. Jurusan/Program Studi:

  1. Biologi (Bioteknologi)

 

5. Informasi Kontak:

Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya

Jalan Raya Kalirungkut

Surabaya

Email: biotek@ubaya.ac.id

No telepon: 62-31-2981399

Fax: 62-31-2981278

Social media: Facebook

 

UNTUK JURUSAN/PRODI

BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI)

 

  1. DESKRIPSI JURUSAN/PRODI:

 

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia, maka munculah teknologi - teknologi baru guna memenuhi kebutuhan tersebut. keterbatasan sumberdaya yang ada, menyebabkan efesiensi pengunaan sumberdaya ini pada teknologi baru yang ditemukan terus ditingkatkan. Teknologi terdahulu yang mendorong timbulnya industri - industri manufaktur besar, dianggap masih kurang efesien dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada. Latar belakang ini mendorong munculnya bidang baru yang disebut sebagai technoscience.

Technoscience merupakan aplikasi langsung science untuk memenuhi kebutuhan manusia. Saat ini dua bidang technoscience yang banyak berkembang adalah teknologi informasi dan bioteknologi.Teknologi informasi digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dibidang informasi, sedangkan bioteknologi muncul pada awalnya untuk memenuhi kebutuhan pangan, namun saat ini bioteknologi sudah berkembang ke bidang farmasi dan kedokteran serta beberapa bidang lain.

Bioteknologi adalah ilmu yang digunakan untuk memindahkan gen manusia ke sel bakteri, agar bakteri mampu memproduksi insulin manusia bagi penderita diabetes. Bioteknologi adalah ilmu yang digunakan untuk kloning hewan, menentukan identitas korabn, produksi bahan bioaktif yang terdapat dalam deterjen, membuat ribuan tanaman mini dalam botol, pembuatan obat - obatan AIDS dan Kanker. Pada dasarnya bioteknologi adalah ilmu yang memanfaatkan mahkluk hidup ( mikroorganisme, hewan dan tumbuhan) atau bagian mahkluk hidup untuk membuat produk atau menyederhanakan proses.

Indonesia saat ini telah mempunyai beberapa bioindustri besar penghasil asam - asam organik, asam amino, alkohol dan beberapa industri yang mengolah bahan mentah menggunakan enzim.Seiring dengan berkembangnya bioindustri maka sarjana yang memiliki kemampuan bioteknologi khususnya pada bagian bioteknologi yang diterapkan pada bioindustri akan sangat besar. Berdasarkan definisi bioteknologi ( dari American society for industrial microbiology) yang mengubah materi atau suatu proses lebih berguna dengan menggunakan mahkluk hidup ( hewan, tumbuhan atau mikroorganisme) atau bagian mahkluk hidup tersebut, maka ilmu - ilmu yang memperlajari mahkluk hidup yang sering dikelompokkan kedalam ilmu biologi menjadi sangat penting. Berdasarkan perkembangan bioindustri baru yang banyak bermunculan, maka sarjana yang mempunyai bekal ilmu-ilmu biologi, terutama yang mempunyai konsentrasi pada bagian bioteknologi, akan banyak dibutuhkan.

Menyadari kondisi ini, Universitas Surabaya, sebagai universitas ternama di indonesia timur, berupaya untuk lebih mengoptimalkan fungsinya dengan rencana akan mencetak sarjana dengan bekal ilmu bioteknologi yang baanyak dibutuhkan oleh bioindustri, melalui program studi biologi(bioteknologi). melalaui surat Dirjen Dikti no 4885/D/T/2004, ijin pendirian program studi biologi(bioteknologi), Fakultas Teknobiologi sudah diterima. Program studi ini sudah aktif melakukan proses belajar-mengajar pada tahun akademik 2005-2006.

  1. AKREDITASI:

Terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan SK No. 014/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VII/2011

 

  1. KURIKULUM:

PROGRAM STUDI BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI)

KURIKULUM

 

Keterangan lain-lain untuk kurikulum:

  • Agar dapat mengambil mata kuliah Kerja Praktek (71A722) mahasiswa harus sudah lulus 100 sks dengan IPK minimal 2.00 dan telah lulus dengan nilai minimal D untuk mata kuliah Kultur Jaringan Tumbuhan (71A632), Teknik Analisa DNA (71A443) dan Rekayasa Genetika I (71A433)

  • Agar dapat mengambil matakuliah Skipsi (71A836), mahasiswa harus telah lulus 110 sks dengan IPK minimal 2.00, telah lulus dengan nilai minimal C untuk mata kuliah Metode Penelitian dan Penyajian Ilmiah (71A553), minimal mengambil matakuliah kerja praktek secara paralel.

5. Beban Studi:

  1. Mahasiswa lulus mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan dengan total SKS minimal 144 SKS

  2. Jumlah SKS dengan nilai D maksimal 20%

  3. Mata kuliah kunci yang harus lulus dengan nilai minimal C adalah

    • Metode Penelitian dan Penyajian Ilmiah

    • Rekayasa Genetika II

    • Purifikasi Bioproduk

    • Biokimia Lanjut

  4. Lulus MOB

 

6. Kompetensi/Bidang Kerja Lulusan

Kompetensi Lulusan Bioteknologi

Bioteknologi merupakan emerging knowledge. Banyak bidang yang saat ini di Indonesia yang menggunakan Bioteknologi. Bidang industri seperti budang MSG makanan fermentasi (yogurt, keju, nata, saos dan lain-lain), industri pembuatan gula cair (high fructuse syrup), industri pakan ternak, industri minuman, dan masih banyak lagi. Bioteknologi juga telah memasuki industri pertanian seperi perbanyakan tanaman menggunakan kultur jaringa, pengembangan tanaman transgenic. Bioteknologi juga mamasuki dunia forensik untuk penentuan korban kejahatan dan identitas orang tua kandung anak.

Kompetensi Utama

  • Mengetahui dan memahami desain dan pengembangan proses fermentasi mikroorganisme serta pengoperasian bioreaktor secara optimal dalam bioindustri.

  • Mengetahui dan memahami perencanaan, pengoperasian dan pengembangan proses dan produk bioindustri berbasis tanaman dengan teknik kultur jaringan dan fusi protoplas.

  • Mengetahui dan memahami perencanaan , pengoperasian dan pengembangan metoda-metoda yang berhubungan dengan proses permanen, pemisahan dan pemurnian produk dalam bioindustri.

  • Mengetahui dan memahami proses konstruksi dan pengembangan organisme melalui mutasi rekayasa genetika menggunakan teknik biologi molekuler.

  • Memahami dan menguasai metoda-metoda analisa mikrobiologi, (bio)kimia, dan DNA fingerprinting yang berhubungan dengan proses penyeleksian organisme dan bahan baku, desain proses, maupun pemanenan produk dalam bioindustri.

Kompetensi utama di atas, memungkinkan seorang sarjana biologi (bioteknologi) Universitas Surabaya, untuk bekerja pada sebuah bioindustri, baik bioindustri lokal, nasional maupun internasional. Hal lain yang dirancang untuk dimiliki sarjana biologi (bioteknologi) adalah sikap mental seorang yang baik. Hal ini diperlukan agar sarjana tersebut mampu hidup bermasyarakat dengan membawa etika-etika bioteknologi yang baik. Kompetensi yang dimaksud ini disebut sebagai kompetensi berperilaku

2. Kompetensi Berperilaku

  • Mengetahui isu etika, sosial dan kultural baik secara umum maupun secara khusus di bidang bioteknologi yang peka terhadap perkembangan masyarakat

  • Mengetahui dan memahami perencanaan, pengoperasian dan pengembangan proses bioindustri yang efektif dan efesien sehingga menghasilkan produk bersih dan ramah lingkungan.

  • Mengetahui dan memahami perencanaan dan strategi pemasaran prodk-produk bioteknologi

  • Memiliki karakter menerjerial yang berwawasan sehingga mampu menjadi pemimpin dan pembuat keputusan di berbagai jabatan karier dan profesi dalam masyarakat.

Lulusan yang telah memiliki kompetensi diatas akan mampu menjadi insan modern yang mantap, anggota knowledge society, merupakan perwujudan dari sebuah pribadi terandal dan tangguh serta siap untuk selalu berkembang dalam setiap hidupnya. Siap berkembang lebih lanjut di dunia kerja, khususnya melalui pengalaman langsung yang sulit diganti oleh dunia perguruan tinggi, dapat mengembangkan diri secara mandiri, melakukan pencarian (searching), penemuan (discovering), dan pencerahan(enlightenment) ilmu, metoda maupun kiat.

Sebagai seorang sarjana, secara aplikatif selaulu siap berkembang tetapi bagi yang ingin melanjutkan studinya, para lulusan juga siap dan masuk pada jenjang pendidikan tinggi program Magister(S2).


Prospek Pekerjaan Lulusan

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan oleh sarjana lulusan program studi biologi (bioteknologi) baik yang bekerja secara independen maupun yang bekerja dalam tim pada institusi tertentu, antara lain:

  • Inisiasi unit manufaktur baru dalam industri-industri biofarmasetika, agroindustri dan makanan seperti penicillin, vitamin C, metabolit sekunder tanaman, SCP, asam amino dan enzim.

  • Produksi bahan kimia curah seperti produksi asam sitrat dari gula dan tetes tebu, asam laktat dari gula atau air dadih, bahan pelarut ( aseton, asetaldehid, butanol) , bioemulsifier.

  • Modernisasi dan perluasan kapasitas bioindustri yang ada, misalnya pada bidang pangan - pakan terfermentasi, bahan bakar nabati (bioetanol,biodiesel, biogas), pertambangan (mineral dan batu bara) dan daur ulang residu bahan bakar minyak dan limbah industri pangan.

  • Pengolahan limbah padat-cair dengan metoda bioremediasi.

  • Pelaku riset, pengajaran dan pengembangan bidang keilmuan bioteknologi di perguruan tinggi, lembaga-lembaga penelitian maupun sebagai konsultan bioindustri.

  • Berperan aktif dalam survey, perencanaan dan pemasaran produk-produk bioteknologi.

  • Sesuai dengan visi dan misi Fakultas Teknobiologi, sarjana teknobiologi juga dibekali dengan kemampuan dan kreatifitas kewirausahaan dan enterpreunership sehingga mampu membuka peluang wirausaha yang bergerak baik dibidang bioteknologi secara khusus maupun bidang lainnya

Prospek kerja lulusan program studi ini pada suatu bioindustri akan sangat besar, karena saat ini beberapa bioindustri besar telah beroperasi di Indonesia. Pada perkembangan selanjutnya dengan suasana kondusif yang telah di ciptakan oleh pemerintah Jawa Timur (melalui Resentra Jatim tahun 2006) ataupun melalui kebijakan Menristek untuk lebih menempatkan bioteknologi menjadi fokus penelitian utama, maka bioindustri akan bertambah banyak. Hal ini dapat memperbesar kesempatan kerja lulusan.

Bidang Kerja Lulusan Bioteknologi :

  • Wirausaha

  • R & D

  • Produksi

  • Konsultan

  • Technical marketing

  • Customer Technical Service

  • Genetic engineer

  • Protein engineer

  • Molecular biologist

  • Biochemist

  • Enviromental microbiologist

  • dll

 

6. PIMPINAN DAN TENAGA PENGAJAR:

Ketua Jurusan : Dr. rer. nat. Maria Goretti M. Purwanto

Ketua Lab. Bioteknologi Tanaman : Tjie Kok, M.Si., Apt.

Ketua Lab. Bioteknologi Mikroorganisme : Dr. Dra. Tjandra Pantjajani, M.S.

Ketua Lab. Purifikasi dan Biologi Molekuler : Dr. Dra. Mariana Wahyudi, M.Si.

 

TENAGA KEPENDIDIKAN & MAJORING KEILMUAN

 

 

7. LABORATORIUM:

  1. Laboratorium Bioteknologi Tanaman

  2. Laboratorium Bioteknologi Mikroorganisme

  3. Laboratorium Purifikasi dan Biologi Molekuler

  4. Teaching Laboratorium

8. PROGRAM KEKHUSUSAN: tidak ada

 

9. PRESTASI:

Data Prestasi Dosen dan Fakultas Teknobiologi dibidang Penelitian

 

Tjie Kok

Judul Karya Ilmiah

1. Isolation and Identification of Alkaloid Steroid (Solasodine) from Solanum Melongena L.

Karya Mandiri Seminar (disajikan) nasional

Penulis Mandiri

Dipublikasikan dalam: Simposium nasional kimia bahan alam XVII (SimNasKBA-2009-Pemberdayaan Kenakekaragaman Hayati Indonesia Bioindustri, Gedung Pasca Sarjana-Universitas Diponegoro Semarang, 27-28 Oktober 2009

Tgl/Bln/Thn Terbit: 27/10/2009

Tidak terakreditasi

Level/Tingkat Publikasi: Nasional

Biaya: Sendiri

 

2. Perbandingan isolasi kafein dari kopi Arabika menggunakan metoda sokhletasi-sublimasi dengan metoda refluks-rekristalisasi dua pelarut

Karya Mandiri Seminar (poster) nasional

Penulis Mandiri

Dipublikasikan dalam: Simposium Nasional kimia bahan alam XVII (SimNasKBA-2009-Pemberdayaan Kenakekaragaman Hayati Indonesia Bioindustri, Gedung Pasca Sarjana-Universitas Diponegoro Semarang, 27-28 Oktober 2009

Tgl/Bln/Thn Terbit: 27/10/2009

Tidak Terakreditasi

Level/Tingkat Publikasi: Nasional

 Biaya: Sendiri


3. Characterization of Natural Zeolite from Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia and Its Modification, and Its Use to Reduce the Contamination of Zinc in Waste Water

Karya Mandiri majalah ilmiah internasional

Penulis Mandiri

Dipublikasikan dalam journal of Materials Science and Engineering Vol.4 Num.1 January 2010 (Serial Number 26), ISSN: 1934-8959, hal.64-68

Tgl/Bln/Thn Terbit: 03/01/2010

Terakreditasi

Level/Tingkat Publikasi: Internasional

Biaya: Ubaya Rp. 2.500.000,-


4. In Vitro Production of Secondary Metabolites from Gynura Pseudochina (Lour.)D.C.

 Karya Pembantu Seminar (disajikan) internasional

 Penulis Pembantu

 Karya ilmiah dipublikasikan pada International Conference on Medicinal Plants: The Future of Medical Plants: From plant to Medicine, surabaya, 21-22 Juli 2010,ISBN: 978-602-96839-1-2 / 978-602-96839-2-9, Hal: 91-96

 Tgl/Bln/Thn Terbit: 21/07/2010

 Terakreditasi

 Level/Tingkat Publikasi: Internasional

Biaya: Sendiri


5. The Uptake of Cadmium Ions Influence on The Growth and Production of Some Secondary Metabolites in Shoot Cultures of Solanum Melongena

Karya Mandiri Seminar (disajikan) nasional

Penulis Mandiri

Karya Ilmiah dipublikasikan pada Conference on Industrial Enzyme and Biotechnology (CIEB) 2010: Enzyme Technology foe Eco-Friendly Industry, Serpong-Tangerang, 3 Agustus 2010, Hal. 208-214, ISBN: 978-979-98404-9-3

Tgl/Bln/Thn Terbit: 03/08/2010

Terakreditasi

Level/Tingkat Publikasi: Nasional

Biaya: Sendiri

Bapak Ernest Suryadjaja, S.Si.

Mengikuti program pelatihan di National Center for Genetic Engineering and Biotechnology-Thailand (awal Juli 2009 – akhir Desember 2009)

Ruth Chrisnasari, S.TP., M.P. dalam pelatihan dengan tema: Ultrasensitive anda simultaneous detection of DNA hybridization or protein based on nanoparticle-assisted signal amplication di Lab Biochemical Engineering and Pilot Plant Research and Development Unit, BIOTEC’s Satelite Research Unit di King Mongkut”s University of Technology Thonburi, Thailand (2011)

Penelitian:

  1. Purwanto, M. G. M. Screening Senyawa Antikanker Ekstrak Typhonium Flageliforme (Keladi Tikus) Yang Berinteraksi dengan DNA (LPPM UBAYA, Penelitian Madya 2010), jangka waktu: 31 maret 2010-30 Maret 2011.

  2. Purwanto, M. G. M. dan Chrisnasari. R. Senyawa Aktif dari Euphorbia humifusa Sebagai Agen Antigene(Analisa Spektroskopi dalam Upaya Pengembangan Antigene Therapy) (DIKTI, Penelitian Fundamental 2012), jangka waktu: sepanjang 2012.

  3. Chrisnasari. R. Studi Perancangan Biosensor Berbasis UV Spektrofotometri untuk Deteksi Bakteri Patogen secara Simultan Berdasarkan Proses DNA Recognition. Penelitian Lanjut. LPPM (Jangka waktu Januari 2012-Desember 2013).

  4. Chrisnasari. R. Pembuatan Wafer Enzim Glukosa Oksidase Terimobilisasi Pada Bentonit Alam termodifikasi dan Pemanfaatannya sebagai biokatalis dalam bioreaktor. Hibah Persaing Perguruan Tinggi Tahun Anggaran 2011/2012.

  5. Chrisnasari. R. Studi Imobilisasi Enzim Glukose Oxidase Pada Bentonit Termodifikasi. Penelitian Lanjut. LPPM (Jangka waktu Januari 2011-Desember 2012)

  6. Wahjudi, M. Konstruksi tanaman tembakau male sterile. Project dengan dana dari industri (Jangka waktu Juli 2012- Juli 2014).

Orasi Ilmiah:

  1. Purwanto, M. G. M. (2012), Thermal Denaturation Study on The Binding of A Methylene Blue Derivative to A Triple Helix Forming Oligonucleotide. International Seminar On Advances in Molecular Genetics and Biotechnology for Public Education(Jakarta, June 6-8th2012).

  2. Purwanto, M. G. M. & (2011), Synthesis and Covalent Attachment of A Methylene Blue Derivative to a Triple Helix Forming Oligonucleotide – The Way to a New Anticancer Drugs. Preceeding of International Conference On Natural Sciences(Batu, July 9-11th2011).

  3. Purwanto, M. G. M., Selvy Theodorus, Tjie Kok (2010), In Vitro Production of Secondary Metabolites From Gynura pseudochina(Lour.)D.C.Preceeding of International Conference on Medical Plants The Future of Medical Plants(Surabaya, Sept. 9-10th2010).

  4. Sulistyo Emantoko, Kestrilia Rega, Ida Bagus Made Artadana, Tjie Kok, Ernest Suryadjaja, Hendry Rusady, Anny Liana, Savitri (2011), Screening of Indonesian Medicinal Plants Producing Quorum Sensing Inhibitor, International Conference on Biological Science 2011 (Yogyakarta, 23-24th).

  5. Sutrisno, M., Burke, C., Yung, M.P., Kjelleberg, S., and Thomas, T. (2011), Metagenomics of Antibiotic Resistance Genes sourced from Marine Environment. Proceeding of the Fourth Congress of Federation of European Microbiology Society (FEMS), Geneva (Switzerland), 26-30thJune 2011.

  6. Sutrisno, M., Burke, C., Yung, M.P., Kjelleberg, S., and Thomas, T. (2011), The Discovery of Antibiotic Resistance Genes from Marine Metagenome.Proceeding of Annual Meeting of the Australian Society for Microbiology, Hobart (Australia), 3-8thJuly 2011.

  7. Chrisnasari. R. Fluorescence Resonance Energy Transfer between L-cysteine Capped Gold Nanoparticle and Graphene Oxide for DNA Detection. National Center for Genetic Engineering and Biotechnology (BIOTEC), Bangkok Thailand, 2011.

 

Jurnal:

  1. Purwanto, M. G. M., Ratna Melinda, Tjie Kok (2011), Screening Senyawa Antikanker Ekstrak Typhonium Flageliforme (Keladi Tikus) Yang Berinteraksi dengan DNA . Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi (December, 2011).
  2. Chrisnasari, R. Agustin K.W, Untung M. Optimization of Ethanol Production from Palmyra Sap by Zymomonas mobilis Using Response Surface Methodology. Microbiol Indones, Vol 5, No 2, June 2011, p 61-67.
  1. Mariana Wahjudi, Evelina Papaioannou, Oktavia Hendrawati, Aart H. G. van Assen, Ronald van Merkerk, Robbert H. Cool, Gerrit J. Poelarends and Wim J. Quax. PA0305 of Pseudomonas aeruginosa is a quorum quenching acylhomoserine lactone acylase belonging to the Ntn hydrolase superfamily. Microbiology 157, 2042-2055 (2011).

  1. Nadal Jimenez P., Koch, G., Papaioannou, E., Wahjudi, M., Krzeslak, J., Coenye, T., Cool, R.H., Quax, W.J. Role of PvdQ in Pseudomonas aeruginosa virulence under iron-limiting conditions. Microbiology 156, 49-59 (2010).

 

2. Mahasiswa atas nama:

Hanny Soedjatmiko Hartanto, NRP: 7051816 (Ketua)

Lian Indah Purnomo, NRP: 7051019 (Anggota)

Maladi Tilar Negara, NRP: 7051025 (Anggota)

Presentasi proposal yang lolos seleksi pada Lomba Proposal Bisnis Bioteknologi (LPBB) dalam acara Kongres Nasional IBSF (Indonesian Biotechnology Students Forum) 2007 dan mengikuti simposium nasional Bioteknologi, di SEAMEO-BIOTROP, Jalan Raya Tajur Km 6, Bogor pada tanggal 11-13 Juli 2009

 

3. Evelyn : olimpiade kimia

 

Informasi Kontak:

Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya

Download versi pdf: Fakultas-Teknobiologi.pdf
Copyright
© 2014 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2013/ubaya/content/faculty_biotechnology.html